Dr Aqua Dwipayana Memotivasi Ribuan Siswa dan Gadik di Secapa AD Bandung

Dr Aqua Dwipayana Memotivasi Ribuan Siswa dan Gadik di Secapa AD Bandung

  • Bagikan
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana memberikan buku trilogi karyanya kepada Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Bandung Mayjen TNI Ferry Zein. (Foto:Dok/Tugu Jatim)
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana memberikan buku trilogi karyanya kepada Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Bandung Mayjen TNI Ferry Zein. (Foto:Dok/Tugu Jatim)

BANDUNG, Tugujatim.id – Sharing Komunikasi dan Motivasi terus terlaksana. Kali ini Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Mayjen TNI Ferry Zein mengundang Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan para siswa dan tenaga pendidik (gadik). Undangan itu terlaksana di rumah dinas Ferry di kompleks Secapa AD, Jumat (19/02/2021).

Dr Aqua sengaja silaturahim ke Ferry setelah sebelumnya menemui Panglima Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto di kantornya. Selain mengucapkan selamat atas amanah yang baru diterima Ferry sebagai Komandan Secapa AD sekaligus menyampaikan selamat karena mendapat promosi bintang dua.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa pada Rabu (06/01/2021) memimpin acara serah terima jabatan dan laporan korps kenaikan pangkat para Perwira Tinggi TNI-AD. Ferry termasuk salah seorang pejabat TNI-AD yang ikut dalam acara tersebut.

Sebelumnya sekitar 11 bulan, Ferry menjabat sebagai Kasdam XVIII/Kasuari. Dia kemudian mendapat promosi sebagai Komandan Secapa AD menggantikan Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono yang promosi jadi Pangdam XVII/Cenderawasih.

Begitu resmi menjadi Komandan Secapa AD, suami dari Silviasri Kusumorini itu bertekad dan berusaha secara optimal untuk meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang dia pimpin,  terutama para gadik dan membuat fasilitas yang ada jadi lebih baik lagi. Dengan mewujudkan itu, Ferry yakin akan berdampak positif pada seluruh siswa yang mengikuti pendidikan di tempat tersebut.

Meski baru sebentar bertugas di sana, Ferry telah membuat perubahan secara signifikan. Di antaranya, makanan seluruh siswa diupayakan agar selalu segar dan hangat. Hal itu memberi pangaruh yang besar kepada para siswa.

“Saya cek langsung ke dapur, tempat makanan siswa dimasak. Saya minta kepada semua anggota yang bertugas menyiapkan makanan agar mengupayakan makanannya segar dan hangat. Jadi, memasaknya menjelang mau dimakan siswa,” ungkap Ferry.

Tidak hanya itu, seusai salat Subuh di Masjid Secapa AD, Ferry terkadang mampir ke barak para siswa untuk mengecek kondisi mereka. Juga melihat hal-hal yang perlu diperbaiki untuk mendapat penanganan segera.

Laki-laki yang berasal dari Padang, Sumatera Barat, itu ingin semua siswa nyaman dan senang selama melaksanakan pendidikan di Secapa AD. Jadi, mereka dapat fokus selama berada di sana, mulai masuk hingga menuntaskan pendidikannya.

Meningkatkan Kemampuan Komunikasi
Terkait dengan undangan yang dia sampaikan ke Dr Aqua, Ferry sangat menyadari bahwa sebagai calon perwira di Angkatan Darat, seluruh siswa perlu meningkatkan kemampuan komunikasinya. Hal itu sangat penting sebagai bekal buat kesuksesan mereka selama bertugas.

“Mohon Mas Aqua berkenan melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Secapa AD. Rencana saya, saat Mas Aqua di sini akan ada dua sesi. Pertama, pesertanya sebanyak 1.300 siswa yang sedang mengikuti pendidikan. Kedua, para gadik dan personel yang bertugas di Secapa AD. Jumlahnya mencapai ratusan orang,” ujar Ferry kepada Dr Aqua.

Waktunya belum ditentukan. Sedang dicarikan jadwal yang pas. Sekaligus menyesuaikan dengan kegiatan para siswa dan personel di Secapa AD.

Sedangkan metodenya juga belum diputuskan daring atau luring. Jika pertemuan tatap muka, jumlah peserta yang hadir dibatasi sesuai dengan protokol kesehatan (prokes).

Pendidikan di Secapa AD setiap tahun, menurut Ferry, ada dua macam yakni Secapa reguler selama 7 bulan dan Secapa khusus 3 bulan. Saat ini sedang berlangsung Secapa reguler yang disebut Panorama 30.

