• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Umpan balik.

Ilustrasi generasi baby boomer hingga Gen Z di tempat kerja dalam memberikan umpan balik. (Foto: Freepik)

Cara Memberikan Umpan Balik Positif di Tempat Kerja: Dari Baby Boomer hingga Gen Z

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Tips
1
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Tempat kerja menjadi medan bagi berbagai macam generasi, mulai dari Baby Boomer hingga Generasi Z (Gen Z). Di tengah dinamika dunia kerja, memberi umpan balik menjadi keterampilan penting yang harus dikuasai oleh semua anggota tim di tempat kerja.

Namun, cara atau pendekatan dalam memberikan masukan dapat bervariasi berdasarkan latar belakang setiap generasi. Melalui empat generasi, yaitu Baby Boomer, generasi X, Y, dan gen Z merupakan angkatan yang mewarnai dunia kerja di Indonesia.

You might also like

Cara glow up alami.

7 Cara Glow Up Alami yang Lagi Viral di Kalangan Anak Muda

29/05/2026 11:33 AM
Self care trend.

5 Self Care Trend Juni 2026 yang Lagi Digemari Gen Z

28/05/2026 8:11 AM

Karena itu, mengetahui strategi untuk memberikan umpan balik di tengah beragamnya generasi di tempat kerja sangat penting. Melansir dari washingtonpost.com, mempelajari cara kerja dari setiap generasi yang memiliki pandangannya masing-masing, menjadi kunci keberhasilan di tempat kerja.

Baca Juga: Tips Management Trainee Buka Peluang Karir untuk Fresh Graduate: Lengkap dengan Cara Bikin CV Menarik

Setidaknya, ada empat cara yang harus diperhatikan sebelum memberikan umpan balik kepada rekan kerja dengan latar belakang perbedaan generasi, untuk menyampaikan umpan balik di tempat kerja.

Pertama, tahap persiapan. Merencanakan apa yang akan disampaikan, cara penyampaian, dan hasil yang diharapkan, menjadi strategi memberikan umpan balik di tempat kerja, yang memiliki perbedaan generasi di setiap anggota atau tim.

Keterampilan emosional dapat membantu menyampaikan umpan balik, dengan memperhatikan dan mewaspadai bagaimana reaksi yang akan ditimbulkan oleh penerima umpan balik.

Untuk mengetahui itu, perlu berlatih memberikan umpan balik kepada teman atau kerabat kerja maupun keluarga, dari generasi yang berbeda, dengan cara menanyakan pendapat mereka tentang prosedur di tempat kerja. Bertolak dari itu, akan terlihat bagaimana reaksi mereka dan perlu diingat, jangan pernah memberikan penilaian atas jawaban mereka.

Kedua, buat penyampaian umpan balik yang bersifat dua arah. Selain memberikan umpan balik kepada kerabat kerja, perlu untuk mendengarkan secara aktif apa yang akan disampaikan penerima umpan balik.

Pada tahap tersebut, perlu membaca pesan tersirat, dengan memperhatikan bahasa tubuh, validasi pengalaman orang lain, dan uraikan kembali apa yang sudah ditangkap, untuk memastikan pemahaman dengan benar.

Ketiga, jangan membuat penyampaian umpan balik menjadi pribadi. Setiap masukan atau umpan balik bertujuan untuk kebaikan. Tetapi, menjadi pertanyaan, apakah cara memberikan umpan balik itu sudah tepat dan tidak menimbulkan ketersinggungan? Hal tersebut yang perlu diperhatikan sebelum menyampaikan umpan balik, dengan memperhatikan karakteristik setiap generasi.

Baca Juga: Fun Belajar Jurnalistik, 700 Santri Ponpes Al-Khoirot Putri Malang Menulis Berita bareng Tugu Jatim ID 

Mulailah memberikan umpan balik dengan pemahaman dan gagasan bahwa momen tersebut akan memberikan peluang dan hasil akhir, dengan memastikan bahwa pemberi umpan balik memiliki pemikiran yang sama dengan penerima.

Keempat, menyediakan ruang untuk perbaikan sangat diperlukan. Pemberi umpan balik harus memastikan pesan yang disampaikan bersifat spesifik, terukur, berorientasi pada tindakan, tepat waktu, dan fokus pada hasil. Hal tersebut perlu diiringi dengan upaya keterbukaan untuk menerima apa yang menjadi respons penerima umpan balik. Upaya tersebut dilakukan untuk menyesuaikan tanggapan dari masing-masing generasi yang memiliki karakteristik berbeda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cara glow up alami.

7 Cara Glow Up Alami yang Lagi Viral di Kalangan Anak Muda

by Dwi Linda
29/05/2026 11:33 AM
0

Tugujatim.id – Cara glow up alami jadi salah satu resolusi yang paling banyak masuk wishlist anak muda di tahun 2026....

Self care trend.

5 Self Care Trend Juni 2026 yang Lagi Digemari Gen Z

by Dwi Linda
28/05/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id – Self care trend 2026 sekarang mulai jadi pembahasan yang sering muncul di kalangan anak muda, terutama Gen Z....

Skincare glowing murah.

7 Skincare Glowing Murah yang Lagi Ramai Dibahas Netizen, Paling Gong!

by Dwi Linda
27/05/2026 9:35 AM
0

Tugujatim.id - Memiliki kulit glowing dan sehat kini tidak selalu identik dengan skincare mahal. Banyak brand lokal hingga luar yang...

Kuliner Malang Legendaris

Bukan Cuma Bakso, 5 Kuliner Malang Legendaris Ini Wajib Dicoba Long Weekend Idul Adha

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 3:49 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Long weekend Idul Adha jadi momen yang pas buat wisata kuliner bersama keluarga maupun teman. Kalau biasanya...

Next Post
Lagu barat populer.

7 Rekomendasi Lagu Barat Populer 2024 Cocok Buat Kamu yang Lagi Galau, Awas Gamon dalam Kenangan!

Comments 1

  1. Pingback: 7 Rekomendasi Lagu Barat Populer 2024 Cocok Buat Kamu yang Lagi Galau, Awas Gamon dalam Kenangan! - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID