BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebanyak 94 warga di Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro diduga keracunan makanan usai menghadiri hajatan di desa setempat. Namun keseluruhan warga tersebut saat ini dinyatakan sudah sembuh.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/5/2022) lalu. Sebelumnya, 94 warga yang keracunan, 5 di antaranya harus dilarikan ke Puskesmas Kasiman dan 89 orang lainnya dilakukan rawat jalan di Puskesmas Pembantu Sekaran.
Korban merasakan gejala mual, pusing, muntah, dan diare usai menyantap nasi di acara hajatan itu.
“Alhamdulillah saat ini sudah 100 persen sembuh. Yang dirawat di puskesmas hanya menginap satu malam,” ujar Kepala Desa Sekaran, Sunarso kepada Tugu Jatim, Kamis (02/06/2022).
Menanggapi hal ini, Sunarso mengatakan, sampel makanan telah dilakukan penyelidikan oleh Polres Bojonegoro untuk mencari tahu penyebab puluhan warga mengalami keracunan.
“Di situ (di dalam satu bungkus nasi hajatan) ada nasi, peyek, mie, kue basah, roti, dan telur rebus,” sambungnya.
Sementara saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Girindra Wardhana Akbar Ramdhani menyebut, saat ini barang bukti makanan sedang diajukan ke labolatorium forensik (Labfor) Polda Jatim, untuk mengetahui penyebab pastinya. Namun hasilnya masih belum bisa diketahui.
“Belum keluar hasilnya,” katanya melalui pesan singkat.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim







