• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bonek dan Aremania. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Suasana duka di gate 13 Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Pasca Tragedi Kanjuruhan, Doa Mengalir dari Surabaya untuk Korban hingga Dukungan Damai Bonek dan Aremania

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Peristiwa tragis yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang membuat ratusan korban meninggal dan luka-luka pada Sabtu malam (05/10/2022) menyisakan duka mendalam bagi semua pihak. Karena itu, banyak pihak berharap insiden ini membuat awal perdamaian antara Bonek dan Aremania.

Tragedi Kanjuruhan membuat Bonek dan Aremania sama-sama merasakan duka mendalam usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya. Selain ucapan belasungkawa dari berbagai klub sepak bola, duka cita juga datang dari Surabaya. Ucapan duka datang dari Persebaya dan Bonek, kelompok suporter pendukung Persebaya Surabaya.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Doa dan dukungan terus mengalir untuk keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Bahkan, ratusan Bonek menyalakan lilin di Taman Apsari Surabaya, Minggu malam (02/10/2022), sebagai bentuk solidaritas terhadap suporter Arema FC, Aremania, yang menjadi korban meninggal hingga luka-luka.

Bentuk Dukungan Damai Bonek dan Aremania

Bonek menggelar acara doa bersama tak hanya dilakukan di satu titik. Para pemain Persebaya dan official tim beserta 300 orang melakukan salat gaib di Masjid Al-Akbar Surabaya pada Senin (03/10/2022).

Dalam saf jamaah terlihat pemain Persebaya seperti Dandi Maulana, Koko Ari Araya, Januar Eka Ramadhan, Altariq Ballah, Riswan Lauhin, Julian Mancini, serta pelatih Mustaqim.

Dalam berbagai unggahan media sosial, Bonek tak menyampaikan rasa dukanya. Bonek dan Aremania saling berbagi semangat bahwa nyawa lebih penting dari sekadar pertandingan sepak bola. Salah satunya komentar dalam unggahan Instagram ajakan doa bersama Greennord.27 pada Senin (03/10/2022).

Dalam unggahan tersebut, akun bernama @aldyep berkomentar dan menuliskan.

“Sekian banyak orang yang berbondong-bondong menyudutkan Arema dan Aremania, Sampeyan (kalian) sang rival justru sangat respect terhadap kami, matur suwun sam (terima kasih), sepurane sing akeh (mohon maaf). Matur suwun Bonek. Kami tahu kalian pernah berada di posisi kami.”

Begitu pula lanjutan komentar dari @otobestcar dan @johnsandy26 yang menuliskan.

“Semoga ini momentum perdamaian antar suporter di Indonesia, khususnya Bonek dan Aremania.”

Meski begitu, semua pihak menginginkan tragedi kelam tersebut tetap diusut hingga tuntas.

Pentolan Bonek Bakal Berkunjung ke Malang

Bonek tak hanya menyampaikan rasa duka melalui akun media sosial. Salah satu pentolan Bonek, Andie Peci, 42, mengungkapkan keinginannya untuk berkunjung langsung ke Malang melalui akun Twitter-nya pada Senin (03/10/2022).

“Kalo diperbolehkan oleh Aremania, saya akan datang ke Malang. Untuk mengucapkan duka dan bersama-sama dalam gerakan usut tuntas tragedi di Kanjuruhan. Matur suwun.”

Salah satu akun atas nama @vandy.wijaya pun ikut berkomentar atas permintaan Andie tersebut. Aremania bukannya tidak mau menerima iktikad baik dari Andi Peci, tapi masih dalam kondisi duka dan penuh emosi. Dia mengungkapkan Aremania tak ingin menambah masalah lain dan masih sanggup mengurus masalah ini.

Jawaban tersebut kemudian ditutup dengan kalimat “Enurapes sing akeh (mohon maaf yang banyak), matur nuwun kepeduliannya (terima kasih atas kepeduliannya)”.

Jejak Langkah Perdamaian Bonek dan Aremania

Tensi tinggi memang selalu hadir dalam setiap pertandingan antara Persebaya melawan Arema. Sejarah rivalitas Bonek dan Aremania telah menjadi sejarah panjang yang terjadi sejak 1992. Kericuhan terjadi di Surabaya pasca kekalahan Arema melawan Semen Padang dalam laga semifinal Piala Galatama.

Tinta damai Bonek dan Aremania pernah diupayakan dengan adanya kesepakatan pada 1999. Kedua suporter tidak diperkenankan hadir di kandang lawan saat laga Persebaya dan Arema digelar. Kesepakatan damai pun berakhir dengan beberapa kericuhan dan konflik yang terjadi.

Persoalan kericuhan dan konflik antar suporter memang sering terjadi. Hal ini tak hanya dilakukan Bonek dan Aremania, tapi juga berbagai kelompok suporter di Indonesia. Misalnya konflik antara Jakmania, pedukung Persija dan Viking, pendukung Persib Bandung.

Tragedi Kanjuruhan yang membuat 131 orang meninggal dunia tampaknya menjadi titik balik banyak kelompok suporter untuk berdamai. Duka yang mendalam membuat mereka menyadari nyawa seseorang lebih penting daripada rivalitas dan kemenangan pertandingan sepak bola.

Jawaban Joko Widodo atas Tuntutan Aremania

Seiring dengan kesadaran kedua kelompok suporter untuk saling berdamai, Aremania juga menuntut tragedi ini diusut tuntas. Tuntutan tersebut ditanggapi Presiden Joko Widodo saat menjenguk korban tragedi Kanjuruhan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang pada Rabu (05/10/2022).

Dalam pidatonya, Jokowi menghendaki agar seluruh stadion yang digunakan dalam liga diaudit total. Terlebih lagi pemerintah telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Dia ingin agar tidak ada yang ditutup-tutupi sehingga yang salah diberikan sanksi.

 

Tags: Aksi solidaritas korban tragedi KanjuruhanArema FCArema FC hari iniAremaniaAremania jadi korban tragedi KanjuruhanArtikel tragedi Stadion KanjuruhanBerita suporter tragedi KanjuruhanBerita upaya perdamaian Bonek dan AremaniaBerita update tragedi Stadion KanjuruhanBonekBonek dan AremaniaKorban tragedi di Stadion KanjuruhanPasca tragedi Kanjuruhan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Komplotan maling. (Foto: Dok Polres Pasuruan/Tugu Jatim)

Gagal Curi Motor, Komplotan Maling Diduga Bacok Warga Nguling Pasuruan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID