Angka Kecelakaan di Tuban Meningkat 35 Persen Selama Operasi Ketupat 2021 - Tugujatim.id

Angka Kecelakaan di Tuban Meningkat 35 Persen Selama Operasi Ketupat 2021

  • Bagikan
Petugas dari jajaran Polres Tuban ketika melakukan operasi penyekatan dan pengetatan perjalanan dalam Ops Ketupat 2021. (Foto: Humas Polres Tuban)
Petugas dari jajaran Polres Tuban ketika melakukan operasi penyekatan dan pengetatan perjalanan dalam Ops Ketupat 2021. (Foto: Humas Polres Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Angka kecelakaan di Kabupaten Tuban mengalami peningkatan sebesar 35 persen atau tepatnya 34,78 persen pada Operasi Ketupat 2021 ini. Yakni meningkat menjadi 31 kasus jika dibanding dengan operasi serupa pada tahun sebelumnya yang hanya 23 kasus.

“Kejadian laka lantas selama Operasi ketupat Semeru 2021 ada kenaikan sebanyak 8 kasus. Tahun lalu yang hanya 23 kasus, untuk tahun ini, meningkat menjadi 31 kasus,” ujar Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, Selasa (18/5/2021).

Ruruh menambahkan Operasi Ketupat Semeru 2021 tersebut dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 di mana petugas melakukan penyekatan di pos check point perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur.

Di mana dari dua pos penyekatan, yakni Pos Bancar dan Pos Penyekatan Jatirogo, pihaknya telah memeriksa sebanyak 4.001 kendaraan yang akan masuk wilayah Kabupaten Tuban. Dari jumlah tersebut 1.602 kendaraan diminta untuk putar balik.

“Setelah kita periksaa dokumen kesehatan, dan memang mudik. Kita suruh untuk putar balik,” ungkapnya.

Selain memutar balik kendaraan pemudik, juga dilakukan rapid antigen terhadap pengemudi maupun penumpang sebanyak 543 orang. Dari hasil rapid tersebut, 1 orang dinyatakan positif yang kemudian diserahkan ke gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban untuk menjalani karantina.

“Kita melakukan penindakan terhadap 2 unit travel gelap yang mengangkut pemudik,” terang orang nomor satu di Polres Tuban itu.

Meski Operasi Ketupat 2021 berakhir. Namun Kepolisian akan tetap melakukan pengetatan perjalanan hingga 24 Mei mendatang sesuai addendum Surat Edaran (SE) No 13 Tahun 2021, yang mengatur tentang pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei – 24 Mei 2021).

Perwira Polisi Alumni Akpol Sanika Satyawada 2000 itu menegaskan bahwa personelnya masih akan melakukan pengetatan persyaratan perjalanan di pos check point perbatasan Jateng-Jatim meskipun Operasi Ketupat Semeru 2021 sudah berakhir.

“Walaupun Ops Ketupat Semeru 2021 sudah berakhir, namun personel di lapangan tetap akan melaksanakan pengetatan persyaratan perjalanan hingga 24 Mei mendatang,” pungkas Ruruh.

  • Bagikan