Berkebun di Rumah dengan Lahan Minimalis

  • Bagikan
Ilustrasi berkebun di rumah. (Foto: Unsplash)
Ilustrasi berkebun di rumah. (Foto: Unsplash)

Tugujatim.id – Berkebun kerap kali menjadi pilihan favorit untuk mencoba hobi baru apalagi semenjak himbauan untuk tetap di rumah selama pandemi. Aktivitas berkebun memang terasa menyenangkan sekaligus menenangkan dengan kesegaran udara dan warna hijau dari tanaman. Sayangnya niat untuk berkebun sering kali terhenti karena lahan yang terbatas.

Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi lahan terbatas ini. Kamu bisa mengubah media tanammu ataupun menggunakan sistem tanam lainnya. Yuk, simak 3 cara yang bisa kamu lakukan untuk mulai berkebun tanpa khawatir lahan sempit.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Baca Juga: Tanaman Hias Paling Tren 2020 yang Bisa Ditanam Tanpa Bingung Lahan Luas

1.Berkebun dengan Sistem Hidroponik

Bercocok tanam dengan lahan minimalis menggunakan hidropinik
Bercocok tanam dengan lahan minimalis menggunakan hidropinik. (Foto: Pixabay)

Menanam dengan sistem hidroponik memang sudah menjadi tren. Teknik ini memang menjadi rekomendasi alternatif bercocok tanam khusunya di lahan yang terbatas. Hidroponik artinya kita menanam tanpa menggunakan media tumbuh dari tanah. Secara harfiah, hidroponik berarti penanaman dalam air yang mengandung campuran hara.

Selain itu, menanam menggunakan teknik ini juga tidak membutuhkan banyak kebutuhan air jika dibandingkan dengan menanam di tanah. Banyak orang yang lebih memilih untuk bercocok tanam dengan teknik ini seperti untuk sayuran maupun sekedar untuk tanaman hias.

Penanaman dengan hidroponik juga memberikan hasil panen yang lebih cepat. Namun selain kelebihan ini, kamu tentu juga harus memperhatikan hal lainnya seperti nutrisi tanaman, intensitas cahaya, dan suhu sekitar tanaman.

2. Berkebun dengan Sistem Aeroponik

Selain hidroponik, kini berkebun dengan sistem aeroponik juga menjadi salah satu pilihan bagi banyak orang. Perbedaan mendasar dari hidroponik dan aeroponik terletak pada segi media tanamnya.

Pada hidroponik, tanaman menggunakan air sebagai media tanam. Oleh karena itu pada hidroponik membutuhkan pipa untuk membuatnya. Sedangkan pada aeroponik, akar tanaman akan dibiarkan menggantung di udara pada tempat yang telah dijaga kelembapan udaranya.

Baca Juga: Bercocok Tanam Bagi Pemula: Tidak Perlu Lahan Luas

3. Gunakan Pot Gantung

Pot gantung. (Foto: via rumah.com)
Pot gantung. (Foto: via rumah.com)

Jika kamu lebih memilih menggunakan teknik lama untuk mulai berkebun yaitu dengan menggunakan media tanam pot maka pemilihan pot gantung bisa menjadi solusimu. Aneka tanaman hias bisa kamu tanam dengan menggunakan media pot gantung.

Sebenarnya tanaman apapun bisa ditanam dengan menggunakan pot gantung. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah jenis akar dari tanaman tersebut. Jangan memilih tanaman dengan akar ekstensif seperti jenis semak karena dapat merusak pot. Agar tumbuh optimal, pemilihan bunga tropis bisa menjadi pilihan karena sesuai dengan cuaca dan kelembapan udara di Indonesia. Hal ini akan membuat tanaman mampu tumbuh subur, mekar sepanjang tahun, tahan panas dan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. (Andita Eka W/gg)

  • Bagikan