• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tradisi Lebaran Ketupat. (Foto: Wikipedia/Tugu Jatim)

Ilustrasi rayakan Lebaran Ketupat. (Foto: Wikipedia)

Keutamaan Rayakan Tradisi Lebaran Ketupat usai Idul Fitri 2022

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Tradisi Lebaran Ketupat memang sudah dilakukan turun temurun bagi sebagian besar masyarakat muslim di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Tradisi ini dilakukan setelah tujuh hari Idul Fitri atau tepatnya pada 8 Syawal.

Sejarah tradisi Lebaran Ketupat kali pertama diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga. Untuk diketahui, Sunan Kalijaga adalah salah satu dari sembilan wali atau wali sanga yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Saat itu Sunan Kalijaga memperkenalkan dua istilah bakda kepada masyarakat Jawa. Yaitu, Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Lebaran dimulai dari prosesi pelaksanaan salat Id satu Syawal hingga tradisi saling kunjungi dan memaafkan sesama muslim. Sementara Bakda Kupat dirayakan seminggu sesudah Lebaran.

Perayaan tradisi Lebaran Ketupat ini dilambangkan sebagai simbol kebersamaan. Sebab, masyarakat akan memasak ketupat dan mengantarkannya kepada sanak kerabat yang juga sebagai simbol kasih sayang.

Tradisi yang juga biasa disebut dengan Syawalan ini diselenggarakan pada hari kedelapan bulan Syawal setelah menyelesaikan puasa Syawal selama 6 hari. Hal ini berdasarkan sunah Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan umat Islam untuk berpuasa sunah 6 hari di bulan Syawal yang dimulai pada hari kedua setelah Lebaran. Sebab, pada hari pertama atau tanggal 1 Syawal umat Islam diharamkan untuk berpuasa.

Puasa Syawal tersebut kemudian akan berakhir pada 7 Syawal sehingga Lebaran Ketupat ini akan dilaksanakan pada tanggal 8 sebagai perayaan selesainya puasa 6 hari di bulan Syawal tersebut.

Puasa 6 hari di bulan Syawal ini merupakan ibadah sunah yang sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW karena keutamaannya yang sangat besar.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

قال صلى اللَّهُ عليه وسلم من صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا من شَوَّالٍ كان كَصِيَامِ الدَّهْرِ رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya: “Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan, lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti dia berpuasa selama satu tahun.” (HR. Muslim)

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Filosofi Lebaran KetupatFilosofi Lebaran Ketupat di IndonesiaKeutamaan lebaran ketupatLebaran 2022Lebaran KetupatTradisi lebaran ketupat
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Maestro kaligrafi Indonesia. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Kisah Maestro Kaligrafi Indonesia asal Bangil Pasuruan, Pernah Bertemu Presiden Bill Clinton hingga Tulis Kiswah Kakbah di Makkah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID