Cokelat: Makanan yang Cocok Dikonsumsi untuk Memperbaiki Suasana Hati

  • Bagikan
Ilustrasi makanan terbuat dari cokelat. (Foto: Unsplash)
Ilustrasi makanan terbuat dari cokelat. (Foto: Unsplash)

Tugujatim.id – Siapa yang tidak suka cokelat? Cemilan ini digemari hampir oleh semua usia dan menjadi hadiah untuk berbagai acara. Tidak hanya manis namun cokelat juga dipercaya memiliki kandungan untuk memperbaiki suasana hati yang buruk. Saat pikiran sedang kalut dan stres melanda, cokelat bisa menjadi salah satu cemilan untuk meningkatkan mood. Beberapa orang bahkan mengonsumsi cokelat saat mereka merasa gugup.

Setelah mengonsumsi cokelat, kita cenderung menjadi lebih bersemangat dan berenergi untuk menjalani aktivitas. Hal ini seolah-olah cokelat ampuh menjadi obat untuk mengatasi bosan, lelah, khawatir, cemas, dan gugup. Namun apa benar makanan manis satu ini memang bisa mengurangi stres dan memperbaiki mood? Simak penjelasannya berikut.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Baca Juga: Hobi Menyaksikan Video Binatang Lucu dan Imut Baik untuk Kesehatan, Studi Membuktikan

Sejumlah penelitian telah membuktikan dampak positif dari mengonsumsi coklat untuk mengurangi tingkat stres. Semua yang ada pada cokelat, mulai rasa, tekstur dan baunya yang enak dinilai dapat menciptakan suasana hati yang baik. Efek ini akan bekerja semakin baik apabila yang dikonsumsi adalah jenis dark chocolate yang berarti mengandung sekitar 45% atau lebih zat kakao.

Pada saat stres, hal ini menandakan bahwa terjadi peningkatan hormon kortisol. Kadar hormon ini akan semakin meningkat seiring dengan semakin bertambahnya stres dan tekanan yang tidak mampu dihadapi. Saat kortisol naik artinya kadar endorfin, hormone bahagia, akan menurun. Akan berbahaya jika kondisi ini semakin tidak terkontrol.

Cokelat bisa menjadi opsi untuk mengurangi kadar hormone kortisol. Kandungan kakao pada cokelat akan menstimulasi terbentuknya zat endorfin di otak yang menghadirkan sebuah perasaan nyaman dan menghilangkan stres. Oleh karena itu, cokelat juga disebut mengandung zat psikoaktif. Selain endorfin, cokelat juga mengandung serotonin yang berfungsi seperti anti-depresan untuk memperbaiki mood. Meningkatnya hormon serotonin inilah yang akan menimbulkan rasa bahagia.

Baca Juga: Agar Hari Lebih Berwarna, Anda Bisa Melakukan Tips-Tips Ini di Pagi Hari

Cukup dengan rasa manis dari cokelat memang bisa membuat perasaan membaik. Namun bukan berarti kita harus bergantung pada cokelat sepenuhnya dan menjadikannya pelarian saat stres. Konsumsi cokelat yang berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan. Jadi, konsumsi dalam batas sewajarnya adalah hal terbaik untuk mendapatkan hasil yang juga baik. (Andita Eka W/gg)

 

Referensi: thehealthy.com, psychologytoday.com, dan healthline.com

  • Bagikan