• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pendampingan para guru SMPN 7 Tuban kepada para peserta didiknya di Cafe Literasi.

Pendampingan para guru SMPN 7 Tuban kepada para peserta didiknya di Cafe Literasi. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Cafe Literasi Ala SMPN 7 Tuban sebagai Tips Merangsang Minat Baca Para Siswa

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Membuat Cafe Literasi menjadi satu di antara upaya yang dilakukan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Tuban untuk merangsang minat baca para siswanya. Awalnya memang dirasa berat,  tetapi seiring berjalannya waktu cara ini bisa bertahan dan disambut baik para siswa.

Pramesti Aulia Nafiah Widiyanti, salah satu siswa kelas VII A SMPN 7 Tuban, mengatakan bahdwa dia merasa enjoy dan nyaman saat membaca buku kesukaannya di Cafe Literasi. Meskipun ada fasilitas pendingin ruangan di perpustakaan sekolah, namun dia lebih enak membaca di Cafe Literasi.

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

“Jujur enak (membaca) di cafe. Selain nyaman juga bisa mendengarkan alunan musik slow dan ditambah bisa menikmati makanan yang ada,” ujar anak asal Desa Perunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban yang memilik hobi membaca ini.

fed8966c beab 468b 93cc a0ef4f7973a6
Siswa SMPN 7 Tuban tampak serius membaca buku di Cafe Literasi SMPN 7 Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Sementara Putri Pivian Rachel Yanti, siswa lainnya menyatakan hal yang serupa. Menurutnya, Cafe Literasi adalah wahana belajar yang dikonsep enak baginya. Sebab, tidak melulu diberikan materi secara saklek di dalam kelas, namun juga bisa belajar dengan praktik yang mengasyikan di cafe sesuai mata pelajarannya.

“Kalau saya suka membaca buku cerita mas,” ungkap siswi kelas VII C ini.

Kepala SMPN 7 Tuban, Dyah Malaysianti MPd menuturkan bahwa sebenarnya program unggulan dari sekolah yang dipimpinnya itu dirintis dan dilaunching pada diesnatalis ke-27 pada 5 Oktober 2021 lalu. Saat itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan juga Kepala Dinas Perpustakaan setempat.

Program unggulan ini menjadi program prioritas literasi numerasi yang telah dicanangkan pemerintah. Di mana kecakapan dan keterampilan dapat memecahkan permasalah kehidupan yang dihadapi oleh peserta didik di masa yang akan datang.

f11b8043 be32 44c4 9859 5f41560d1a6c
Selain di Cafe Literasi juga ada siswa yang membaca buku di dalam perpustakaan sekolah. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

“Ya kami berikan pembiasaan kepada anak untuk menumbuhkan minat berliterasi,” ungkapnya.

Dyah sapaan akrabnya menambahkan, sebenarnya sebelum membuat Cafe Literasi sekolah berencana membuat taman literasi. Hampir semua pihak, baik komite maupun yang lainnya sepakat. Namun, karena beberapa pertimbangan, rencananya itu diurungkan dan dialihkan ke Cafe Literasi.

“Setelah melalui beberapa pertimbangan, terbersitlah keinginan itu. Yakni pengembangan perpustakaan yang sebelumnya pengunjungnya tidak begitu banyak. Dimodifikasi dengan sistem boleh jajan. Namun syaratnya pinjam buku dulu. Alhamdulillah bisa berjalan,” terangnya.

Selain penyedian ruang baca, di cafe itu juga berkonsep pendidikan karakter yang mencerminkan pelajar pancasila yang sudah dicanangkan oleh pemerintah. Salah satunya dengan menerapkan kantin kejujuran. Para siswa bisa mengambil barang yang diperlukan dan jika dari uang yang digunakan untuk beli jajan perlu kembalian, bisa mengambil di kotak yang telah disediakan.

50d746db f8aa 4b1c 9d46 7e89cf9f3abd
Cafe Literasi menerapkan kantin kejujuran bagi para siswa yang membeli jajanan di café. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

“Di situ ada kotaknya Mas. Mau beli atau ambil kembalian bisa di kotak,” terangnya.

Tak hanya cafe, kegiatan literasi lainnya juga sudah diaplikasikan dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah. Setiap kali pembelajaran dimulai, para siswa dibiasakan untuk membaca Alquran juz 30 yang didamping guru pada jam pertama.

“Setiap pagi kita juga membiasakan membaca Alquran. Harapan saya, selama tiga tahun dilakukan terus menerus. Bisa sampai hafal juz Amma,” terangnya.

1223d7fc 0246 49a3 9797 278d0409951c
Pembelajaran dengan cara memberikan tugas yang dilakukan di Perpustakaan daerah. Mereka diberikan keleluasan mencari sumber refensi dari manapun. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

SMPN 7 Tuban juga telah melakukan MoU dengan Dinas Perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Tuban. Bentuk kerja sama yang dilakukan adalah kunjungan perpustakaan setiap hari Selasa dan Rabu.

Jadi siswa SMP N 7 Tuban melakukan pembelajaran di sana dengan sistem bergilir. Satu harinya dua kelas dengan jumlah 24 Rombongan Belajar (Rombel).

“Kegiatan ini sudah berjalan sejak Januari 2022. Sebetulnya kegiatan ini berkaitan dengan kegiatan literasi yang dilaksanakan di sekolah setiap hari Sabtu. Jadi setiap Sabtu ada kegiatan literasi selama 40 menit sebelum pelajaran dimulai. Dari kegiatan ini siswa diharapkan mampu menghasilkan karya bisa berupa puisi, cerpen, atau karya yang lain. Di perpustakaan umum anak-anak bisa membaca buku untuk menambah wawasan sesuai dengan karya yang akan dihasilkan,” tandasnya.

Dari sistem pembelajaran tersebut, ternyata sudah menghasilkan karya yang telah dibukukan berupa buku kumpulan puisi yang diterbitkan pada tahun 2021. Selain itu, saban tahun secara rutin sekolah juga menerbitkan majalah sekolah yang diberi nama Star Seven.

“Di kelas-kelas juga ada, namanya pojok literasi. Di sana disediakan buku bacaan dan majalah dinding yang tertempel rapi,” pungkasnya. (Adv)

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

Tags: Cafe LiterasiKabupaten TubanMinat Baca Siswa TubanpendidikanSMPN 7 Tuban
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Ilustrasi.

BPOM Temukan 6 Merek Kopi Saset Mengandung Paracetamol dan Sildenafil

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID