TUBAN, Tugujatim.id – Bagi Anda warga Tuban yang rumahnya lumayan jauh dengan wilayah kota, kini tak perlu khawatir dengan pelayanan pembuatan dokumen kependudukan. Lantaran kini di pemerintahan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky-Riyadi mempermudah dalam layanan kepengurusan dokumen.
Jadi, Anda tak perlu capek-capek dan berangkat jauh ke kota. Hanya dengan mendatangi kantor kecamatan setempat dan membawa administrasi lengkap, Anda bisa mendapatkan pelayanan terbaik. Sebab, cetak dokumen adminduk, kini dapat dilakukan di unit layanan dinas dukcapil di semua kantor kecamatan.
“Hal ini demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat tanpa harus ke kota dulu,” tutur Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky saat me-launching dua program yang yang menjadi andalan dalam masa pemerintahannya selama satu periode ini, yakni program layanan dekat masyarakat dan desa digital.
Also Read
Launching program itu pun dilakukan di Desa Sugihan, Kecamatan Jatirogo, (Rabu (22/12/2021). Di lain tempat, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tuban Rohman Ubaid mengatakan, pihaknya optimis program ini bisa efektif beroperasi di semua kecamatan pada awal Januari 2022.
“Tentunya program ini merupakan implementasi dari misi dan program Mas Bupati Tuban untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat serta mempercepat proses layanan,” papar Ubaid.

Ubaid menambahkan, pengadaan sarana layanan adminduk di 19 kecamatan sudah dilakukan. Mulai alat perekaman biometrik, CPU, alat cetak KTP yang telah dilengkapi dengan kartu Samcard dari Direktorat Dukcapil, dan alat cetak KIA.
“Artinya, masyarakat tidak perlu lama menunggu dokumen jadi. Karena sudah dapat dicetak di kecamatan,” beber mantan Kabag Humas Pemkab Tuban itu.
Sebelumnya, sebenarnya layanan online sudah berjalan dengan cukup baik. Namun, masyarakat agak lama menunggu dokumen jadi. Sebab, proses cetak dilakukan di Kantor Dinas Dukcapil Tuban yang selanjutnya didistribusikan seminggu sekali di 20 kecamatan. Untuk diteruskan ke desa dan diserahkan kepada pemohon.
“Khusus di kecamatan kota tidak dibuka unit pelayanan adminduk, Karena sudah ada MPP (Mall Pelayanan Publik, red) yang dapat diakses oleh masyarakat kota dan sekitarnya secara tatap muka. Dan yang jelas layanan adminduk tidak dipungut biaya alias gratis,” ujarnya.