• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aremania kecil. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Agus Suhartono berdoa di makam menantu dan cucunya yang jadi korban meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Kisah Aremania Kecil asal Blimbing Usia 3,5 Tahun dan Ayahnya Jadi Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kisah Aremania kecil bernama M. Virdy Prayoga yang masih berusia 3,5 tahun memang sudah gandrung pada Arema FC. Nahasnya, dia menjadi korban meninggal bersama ayahnya Rudi Haryanto, 34, dalam tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (01/10/2022).

Kisah sedih kepergian Aremania kecil dan sang ayah itu membuat duka mendalam bagi keluarga di kediaman Jalan Sumpil II, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Tak ada yang menyangka pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persebaya Surabaya itu akan berakhir memilukan.

You might also like

Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik.

Jam Keberangkatan Kereta Surabaya-Malang Terbaik agar Terhindar dari Kepadatan Penumpang

18/06/2026 10:00 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Cuaca di Jawa Timur Mayoritas Cerah 18 Juni 2026, Sebagian Wilayah Muncul Kabut dan Udara Kabur

18/06/2026 8:08 AM

“Saya tidak menyangka mereka akan pergi secepat ini. Cucu saya masih berusia 3,5 tahun,” kata kakek Virdy, Agus Suhartono, di rumah duka pada Rabu (05/10/2022).

Aremania kecil. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)
Agus Suhartono menunjukkan foto almarhum Rudi yang menjadi korban tragedi Stadion Kanjuruhan. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Agus mengatakan, cucunya memang sangat menyukai Arema FC. Aremania kecil itu kerap kali menonton pertandingan Arema FC di TV. Namun, dalam 3 pertandingan Arema di Stadion Kanjuruhan, dia selalu menonton di stadion.

“Cucu saya memang sangat suka Arema. Kalau orang tuanya sebenarnya biasa saja. Tapi, 3 pertandingan Arema terakhir yang di Malang, dia selalu nonton di stadion sama ayah dan ibunya,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, Virdy memang sering meminta kepada orang tuanya untuk menonton di stadion.

“Dia memang sering minta nonton di stadion ke orang tuanya. Jadi, kemarin itu berangkat demi menyenangkan anak ini,” imbuhnya.

TURUT BERDUKA AREMANIA TUGU MEDIA GROUP

Tak disangka, Aremania kecil itu jadi korban meninggal bersama ayahnya dalam tragedi itu. Duka mendalam tentu juga dirasakan Emilia, 33. Dia kehilangan buah hati tercinta dan suaminya usai menonton langsung pertandingan itu.

Saat kekacauan tragedi Stadion Kanjuruhan memuncak, suaminya bergegas menggendong anaknya. Mereka berencana segera keluar dari stadion. Namun, genggaman mereka terlepas hingga membuatnya berpisah dengan suami yang menggendong anaknya.

Ribuan suporter saling berdesakan berusaha keluar stadion menghindari asap tebal gas air mata. Sejumlah suporter banyak yang tergeletak sekarat di antara kerumunan itu. Dalam situasi itu, dia kemudian ditarik orang lain dari belakangnya menuju ke atas tribun.

Di situ dia bertemu dengan saudaranya yang juga menonton. Namun, suami dan anaknya tak ketemu. Dia meminta tolong ke saudaranya untuk mencari anak dan suaminya.

“Anaknya ditemukan sudah meninggal di RSUD Kanjuruhan. Kalau suaminya ketemu di RSSA Malang, sudah meninggal,” kata Agus.

Tags: Anak korban tragedi KanjuruhanAremania jadi korban tragedi KanjuruhanAremania kecilAremania kecil korban tragedi di Stadion KanjuruhanAremania licek jadi korban tragedi Stadion KanjuruhanBerita Kota Malang hari iniBerita suporter tragedi KanjuruhanBerita update tragedi Stadion KanjuruhanKorban tragedi di Stadion KanjuruhanKota Malang hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik.

Jam Keberangkatan Kereta Surabaya-Malang Terbaik agar Terhindar dari Kepadatan Penumpang

by Dwi Linda
18/06/2026 10:00 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik ternyata tidak selalu identik dengan jadwal paling pagi atau paling cepat sampai tujuan....

Cuaca di Jawa Timur.

Cuaca di Jawa Timur Mayoritas Cerah 18 Juni 2026, Sebagian Wilayah Muncul Kabut dan Udara Kabur

by Dwi Linda
18/06/2026 8:08 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Kamis (18/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, namun kabut dan udara...

45 WNA

45 WNA Dibekuk Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes: Semua Korban Dari Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
18/06/2026 7:54 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sebanyak 45 WNA terdiri dari 30 warga negara China, empat warga negara Jepang, tujuh warga negara Taiwan,...

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

Next Post
Santunan tragedi Kanjuruhan.(Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Malang)

Mengenang Anaknya yang Dermawan, Keluarga Korban Sedekahkan Santunan Tragedi Kanjuruhan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID