TUBAN, Tugujatim.id – Luapan Sungai Bengawan Solo kembali membawa petaka bagi warga di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Banjir mulai masuk ke pemukiman sejak Rabu (26/2/2025) kini telah meluas dan merendam tujuh desa.
Camat Rengel, Eko Wardono mengungkapkan, desa yang terdampak antara lain Kanorejo, Tambakrejo, Ngadirejo, Karangtinoto, Sawahan, Bulurejo dan Rengel. Dari jumlah tersebut, empat desa mengalami genangan di area persawahan dan pemukiman warga, sementara tiga lainnya lebih didominasi sawah dan pekarangan.
“Ratusan hektare sawah terendam. Awalnya hanya empat desa, tapi semalam bertambah tiga desa lagi,” ujarnya saat ditemui awak media, Kamis (27/2/2025).
BACA JUGA: Banjir Bengawan Solo Makin Parah, Warga Tuban Terpaksa Bertahan di Tengah Genangan
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi para petani. Meskipun sebagian besar lahan saat ini belum ditanami, sekitar 30 persen petani masih memiliki tanaman padi di lahan tersebut, terutama lahan petani yang mencoba mengejar panen hingga empat kali dalam setahun.
“Kalau pun ada tanaman, hanya sekitar 30 persen. Sebagian besar sawah masih kosong,” tambahnya.
Banjir yang terjadi hampir setiap tahun ini membuat petani di Rengel semakin was-was. Selain ancaman gagal panen, genangan yang berlangsung lama dapat merusak struktur tanah, sehingga proses tanam berikutnya bisa terganggu.
Warga berharap air segera surut dan pemerintah dapat memberikan solusi yang lebih efektif dalam mengatasi bencana tahunan ini. Saat ini, mereka hanya bisa menunggu sambil menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan dari genangan yang terus meluas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko