Bupati dan Wabup Tuban Tak Masuk Skema Vaksinasi COVID-19

  • Bagikan
Serah terima Vaksin Sinovax yang datang sebanyak 2.680 dosis di Kabupaten Tuban. (Foto: Dokumen: Pemkab Tuban)
Serah terima Vaksin Sinovax yang datang sebanyak 2.680 dosis di Kabupaten Tuban. (Foto: Dokumen: Pemkab Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Program vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Tuban rencananya bakal dimulai Rabu (27/1/2021) besok di Pendopo Krida Manunggal, Tuban. Namun, dari daftar 10 nama yang menerima vaksin, tidak ada nama Bupati Tuban, H. Fathul Huda maupun Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyah saat dikonfirmasi, vaksinasi tersebut akan dilakukan besok kepada Kapolres, Dandim 0811, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, dan perwakilan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakat (Ormas).

BANNER DONASI

“Ini rencana di rumah dinas bupati,” kata Endah kepada Tugu Jatim, melalui pesan singkat terkait penyelenggaraan rencana vaksinasi itu dilaksanakan.

Meskipun demikian, ia menanggapi mengapa nama bupati dan wakil bupati tidak masuk ke dalam skema lantaran usianya sudah berada di atas 60 tahun. Di mana hal tersebut tidak masuk menjadi sasaran vaksin COVID-19.

“Karena vaksinasi kali ini sasarannya usia 18-59 tahun,” katanya.

Sebagai informasi, Bupati Tuban H. Fathul Huda sendiri merupakan kelahiran 5 Juni 1954 atau berusia 67 tahun pada Juni nanti. Sedangkan Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein sendiri juga sudah berusia di atas 60 tahun.

Sebatas diketahui, vaksin sudah sampai di Bumi Wali pada Selasa (26/1/2021) dini hari. Vaksin berangkat dari Surabaya, Senin (25/1/2021) malam menggunakan satu mobil box. Sesampainya di Tuban langsung dipindahkan ke Instalasi Farmasi Kesehatan untuk menjaga suhu.

“Mulai dari produsen, sejak vaksin dihasilkan sampai disuntikan harus dijaga suhu dua hingga delapan derajat, jadi pengirimannya pun harus rantai dingin sampai akhirnya disuntikan,” terang Endah Nurul Komariyati.

Vaksin untuk Tuban dalam tahap pertama pengiriman sebanyak 2.680 paket dari 3.360 paket yang diajukan. Selanjutnya obat untuk mempertebal kekebalan tubuh tersebut akan segera disalurkan secara bertahap.

“Sesuai arahan Bapak Menteri bahwa setelah vaksin diterima H+1 sudah langsung jalan untuk disalurkan. Rencananya pada hari Rabu (27/01/2021) pukul 10.00 vaksinasi diawali di Pringitan (Pendapa Krido Manunggal Tuban), untuk tokoh masyarakat dan pejabat publik. Setelah itu baru serentak dilaksanakan di fasilitas kesehatan (Faskes) masing-masing,” ungkapnya. (Mochamad Abdurrochim/gg)

  • Bagikan