News  

Bupati Malang Bakal Rapid Test 3 Hari Sekali

Bupati Malang, Sanusi (kanan). Foto: Rizal Adhi.
MALANG – Kabar Kepala Bagian Hukum Kabupaten Malang, Prasetyani Arum, yang mendapatkan hasil reaktif saat dilakukan rapid test, menghebohkan jajaran ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Malang.
Pasalnya, Prasetyani Arum akhir-akhir ini sering mengikuti pertemuan yang diinisiasi oleh Bupati Malang, Muhammad Sanusi.
Saat dikonfirmasi, Sanusi membenarkan hal tersebut. “Dengan adanya tadi Bu Arum yang reaktif, Dinkes menyarankan saya untuk 3 hari sekali di tes ambil darahnya,” terang Sanusi, saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang, pada Kamis dini hari (25/6/2020).
Sementara itu, seluruh keluarga dan staf Bupati Malang juga langsung dilakukan rapid test untuk mendeteksi bilamana ada yang terinfeksi virus.
“Semua (Sanusi, keluarga dan staf) non-reaktif semua, karena seminggu sekali mereka rapid test. Tapi khusus saya 3 hari sekali untuk di rapid (test),” beber Sanusi.
Sementara untuk Arum, akan dilakukan rapid test kembali pada hari ini sebelum dilakukan swab test.
“Kalau rapidnya reaktif (kembali), swabnya harus daftar dulu kepada yang berkewenangan. Ya langsung dimintakan dulu. Nanti tinggal nunggu giliran saja karena yang minta swab itu banyak,” papar alumni UIN Malang ini.
Sanusi mengatakan, baru ini ada kepala dinas di Kabupaten Malang yang dinyatakan reaktif usai melakukan rapid test. “Belum ada, baru ini yang reaktif. Dan reaktifnya rapid itu belum tentu COVID-19, bisa saja flu atau lainnya,” ungkapnya.
“Seluruh ASN kita rapid sebulan sekali, anggota DPR kita rapid, Dandim dan di Kodim kita rapid semua,” pungkas Sanusi.
Reporter: Rizal Adhi