PASURUAN, Tugujatim.id – Lima kota ini memiliki jumlah penduduk paling sedikit di Jatim. Nah, Jawa Timur sendiri merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang termasuk padat penduduknya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menempati urutan keenam provinsi terpadat se-Indonesia. Berdasarkan sensus penduduk di semester pertama hingga Juni 2023, jumlah total penduduk Jawa Timur mencapai 41.416.407 orang.
Meski termasuk padat penduduknya, namun sejumlah kota ternyata masih cukup “sepi” untuk ditinggali di Jawa Timur. Kota-kota yang punya penduduk paling sedikit di Jawa Timur ini rata-rata bukan termasuk sebagai kota besar.
Namun, kota-kota ini tetap nyaman untuk ditinggali. Beberapa kota masih berada tidak jauh dari dua kota besar, seperti Malang dan Surabaya.
Banyak di antaranya merupakan wilayah yang menjadi jalur perlintasan akses jalur antar kota besar hingga antar provinsi. Bahkan, ada pula kota yang sedikit penduduknya namun terkenal akan destinasi wisatanya.
Berdasarkan data BPS Jawa Timur dari sensus penduduk semester pertama pada Juni 2023, berikut 5 kota penduduk paling sedikit di Jawa Timur.
1. Kota Mojokerto
Kota Mojokerto menjadi kota pertama yang memiliki penduduk paling sedikit di Jatim. Kota Mojokerto memiliki luas wilayah sekitar 16,47 km2.
Dari hasil sensus BPS Jatim tahun ini, Kota Mojokerto memiliki jumlah total penduduk sejumlah 135.414 orang. Di mana 68.298 berjenis kelamin perempuan dan 67.125 berjenis kelamin laki-laki.
BPS Jawa Timur juga memproyeksikan bahwa pada 2025, jumlah penduduk di Kota Mojokerto diperkirakan bertambah hingga 138.610 orang. Rinciannya, jumlah penduduk perempuan diperkirakan mencapai 69.970 orang dan penduduk laki-laki 68.640 orang.
2. Kota Blitar
Kota Blitar menjadi kota kedua yang memiliki penduduk paling sedikit di Jatim. Kota Blitar memiliki luas wilayah sekitar 32,58 km2.
Dari hasil sensus BPS Jatim tahun ini, Kota Blitar memiliki jumlah total penduduk sejumlah 153.541 orang. Di mana 77.182 berjenis kelamin perempuan dan 76.359 berjenis kelamin laki-laki.
BPS Jawa Timur juga memproyeksikan bahwa pada 2025, jumlah penduduk di Kota Blitar diperkirakan bertambah hingga 156.330 orang. Rinciannya, jumlah penduduk perempuan diperkirakan mencapai 78.830 orang dan penduduk laki-laki 77.500 orang.
3. Kota Madiun
Kota Madiun menjadi kota ketiga yang memiliki penduduk paling sedikit di Jatim. Kota Madiun memiliki luas wilayah sekitar 33,73 km2.
Dari hasil sensus BPS Jatim tahun ini, Kota Madiun memiliki jumlah total penduduk sejumlah 201.460 orang.
Dimana 103.000 berjenis kelamin perempuan, dan 98.460 berjenis kelamin laki-laki.
BPS Jawa Timur juga memproyeksikan bahwa di tahun 2025, jumlah penduduk di Kota Madiun diperkirakan bertambah hingga 203.550 orang
Dengan rincian jumlah penduduk perempuan diperkirakan mencapai 103.910 orang dan penduduk laki-laki 99.640 orang.
4. Kota Pasuruan
Kota Pasuruan menjadi kota keempat yang memiliki penduduk tersepi di Jawa Timur. Kota Pasuruan memiliki luas wilayah sekitar 38,99 km2.
Dari hasil sensus BPS Jatim tahun ini, Kota Pasuruan memiliki jumlah total penduduk sejumlah 213.450 orang. Di mana 106.741 berjenis kelamin perempuan dan 106.709 berjenis kelamin laki-laki.
BPS Jawa Timur juga memproyeksikan bahwa pada 2025, jumlah penduduk di Kota Pasuruan diperkirakan bertambah hingga 222.330 orang. Rinciannya, jumlah penduduk perempuan diperkirakan mencapai 111.140 orang dan penduduk laki-laki 111.190 orang.
5. Kota Batu
Kota Batu menjadi kota kelima yang memiliki penduduk sedikit di Jawa Timur. Kota Batu memiliki luas wilayah sekitar 194,2 km2.
Dari hasil sensus BPS Jatim tahun ini, Kota Batu memiliki jumlah total penduduk sejumlah 218.802 orang.
Dimana 108.644 berjenis kelamin perempuan dan 110.138 berjenis kelamin laki-laki.
BPS Jawa Timur juga memproyeksikan bahwa pada 2025, jumlah penduduk di Kota Batu diperkirakan bertambah hingga 225.120 orang. Rinciannya, jumlah penduduk perempuan diperkirakan mencapai 111.890 orang dan penduduk laki-laki 113.230 orang.
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








