Ecoton Foundation Layangkan Somasi Terkait Timbunan Sampah, Ini Jawaban Kadis DLHK Sidoarjo - Tugujatim.id

Ecoton Foundation Layangkan Somasi Terkait Timbunan Sampah, Ini Jawaban Kadis DLHK Sidoarjo

  • Bagikan
Timbunan sampah di Bantaran Sungai Sidoarjo tampak terlihat saat melakukan Ekspedisi Sungai Nusantara di Perairan Sidoarjo Jawa Timur oleh River Warrior Indonesia, Brigade Evakuasi Popok, Ecoton, dan komunitas lingkungan lainnya. (Foto: Ecoton/Tugu Jatim)
Timbunan sampah di Bantaran Sungai Sidoarjo tampak terlihat saat melakukan Ekspedisi Sungai Nusantara di Perairan Sidoarjo Jawa Timur oleh River Warrior Indonesia, Brigade Evakuasi Popok, Ecoton, dan komunitas lingkungan lainnya. (Foto: Ecoton)

SIDOARJO, Tugujatim.id – Para aktivis lingkungan yang terhimpun dalam Ecoton Foundation sempat melayangkan somasi pada Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali terkait banyaknya timbunan sampah di sepanjang Kali Porong dan Kanal Mangetan. Somasi itu dilakukan Ecoton Foundation pada Jumat (23/07/2021).

Ada banyak lokasi di Kabupaten Sidoarjo yang tidak memiliki pengelolaan sampah yang baik, tempat sampah yang kurang ideal, menumpuknya sampah di tepian sungai, dan berbagai pencemaran limbah cair dari pabrik-pabrik yang merusak lingkungan perairan.

Direktur Eksekutif Ecoton Foundation Prigi Arisandi menegaskan, somasi terpaksa dilayangkan karena Pemkab Sidoarjo dianggap lalai dalam melakukan pengawasan terhadap sungai-sungai di wilayah Sidoarjo sehingga terjadi penimbunan sampah plastik.

“Selama 2 minggu, Ecoton dan para relawan menyusuri sungai di Kabupaten Sidoarjo. Fakta yang ditemukan lebih dari 1.000 pohon terlilit sampah plastik dan lebih dari 500 timbunan sampah yang tercatat sepanjang perjalanan,” ungkapnya, Jumat (30/07/2021).

Di sisi lain, Prigi menganggap bahwa Pemkab Sidoarjo lalai dalam menjalankan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga.

“Serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 81/2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Pasal 6 huruf (d) UU 18/2008 menyatakan tugas Pemerintah dan Pemerintahan Daerah untuk melaksanakan pengelolaan sampah dan memfasilitasi penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan sampah,” bebernya.

Prigi menyebutkan, dalam (Penanganan Sampah) Pasal 17 Ayat (4) PP 81/2012 menyatakan, Pemerintah Kabupaten/Kota menyediakan sarana pemilahan sampah skala kabupaten/kota. Tertulis juga dalam Pasal 18 Ayat (3) PP 81/2012 Pemerintah Kabupaten /Kota menyediakan TPS dan/atau TPS 3R pada wilayah permukiman.

“Berdasarkan pelanggaran kewajiban-kewajiban sebagaimana telah kami uraikan di atas, dengan ini kami meminta kepada Bupati Sidoarjo untuk meningkatkan layanan pengelolaan sampah di Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Tanggapan Kadis DLHK terhadap Penumpukan Sampah Plastik di Sidoarjo

Saat dihuhungi oleh Tugu Jatim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo Sigit Setyawan menegaskan, dia bukan “tidak menanggapi” lantaran cakupan sampah yang ditangani DLHK Kabupaten Sidoarjo mulai dari sampah domestik hingga B3.

“Saya tidak menanggapi karena yang ditangani DLHK mulai sampah domestik rumah tangga sampai sampah B3 yang dilakukan badan usaha,” terangnya.

Di sisi lain, Sigit juga menerangkan bahwa tanggung jawab soal pencemaran sampah di Kabupaten Sidoarjo tidak hanya tanggung jawabnya. Sigit mengatakan pihaknya butuh dukungan masyarakat, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat untuk menangani persoalan sampah.

“Penanganan sampah tidak hanya tanggung jawab (DLHK, red). Pemerintah perlu dukungan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah juga tidak hanya pemkab, tapi juga pemprov dan pemerintah pusat,” bebernya.

Saat ditanya Tugu Jatim soal koordinasi pengelolaan sampah antar internal Pemkab Sidoarjo, Sigit menjelaskan bahwa koordinasi itu berjalan baik dan ada sinergi.

“Koordinasi internal Pemkab Sidoarjo baik (terkait persoalan sampah di Kabupaten Sidoarjo, red). Sering sinergi melakukan penanganan bersama,” ujarnya pada Tugu Jatim melalui daring.

Sebagai informasi, beberapa minggu yang lalu, Pengacara Lingkungan Hukum sekaligus Koordinator Brigade Evakuasi Popok Azis SH yang merupakan alumnus Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya menemukan pula buangan limbah cair dari pabrik kertas daur ulang yang mengandung logam berat timbal (Pb) di Kali Porong.

  • Bagikan