Hasil Survei Tunjukkan Masyarakat Nilai Positif Pemberitaan Covid-19 di Media - Tugujatim.id

Hasil Survei Tunjukkan Masyarakat Nilai Positif Pemberitaan Covid-19 di Media

  • Bagikan
Albertus Prestianta, Tim Riset dari Universitas Multimedia Nusantara saat webinar "Hasil Survei Persepsi Publik terhadap Pemberitaan Covid-19 di Media" yang digelar oleh Dewan Pers melalui Zoom Meeting, Jumat (30/07/2021). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Albertus Prestianta, Tim Riset dari Universitas Multimedia Nusantara saat webinar "Hasil Survei Persepsi Publik terhadap Pemberitaan Covid-19 di Media" yang digelar oleh Dewan Pers melalui Zoom Meeting, Jumat (30/07/2021). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemberitaan terkait Covid-19 di media-media mainstream nasional selama pandemi masih dinilai positif oleh masyarakat. Berdasar hasil survei yang dilakukan Dewan Pers, menyimpulkan bahwa masyarakat menilai media massa sudah memadai untuk dijadikan rujukan serta bisa membangun optimisme.

Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan tim riset Universitas Multimedia Nusantara, Albertus Prestianta dalam gelaran diskusi virtual bertajuk “Diskusi Hasil Survei Dewan Pers: Persepsi Publik Terhadap Pemberitaan Covid-19 di Media” yang digelar melalui Zoom Meeting, Jumat (30/7/2021) siang.

 Simpulan hasil survei "Persepsi Publik terhadap Pemberitaan Covid-19" dari Dewan Pers yang mengungkap beberapa simpulan bahwa pemberitaan terkait pandemi Covid-19 dan kebijakan masih dinilai positif oleh masyarakat. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Simpulan hasil survei “Persepsi Publik terhadap Pemberitaan Covid-19” dari Dewan Pers yang mengungkap beberapa simpulan bahwa pemberitaan terkait pandemi Covid-19 dan kebijakan masih dinilai positif oleh masyarakat. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Sebagai informasi dalam survei tersebut, Dewan Pers memakai 1.119 responden dan  dilakukan pada pengguna internet di Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Target responden laki-laki dan perempuan usia di atas 15 tahun.

Sedangkan untuk pengumpulan data dilakukan dengan online survey bekerja sama dengan JakPat Mobile Survey dengan teknik Non-Probability Sampling dan dijakankan pada 6-29 Mei 2021 lalu.

Lebih jauh, Albertus Prestianta  menegaskan di awal terkait ke mana pertama kali responden mencari informasi terkait Covid-19.

“Mayoritas responden kami melalui media sosial, tapi tidak saja melalui media sosial, televisi dan media online, merupakan tempat pertama kali untuk mencari informasi Covid-19,” terangnya, Jumat (30/07/2021).

Selain itu, Albertus juga menanyakan lebih lanjut, berapa lama mereka mengakses berita soal Covid-19. Rata-rata mayoritas masyarakat kurang dari satu jam, adapun antara 1-2 jam. Untuk jumlah artikel ada 1-2 artikel kebanyakan yang dibaca soal Covid-19.

“Saat kami tanya, media apa yang mereka akses dari Kompas, Detik, ada juga Facebook, Kompas [dot] com, Tribun, dan lain-lain,” bebernya.

  • Bagikan