• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
trinil tugu jatim

Tampak depan Museum Trinil di Ngawi. Foto: Lizya Kristanti/Tugu Jatim

Mengunjungi Trinil, Situs Purbakala yang Diakui Dunia

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

NGAWI, Tugujatim.id – Salah satu situs purbakala yang diakui dunia ada di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Namanya Trinil, sebuah kawasan di lembah Bengawan Solo, tepatnya di Jalan Raya Ngawi-Solo KM 13, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar. Konon, situs ini menjadi hunian kehidupan purba, tepatnya zaman pleistosen tengah, sekitar satu juta tahun yang lalu.

Juru Pelihara Museum Trinil Ngawi, Agus Hadi Widiarto menjelaskan bahwa Trinil merupakan nama situs, bukan nama dusun atau desa. “Nama situs di mana ditemukan fosil manusia pithecanthropus erectus yang lokasinya di tepian Bengawan Solo, ada di antara tiga desa. Kebetulan lokasinya itu di tepian aliran Bengawan Solo, makanya si penemu memberi nama Trinil, tri artinya tiga desa, nil artinya sungai,” jelasnya, pada tugujatim.id, beberapa waktu lalu.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

“Sampai sekarang, nama tersebut dipakai sebagai nama museum yaitu Museum Trinil yang berskala internasional,” imbuh Agus.

trinil tugu jatim
Agus menunjukkan patung pithecanthropus erectus. Foto: Lizya Kristanti/Tugu Jatim

Dia menjelaskan, pithecanthropus erectus sendiri merupakan manusia purba yang ditemukan di Ngawi oleh orang Belanda, Eugene Dubois, pada tahun 1890. Berdasarkan lapisan tanah tempat fosil ditemukan, diperkirakan pithecanthropus erectus hidup 1-2 juta tahun yang lalu.

Eugene Dubois sendiri merupakan ahli anatomi berkebangsaan Belanda yang ingin membuktikan teori evolusi Darwin. Dia melakukan ekspedisi penelitian mulai dari daratan Eropa hingga ke Hindia Belanda (Indonesia). “Akhirnya dia datang ke Indonesia, ikut tentara KNIL (Koninklijk Nederlands-Indische Leger) sebagai seorang doktor,” jelas Agus.

Di Trinil, Eugene Dubois menemukan fosil berupa tulang rahang, bagian atas tengkorak, geraham, dan tulang kaki. Setelah dikonstruksi, terlihat spesies seperti kera, namun berdiri tegak, sehingga dinamai pithecanthropus erectus.

trinil tugu jatim
Diorama pithecanthropus erectus di Museum Trinil. Foto: Lizya Kristanti/Tugu Jatim

Ciri-ciri pithecanthropus erectus yakni berbadan tegap dengan alat pengunyah yang kuat, tinggi badan berkisar 165-170 cm, berat badan sekitar 100 kg, berjalan tegak, makanannya masih kasar dengan sedikit pengolahan.

Eugene Dubois mengelompokkan dan menamakan temuannya sebagai pithecanthropus erectus karena bukan termasuk ras kera, juga bukan ras manusia. “Di sini, pithecanthropus erectus kapasitas otaknya 900 cc. Ini bukan ras kera dan bukan ras manusia, makanya diberi nama pithecanthropus erectus, kera berjalan, karena kera kapasitas otaknya 600 cc, manusia modern 1200-1400 cc,” jelasnya.

“Ini penemuan pertama di Indonesia, bahkan jadi temuan pertama kali di dunia,” ujarnya.

trinil tugu jatim
Poster perjalanan panjang menuju manusia modern yang terpajang di Museum Trinil. Foto: Lizya Kristanti/Tugu Jatim

Selain fosil pithecanthropus erectus, museum seluas 24.010 meter persegi itu juga menyimpan fosil binatang. Ada fosil gajah purba berupa gading, tulang paha kanan, gigi, hingga geraham. Lalu fosil banteng dan kerbau purba berupa tulang rusuk, tengkorak kerbau, hingga tengkorak banteng. Serta beberapa fosil pendukung seperti cangkang kerang, kapak genggam, hingga rahang harimau.

Museum bertajuk “The Museum of Fossil Ngawi” ini, kini menyimpan lebih dari 4 ribu fosil. Juga terdapat tugu prasasti penanda berdirinya Trinil. Arti dari tugu itu adalah pithecanthropus erectus, berada 175 meter ke arah timur laut yang digunakan sebagai penunjuk arah tempat penemuan fosil.

trinil tugu jatim
Koleksi dan suasana Museum Trinil. Foto: Lizya Kristanti/Tugu Jatim

Catatan ini adalah bagian dari program Jelajah Jawa-Bali, tentang Inspirasi dari Kelompok Kecil yang Memberi Arti oleh Tugu Media Group x PT Paragon Technology and Innovation. Program ini didukung oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Pondok Inspirasi, Genara Art, Rumah Wijaya, dan pemimpin.id.

Tags: Kabupaten NgawiMuseum Trinilsitus trinil
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
UEFA Champions League. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)

Pertemukan Tim-Tim Besar, Inilah Hasil Drawing Babak 16 Besar UEFA Champions League dan UEFA Europa League 2022/2023

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID