• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Perajin logam kuningan.

Hasil produksi logam kuningan milik Multazam, perajin di Mojokerto. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Kisah Sukses Multazam, Perajin Logam Kuningan asal Mojokerto yang Produknya Tembus Amerika

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kabupaten Mojokerto tidak hanya dikenal sebagai daerah yang banyak ditempati pabrik-pabrik besar. Industri level rumahan pun banyak dijumpai di Bumi Majapahit. Seperti industri yang dijalani perajin logam kuningan yang berada di Bejijong, Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Salah satu pemilik usaha kerajinan logam kuningan di Bejijong, Multazam menerangkan, memang di sini sering dikenal sebagai sentra produksi logam kuningan. Pria beristri warga Bejijong ini mengatakan dirinya menggeluti dunia sebagai perajin logam kuningan ini sejak 2005 silam atau selama 18 tahunan.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM
Perajin logam kuningan di Mojokerto.
Perajin sedang melakukan proses produksi logam kuningan di Mojokerto. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

“Sejak tahun itu (2005), kami mulai start produksi. Kalau awalnya kami sejak 2002 lalu. Tahun 2002 itu sebatas kami jualan biasa, tapi kulakan dari orang lain,” terang Multazam, Rabu (22/11/2023).

Untuk menghasilkan kerajinan dari logam kuningan dikenal dua metode. Yaitu berupa cor basah dan cor kering.

“Namun kami fokusnya cor kering. Jadi, bikin cetakan dulu, lalu tinggal dituang logam kuningan yang sudah cair, kemudian tinggal ditunggu logamnya dingin,” imbuh Multazam.

Proses pembuatan kerajinan logam kuningan diawali dengan pembuatan cetakan dari bahan lilin. Untuk lilin yang dipakai cetakan ini sama dengan yang digunakan pada kerajinan kain batik pada umumnya. Selanjutnya cetakan tersebut dibungkus tanah liat, baru kemudian dibakar.

Multazam perajin logam kuningan.
Deretan karya logam kuningan milik Multazam yang dikirim hingga luar negeri. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

“Pembakaran cetakan memperhatikan seberapa banyak kuantitas yang dipesan. Sementara pengeringan cetakan tergantung cuaca,” ujar Multazam.

Misalnya Multazam mendapat pesanan pengecoran sekitar 1 kuintal. Maka estimasi pembakaran cetakan dimulai sejak pukul 07.00-16.00.

“Sekitar 8 jam pembakaran cetakan saja,” imbuhnya.

Setelah cetakan selesai, proses selanjutnya adalah logam kuningan yang telah dicairkan dituangkan dalam cetakan. Proses ini memakan waktu hingga satu malam.

“Setelah itu baru proses bongkar. Biasanya besoknya baru dipecah atau dibongkar,” ujar Multazam.

Multazam perajin logam kuningan di Mojokerto.
Proses pengerjaan logam kuningan milik Multazam. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Saat masuk tahap finishing, hasil kerajinan logam kuningan yang dikeluarkan dari cetakan lantas dihaluskan dengan gerinda. Setelah dibersihkan dengan gerinda, proses selanjutnya adalah tahap pewarnaan.

“Pewarnaan ini tergantung pesanan. Seperti yang Anda lihat tadi ada warna hijau, kalau seringnya warna gold yang dipesan dari Bali,” urai Multazam.

Saat disinggung tentang jangkauan konsumen, Multazam mengaku banyak bekerja sama dengan jaringan bisnis di Bali. Jaringan ini yang membantu memasarkan produk-produk milik Multazam hingga ke luar negeri.

“Pasar kami memang banyak di luar negeri. Jadi meski kami kirim ke Bali misalnya, tetap saja nanti peminatnya dari luar negeri, sampai Amerika juga,” ujar perajin logam kuningan ini.

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniKerajinan logam kuninganLogam kuningan di MojokertoMultazam di MojokertoPerajin logam kuningan MultazamProduk logam kuninganProduk logam kuningan di Mojokerto
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Alun-Alun Kota Kediri.

Polemik Alun-Alun Kota Kediri Memanas, Kontraktor Tunjuk Dua Kuasa Hukum Tagih Kewajiban Dinas PUPR

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID