• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jembatan kaca.

Ketua RT 03, RW 12, Kampung Tridi, Ahmad Sholeh saat menunjukkan keretakan di jembatan kaca Kota Malang, Jumat (27/10/2023).(Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim)

Bantah Jembatan Kaca di Malang Retak, Ketua RT: Retaknya pada Konstruksi Pembatas, Bukan Kacanya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Uncategorized
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan kaca yang berada di antara dua wilayah yakni Kampung Warna-Warni Jodipan dan Kampung Tridi Kesatrian, Kota Malang, dikabarkan mengalami keretakan pada Jumat (27/10/2023). Hal itu tentunya membuat resah warga masyarakat yang hendak berwisata ke kawasan tersebut.

Ketua RT 03 RW 12 Kampung Tridi Ahmad Sholeh mengatakan, keretakan tersebut bukan di sisi kaca yang biasa diinjak oleh setiap orang yang berkunjung. Tapi, keretakan di konstruksi pembatas di sisi sebelah utara jembatan menuju kawasan Kampung Tridi.

You might also like

Blitar

Eks Direktur BPR Kota Blitar Jadi Tersangka Korupsi Kredit Musiman, Rugikan Negara Ratusan Juta

20/05/2026 7:17 PM
Cuaca Jatim

Cuaca Jatim Hari Ini Didominasi Berawan dan Hujan Ringan

14/05/2026 6:13 AM

“Iya ada keretakan, tapi bukan di kacanya. Tapi, di betonnya dan masih aman karena di bawahnya ada besi cor,” ungkap Ahmad Sholeh ditemui di lokasi, Jumat (27/10/2023).

Berdasarkan pantauan Tugu Jatim di lapangan, keretakan yang dimaksud ketua RT Ahmad Sholeh sejatinya sudah lama terjadi, kurang lebih sebulan terakhir. Warga Kampung Tridi juga pernah memperbaiki keretakan itu dengan cara menambal dengan campuran semen. Sayangnya, karena cuaca dan kunjungan warga, maka tambalan tersebut rusak lagi.

“Sudah tiga kali ini keretakan itu ditambal, tapi ya rusak lagi,” ungkapnya.

Ahmad Sholeh mengatakan, keretakan di ujung pembatas jembatan kaca itu kemungkinan disebabkan oleh getaran kereta api yang berada kurang lebih 300 meter dari sana.

Jembatan kaca Malang retak.
Wisatawan yang datang di jembatan kaca Kota Malang, Jumat (27/10/2023).(Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim)

“Setiap hari itu kan ada kereta lewat. Apalagi kalau kereta tangki minyak lewat pasti bawa beban berat, bisa jadi karena getaran itu,” ungkap Ahmad.

Rencananya, keretakan itu akan dibenahi oleh paguyuban Kampung Tridi beberapa waktu ke depan.

“Gak tahu kapan (pembenahan), tapi memang ada rencana dari paguyuban warga Kampung Tridi dengan cara dikerok sebagian, lalu ditambahi campuran batu dan semen untuk penguatan,” bebernya.

Pihaknya juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat yang hendak berwisata ke kawasan jembatan kaca agar tidak perlu khawatir untuk datang.

“Jangan khawatir datang ke sini, masih aman. Nanti akan segera kami perbaiki,” ujar Ahmad.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto mengatakan, pihaknya kini tengah mengobservasi jembatan kaca yang dibangun pada 2017 itu.

“Kami tadi sudah observasi dan memang ada keretakan antara cor-coran dengan tempat penompang plat kaca itu, tapi secara struktur masih kuat. Keretakan kecil, tetap kami nilai berbahaya,” ungkap Dandung.

Meski paguyuban Kampung Tridi direncanakan akan bergotong royong membenahi, Dandung mengimbau agar warga tetap komunikasi dengan pihak PUPR.

“Oh ya tidak apa-apa (dibenahi), tapi tetap harus komunikasi dengan kami agar sama-sama tahu,” ujar Dandung.

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniFakta jembatan kaca retak di MalangJembatan kaca Kampung Warna-WarniJembatan Malang retaKota Malang hari iniViral jembatan kaca retak di Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Blitar

Eks Direktur BPR Kota Blitar Jadi Tersangka Korupsi Kredit Musiman, Rugikan Negara Ratusan Juta

by Mochamad Abdurrochim
20/05/2026 7:17 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Blitar menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor)...

Cuaca Jatim

Cuaca Jatim Hari Ini Didominasi Berawan dan Hujan Ringan

by Mochamad Abdurrochim
14/05/2026 6:13 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jatim Kamis (14/05/2026) didominasi kondisi berawan dengan suhu rata-rata 22-32°C di sebagian besar wilayah. Hanya Lumajang,...

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Diserbu Penonton, Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Putar Lebih Awal di 40 Kota

by Mochamad Abdurrochim
11/05/2026 12:16 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan diserbu penonton saat program persembahan awal atau “Nonton Duluan”...

Pelajar 14 tahun Tewas

Gagal Nyalip, Pelajar 14 Tahun Tewas dalam Kecelakaan dengan Truk Sampah di Tuban

by Mochamad Abdurrochim
08/05/2026 9:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk sampah terjadi di Jalan Raya Desa Sadang, Kecamatan...

Next Post
Mahasiswa UB.

Ciptakan Energi Alternatif Masa Depan, Mahasiswa UB Kembangkan Baterai Mobil Listrik dari Limbah Cangkang Tiram

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID