Chelsea vs Atletico, Ziyech Mengantarkan Chelsea ke Perempat Final Liga Champions

  • Bagikan
Chelsea 2-0 Atletico Madrid (3-0 agg), Thomas Tuchel tetap tak terkalahkan sebagai pelatih the Blues setelah penampilan meyakinkannya. (Foto: chelsea.com/Tugu Jatim)
Chelsea 2-0 Atletico Madrid (3-0 agg), Thomas Tuchel tetap tak terkalahkan sebagai pelatih the Blues setelah penampilan meyakinkannya. (Foto: chelsea.com/Tugu Jatim)

Tugujatim.id – Ini adalah pencapaian besar pertama Thomas Tuchel sebagai pelatih Chelsea. Mereka terlihat bagus dalam kemenangan laga Chelsea vs Atletico. Kemenangan 2-0 ini untuk menjadikan agregat 3-0 dan lolos ke perempat final laga internasional yakni, Liga Champions.

Dua gol yang bersarang pada Atletico Madrid ini oleh Hakim Ziyech dan Emerson Palmieri. Jika menghitung laga Chelsea kontra Atletico, si Biru sudah melewati 13 laga pada semua kompetisi. Menariknya, pada semua laga ini tanpa ada kekalahan semenjak kursi pelatih dipegang oleh Thomas Tuchel.

The Blues memenangkan sembilan laga dan empat kompetisi seri. Rentetan hasil ini sekaligus menempatkan nama Tuchel pada sejarah sepak bola sebagai nakhoda Chelsea dengan start tak terkalahkan terpanjang.

Pada pertandingan 16 besar yang terselenggara di Stamford Bridge, London, Inggris, Kamis (18/3/2021) dini hari WIB. Menjadi saksi gol mematikan Hakim Ziyech, ini mungkin adalah momen terbaik pria kelahiran 27 tahun lalu itu sejauh ini.

Meskipun demikian, pada kenyataannya mereka hanya satu level di atas Atletico. Memainkan gaya sepak bola yang lebih canggih, yang membuat pelatih Atletico, Simeone terlihat begitu tenang. Pemain Argentina itu mungkin salah satu tokoh baru Liga Champions yang hebat, tapi pada laga ini terlihat betapa sulitnya Liga Champions.

Berada di bawah nakhoda Pablo Simeone, Atletico yang tertinggal agregat 0-1, menekan Chelsea sejak awal kick-off. Pada lima menit pertama, beberapa percobaan mereka lakukan melalui Marcos Llorente dan Renan Lodi, tapi masih bisa terbendung oleh barisan belakang Chelsea.

Setelah menit ke-15, Chelsea keluar dari tekanan tersebut. Ancaman pertama oleh Timo Werner, tapi upaya itu masih bisa diblok.

Pada menit ke-29, Luis Suarez nyaris membawa keunggulan. Sayangnya, tendangan dari dalam kotak penalti tersebut hanya melenceng ke sisi kanan gawang Chelsea.

Pada sisi berbeda, umpan dari Werner yang disambut tendangan oleh Ziyech membuat kejutan bagi Atletico karena mampu menjebol gawang.

Dengan unggul 1-0 pada laga ini membuat Chelsea kian percaya diri. Hingga The Blues dapat memegang kendali permainan pada sisa waktu babak pertama.

Ketika babak ke-2, ancaman kembali datang melalui Werner pada menit 48 dan Ziyech saat menit ke-59. Tendangan kaki kiri pemain asal Maroko ini membuat penjaga gawang Atletico bekerja keras.

Kubu Atletico menarik Luis Suarez dan memasukkan Angel Correa di menit ke-59, hal ini karena kesulitan menekan tim tuan rumah.

Peluang kembali didapat Chelsea pada menit ke-62. Lewat serangan balik cepat, Werner membawa bola di sisi kiri dan melepaskan tendangan kaki kiri. Namun, bolanya masih tipis ke samping gawang Atletico.

Memasuki menit-menit akhir, yakni pada menit ke-90+4 Chelsea berhasil menambah gol melalui Emerson Palmieri yang baru masuk. Melalui serangan balik yang cepat, Emerson melakukan tendangan kaki kiri dan bola masuk ke gawang Atletico. (ben/ln)

  • Bagikan