“Mereka melaksanakan pendidikan mulai Januari-Juli 2021. Seluruhnya dibagi jadi tiga tahap. Saat ini masih tahap I. Mereka belajar hal-hal mendasar terkait tugas-tugas yang akan mereka laksanakan setelah resmi jadi perwira,” ujar mantan Komandan Resimen Induk (Rindam) Kodam V/Brawijaya itu.

Meski jadwal Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua belum ditentukan, tapi Ferry memperkirakan pelaksanaannya pada tahap III. Untuk detailnya akan diinformasikan kemudian.

Dr Aqua Sambut Baik Undangan Ferry
Ferry merasa pemberian materi Ilmu Komunikasi kepada para siswa dan semua jajarannya sangat penting. Penguasaan komunikasi akan memperlancar tugas-tugas mereka, baik di internal maupun eksternal kesatuan tempat mereka bertugas.

“Mas Aqua yang sudah sering dan terbiasa Sharing Komunikasi dan Motivasi di lingkungan TNI menurut saya sangat tepat melakukan itu di Secapa AD. Apalagi selama ini Mas Aqua dikenal sebagai pakar komunikasi dan dekat dengan jajaran TNI,” kata Ferry.

Dia sangat tahu jadwal Dr Aqua padat sekali. Terakhir selama Januari-Februari 2021 telah melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Kodam IV/Diponegoro sekitar 50 sesi. Kemudian dilanjutkan ke kodam-kodam lainnya. Juga ke berbagai institusi baik Polri, badan usaha milik negara (BUMN), maupun swasta.

Untuk itu Ferry berharap di sela-sela jadwalnya yang sangat padat, Dr Aqua berkenan meluangkan waktunya ke Secapa AD. Meskipun itu hanya beberapa jam saja.

Sementara Dr Aqua menyambut baik undangan dari Ferry. Bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana itu saat akan silaturahim ke Ferry tidak pernah membayangkan diminta Sharing Komunikasi dan Motivasi. Tujuannya hanya ketemu karena mereka sudah lama tidak ketemu.

Sebelumnya saat Ferry menjabat sebagai Komandan Rindam V/Brawijaya di Malang, Jawa Timur, pada September 2012, Dr Aqua pernah diundang untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi di Batalyon Infanteri Mekanis 512/Quratara Yudha Malang. Waktu itu Yonif yang dikenal dengan sebutan “Semut Hitam” tersebut persiapan tugas operasi pengamanan daerah rawan ke Maluku dan Maluku Utara. Dipimpin oleh Letkol Inf Murdianto Adhi Wibowo.

Ketika itu personel yang hadir bersama istrinya sekitar 800 orang. Sengaja dihadirkan lengkap untuk memberikan bekal ke prajurit yang akan bertugas dan istri yang ditinggal selama tugas operasi.

“Saya sangat bersyukur dan senang sekali atas undangan Sharing Komunikasi dan Motivasi dari Komandan Secapa AD Mayjen TNI Ferry Zein. Itu merupakan suatu kehormatan. Insya Allah saya prioritaskan dan optimalkan sehingga memberikan manfaat maksimal ke semua peserta,” ujar Dr Aqua yang sudah sering Sharing Komunikasi dan Motivasi di Secapa AD.

Pada pertemuan itu, Dr Aqua Dwipayana menyerahkan Buku Trilogi The Power of Silaturahim karyanya kepada Ferry. Masing-masing berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”, “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)”, serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”.

Buku yang pertama “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” diluncurkan pada 15 April 2016 bersamaan dengan promosi Doktor Komunikasi Aqua di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) Bandung. Awalnya ditulis dan diterbitkan dengan tujuan buat suvenir kegiatan tersebut.

Ternyata pesanan bukunya banyak sekali. Sampai sekarang sudah delapan kali cetak sebanyak 160 ribu eksemplar. Setiap cetak 20 ribu eksemplar. Buku itu masuk kategori super best seller. Hasil penjualannya telah dipakai untuk membiayai umroh sebanyak 124 orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Sedangkan dua buku lainnya yang berjudul “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)”serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama” dipasarkan mulai awal Januari 2021. Masing-masing buku dicetak sebanyak 20 ribu eksemplar. Belum genap dua bulan telah terjual sekitar 13 ribu eksemplar.

“Atas izin Allah SWT, saya optimistis kedua buku itu super best seller. Mengikuti buku pertama “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”. Rencananya, beberapa bulan lagi akan cetak ulang kedua dengan jumlah yang sama dengan cetakan pertama, yakni 40 ribu eksemplar,” ujar Dr Aqua dengan penuh keyakinan. (*/ln)

 

  • Bagikan