JEMBER, Tugujatim.id – Dua Mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN Khas Jember mengharumkan nama kampus hingga kancah internasional. Mereka adalah Muhammad Korib Hamdani mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dan Warga Barokah Sugiarto dari Program Studi Akuntansi Syariah.
Sebagai mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang bersaing dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di beberapa kompetesi, tidaklah mudah. Meski begitu, Korib dan Warga mampu membuktikan diri.
Tergabung dalam sebuah tim sejak semester dua hingga kini di semester 6, mereka berhasil meraih juara di berbagai perlombaan dalam kategori karya tulis ilmiah.
Perbedaan program studi, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi mereka untuk mencoba berkolaborasi. Pembagian tugas menjadi strategi mereka dalam menyusun suatu karya ilmiah yang dilombakan.
Inovasi baru selalu mereka ciptakan dalam penyusunan karya ilmiah. Sehingga hal ini mampu menjadikan mereka sebagai juara di berbagai perlombaan.
Di balik suksesnya Korib dan Warga sebagai mahasiswa berprestasi, tentunya juga terdapat banyak tantangan yang hadapi. Perlombaan Karya Tulis Ilmiah tidak hanya diikuti oleh peserta dari PTKIN saja akan tetapi berasal dari PTN dan umum.
Hal itulah yang membuat mereka sempat merasa demam panggung ketika bersaing dengan kampus besar. Namun dengan proses yang ada, serta keyakinan diri, mereka mampu bersaing dan mendapatkan juara.
“Memang kami sempat demam panggung karena bertemu dengan kampus besar, tetapi di lain sisi kami juga ingin membuktikan bahwasannya UIN KHAS Jember sebagai PTKIN ini mampu bersaing di kalangan PTN” ujar Warga.
Dukungan dari kampus tak luput dalam prosesnya, terkhusus dari Koordinator Program Studi Akuntansi Syariah yakni Nur Ika Maulia.
Motivasi dan semangat yang diberikan, serta bimbingan baik berupa penyusunan maupun proses penyampaian sangat membantu dalam perjalanan karir Korib dan Warga.
Selain itu, bantuan dana dari pihak kampus tentunya sangat membantu keduanya. “Kami sangat berterimakasih kepada bu ika selaku koorprodi yang sangat membantu dan mendampingi selama kami berproses,” tambah Korib.
Selain itu, kesuksesan meraih juara juga dari partner yang mampu menjadi wadah untuk bertukar pendapat dan bisa berjuang bersama. Terlepas dari kemenangan yang didapat, tentunya terdapat kegagalan yang ada.
Namun hal itu tidak menurunkan semangat mereka untuk tetap berusaha dan terus memperbaiki. Keduanya sepakat bahwa kegagalan bukanlah suatu penghalang, melainkan suatu motivasi agar tidak mudah menyerah, terus percaya diri dalam menghadapi lawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko