Amalan yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW di Malam Nisfu Syakban - Tugujatim.id

Amalan yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW di Malam Nisfu Syakban

  • Bagikan
Membaca Al-Qur'an, salah satu amalan yang dianjurkan Nabi Muhammad ketika menyambut malam Nisfu Syakban. (Foto: Pixabay)
Membaca Al-Qur'an, salah satu amalan yang dianjurkan Nabi Muhammad ketika menyambut malam Nisfu Syakban. (Foto: Pixabay)

Tugujatim.id –  Nisfu Syakban adalah malam mulia setelah malam Lailatul Qadar. Waktunya yakni pada 15 Syaban (bulan ke-8 kalender Hijriah) yang jatuh pada Minggu (28/03/2021) ini. Malam Nisfu Syakban juga disebutkan dalam hadis riwayat Imam Ibn Majah.

“Nabi SAW bersabda, ‘Apabila tiba malam Nisfu Syakban maka salatlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, karena rahmat Allah SWT akan turun ke langit dunia pada saat tersebut sejak terbenam matahari dan Allah SWT berfirman, ‘Adakah orang yang meminta ampun, maka akan Aku ampuni, adakah yang meminta rizki, maka akan kuberikan rizki untuknya, adakah orang yang terkena musibah maka akan Aku lindungi, adakah sedemikian, adakah sedemikian, hingga terbit fajar.” (HR Imam Ibn Majah).

Malam Nifsu Syakban diyakini sebagai malam di mana buku amalan manusia naik ke atas langit digantikan dengan buku amalan yang baru. Malam Nisfu Syakban memiliki beberapa keutamaan dan manfaat antara lain dosa-dosa kita akan diampuni. Selain itu, permohonan hamba Allah SWT yang soleh akan dikabulkan.

Sebab begitu dahsyatnya keutamaan dan manfaat malam Nisfu Syakban, hendaknya kita tidak boleh melewatkan begitu saja. Berikut anjuran amalan-amalan malam nisfu syaban yang harus dilakukan seperti:

1. Puasa

Nabi Muhammad melakukan puasa malam Nisfu Syaban. Niat puasa malam Nisfu Syakban:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnati Sya’bana lillaahi ta’aalaa.

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syaban esok hari karena Allah Ta’ala.

2. Baca Al-Qur’an

Pada malam Nisfu Syaban kita dianjurkan untuk membaca Al-Qur’an. Ini penting dilakukan sebab Al-Qur’an sebagai pedoman orang muslim sekaligus pusat amalan yang dan dzikir orang Islam. Terlebih lagi di dalam Al-Qur’an bagi yang membaca dan mengamalkannya akan mendapatkan pahala yang melimpah.

3. Membaca Surat Yasin Sebanyak 3 Kali

Adapun rangkaian membaca surat Yasin 3 kali yaitu Setelah membaca Surat Yasin pertama berniat semoga di panjang umur. Setelah membaca Surat Yasin kedua, berniat menolak bala, lalu membaca Surat Yasin ketiga, berniat hanya berharap pada Allah.

4. Salat Sunah Tasbih

Amalan Nisfu Syakban selain puasa dan membaca Al-Qur’an yakni salat sunah tasbih. Salat tersebut diajarkan Rasulullah SAW kepada pamannya, Sayyidina Abbas ra. Berikut niat sholat sunnah tasbih:

Salat tasbihnya dikerjakan dengan 4 rakaat sekali salam atau 4 rakaat 2 kali salam (2 rakaat demi 2 rakaat).

Niat salat tasbih 4 rakaat sekali salam adalah sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnat tasbīhi arba‘a rak‘ātin lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja salat sunah tasbih empat rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat salat tasbih 4 rakaat dua kali salam adalah sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnat tasbīhi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tasbih dua rakaat karena Allah SWT”.

5. Doa Malam Nisfu Syakban

“Allahumma ya dzal manni wa la yumannu ‘alaik, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thawli wal in‘am, la ilaha illa anta zhahral lajin wa jaral mustajirin wa ma’manal kha’ifin. Allahumma in kunta katabtani ‘indaka fi ummil kitabi syaqiyyan aw mahruman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullahumma fi ummil kitabi syaqawati wa hirmani waqtitara rizqi, waktubni ‘indaka sa‘idan marzuqan muwaffaqan lil khairat. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fi kitabikal munzal ‘ala lisani nabiyyikal mursal, “yamhullahu ma yasya’u wa yutsbitu, wa ‘indahu ummul kitab” wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shahbihi wa sallama, walhamdu lillahi rabbil ‘alamin.”

Artinya: “Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Semoga kita mampu mendapatkan pengampunan dan pahala yang kita lakukan di malam Nisfu Syakban. (Mochamad Abdurrochim/gg)

  • Bagikan