PASURUAN, Tugujatim.id – Kondisi kesehatan M. Sukron Adim, 31, wartawan Pasuruan yang diduga keracunan minuman teh botol dari paket misterius mulai menunjukkan perkembangan. Setelah sempat tak sadarkan diri selama 5 hari, wartawan media cetak berita Metro ini akhirnya siuman.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan, wartawan Pasuruan M. Sukron Adim sudah mulai bisa sedikit demi sedikit merespons pembicaraan.
“Dia sudah sadar, ketika kami temui bisa bicara tapi sedikit-sedikit,” ujar Adhi saat dikonfirmasi pada Sabtu (03/09/2022).
Meski begitu, wartawan asal Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini belum bisa dimintai keterangan. Menurut Adhi, korban belum bisa banyak bicara dan kondisinya juga masih lemah.
“Belum bisa dimintai keterangan, korban masih terbaring lemas,” ungkapnya.
Terkait hasil uji toksisitas dari RSSA Malang, menurut Adhi, hingga kini belum keluar. Selain itu, polisi masih menunggu hasil serangkaian uji laboratorium forensik Polda Jatim terhadap sampel minuman yang diminum korban.
Polisi juga berencana mengambil sampel darah, urine, dan cairan lambung korban untuk diteliti.
“Hasilnya belum keluar, memang lama karena harus diteliti dulu,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, wartawan Sukron Adim diduga mengalami keracunan setelah meminum teh botol dari paket sembako misterius pada Minggu siang (28/08/2022). Wartawan asal Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini langsung mengalami kejang-kejang dan mulut keluar busa.
Setelah sempat dirawat dua hari di RSI Masyitoh Bangil, Adim kemudian dirujuk ke RSSA Malang untuk menjalani uji toksisitas sejak Selasa malam (30/08/2022).








