• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Narapidana Lapas Kelas II B Tuban sedang mengambil telur ayam saat panen. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Narapidana Lapas Kelas II B Tuban sedang mengambil telur ayam saat panen. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Harga Telur Anjlok, Peternakan Ayam Milik Lapas Tuban Terancam Gulung Tikar

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Unik! Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kabupaten Tuban memiliki cara tersendiri untuk membekali warga binaannya yang hendak bebas dari hukuman. Mereka mengajak warga binaan membuka usaha ternak ayam petelur di lahan milik Perhutani, tepatnya di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Program asimilasi ini diikuti 11 warga binaan yang masa tahanannya kurang 3-6 bulan. Setelah diberi bekal teori cara beternak, mereka diterjunkan langsung mengurus sebuah peternakan ayam secara tradisional.

You might also like

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

17/06/2026 3:34 PM
Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

17/06/2026 7:00 AM

“Warga binaan yang dilibatkan khusus narapidana kasus pidana umum,” kata Kasi Binadik Lapas Kelas II B Tuban Pujiono, Kamis (14/10/2021).

Para narapidana tampak merawat ayam di kandang.(Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Para narapidana tampak merawat ayam di kandang.(Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Dia mengatakan, harapannya mereka mampu berwirausaha saat kembali ke masyarakat setelah diberi bekal sehingga tidak perlu berbuat kriminal lagi. Namun, dia melanjutkan, program asimilasi ini terancam gulung tikar karena harga telur anjlok, sementara harga pakan melambung tinggi.

Dalam sehari, sekitar 25 kilogram telur mampu dihasilkan. Namun, anjloknya harga telur ke angka Rp 15.500 per kilo, membuat peternakan ayam ini terancam gulung tikar.

“Hasil penjualan telur tak mampu menutupi biaya produksi yang terus meningkat. Seiring mahalnya harga pakan ternak,” terang pria asal Kabupaten Bojonegoro ini.

Untuk menyiasati agar tidak rugi, pengelola menurunkan kualitas pakan dengan mengganti jenis dan merek pakan. Meski mengurangi produktivitas telur, tapi cara ini terpaksa diterapkan agar tetap bisa bertahan.

“Ayam di kandang ini sebanyak 700 ekor dan menghasilkan 20 kilo telur per hari. Kami bisa menyiasati harga telur yang anjlok dengan mengganti pakannya,” tambahnya.

Dua tahun berjalan, peternakan ayam petelur warga binaan Lapas Tuban ini terus berkembang. Menurut dia, keuntungan usaha digunakan untuk pengembangan menambah indukan ayam.

Dia menerangkan, semula hanya ada 15 ekor ayam, kini bertambah menjadi 750 ekor. Tapi, sebanyak 50 ayam sudah diafkir. Namun beberapa bulan terakhir, peternakan hanya bertahan tanpa menghasilkan keuntungan.

Tags: Dampak harga telur anjlokHarga telur anjlokKabupaten TubanLapas Kelas II B Kabupaten TubanPeternakan ayamWarga binaanwirausaha
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

IKA PMII Kota Malang.

Jelang Muscab III, IKA PMII Kota Malang Rumuskan Arah Gerak Organisasi Kuatkan Fondasi

by Dwi Linda
16/06/2026 9:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang (IKA PMII Kota Malang) menggelar Kick Off Musyawarah Cabang (Muscab)...

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditangkap, Empat Orang Masih Dicari Sempat Kabur ke Kebun Warga

by Dwi Linda
16/06/2026 8:24 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal...

Next Post
Petugas saat mengevakuasi korban tewas di Singosari, Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Minim PJU, Biker asal Kota Batu Tewas usai Tubruk Tumpukan Material

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID