• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Surat Kekancingan penciptaan lagu Mars Permadani Tuban "Mars Permadani Krido Matoyo". Foto: Rochim/Tugu Jatim

Surat Kekancingan penciptaan lagu Mars Permadani Tuban "Mars Permadani Krido Matoyo". Foto: Rochim/Tugu Jatim

Lestarikan Budaya Jawa, Permadani Tuban Gelar Pawiyatan Panatacara Tuwin Pamedhar Sabda

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
2 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Tuban menggelar purwawiyata pawiyatan atau kursus Panatacara Tuwin Pamedhar Sabda Bregada XIII, di Gedung Aula SDN Kebonsari II, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Minggu (31/12/2023).

Mereka yang mengikuti kegiatan selama tujuh bulan itu datang dari berbagai latar belakang dan profesi. Seperti salah satunya Nilna Alfianun Nafiah (20), asal Desa Jenggola, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban

You might also like

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM
Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

11/04/2026 3:25 AM

Mahasiswi Unirow semester tiga jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia itu tertarik dengan pelatihan pendidikan ini, karena terpacu oleh keingiannya mengetahui budaya Jawa lebih dalam. Selain untuk bekalnya dalam menunjang pengetahuan untun perkuliahan, ia ingin melestarikan budaya yang mungkin saat ini tidak banyak yang tahu.

“Pastinya ingin tahun kebudayaan Jawa itu gimana. Yang kedua juga dorongan dari orang tua, terutama ibu yang memang sebelumnya seniman Jawa, terkhusus sinden,” ucap wanita yang murah senyum itu.

Sementara itu, Pangarso DPD Permadani Tuban, Indah Sri Hari Peni menyampaikan, hari ini merupakan pertemuan pertama para siswa angkatan ke-13. “Jika ditotal dari angkatan pertama sampai 13 ini ada sekitar 400-500-an (siswa),” katanya.

Tak tanggung-tanggung, dalam bregada atau angkatan ke-13 ini, tercatat ada 65 siswa yang bakalan digembleng selama tujuh bulan dengan menerima 10 materi. Seperti materi panatacara, di mana mereka akan diberikan pemahaman bagaimana menjadi MC atau pembawa acara yang baik dan benar. Kemudian, berbusana yang benar, dalam hal ini kiblatnya Kraton Surakarta dan Ngayojokarto.

Selanjutnya, padhuwungan atau berbicara terkait serba-serbi keris. Lalu sastra atau berbahasa yang baik dan benar. Berikut budi pekerti dan tata krama, adat tata cara Jawa. Adat ini dikupas tuntas, sejak mulai dalam kandungan, lahir, dewasa, hingga meninggal, itu diajarkan adatnya.

“Produk utama Permadani Tuban ya ini, pawiyatan atau kursus Panatacara Tuwin Pamedhar Sabda,” jelasnya.

Selain itu, siswa Permadani Tuban dididik untuk menjadi sosok-sosok yang membentengi, menjaga, dan melestarikan budaya tradisional di tengah gempuran globalisasi.

Permadani sendiri merupakan organisasi pecinta budaya yang non-parpol dan non-provita. Tujuan dari organisasi ini untuk nguri-nguri atau melestarikan budaya.

Indah juga menyampaikan, terbentuknya persaudara pegiat budaya ini, karena menyadari budaya merupakan bagian terpenting dalam pembentukan jati diri dan kepribadian bangsa Indonesia.

WhatsApp Image 2023 12 31 at 13.51.02
Tanda kursus atau Pawiyatan Panatacara Tuwin Pamedhar Sabda Bregada XIII oleh Permadani Tuban dimulai. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Reporter: Rochim
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Tubanberita Tuban hari iniBudaya Jawapermadani tubanTuban
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Perjalanan Menuju Pertaubatan

Perjalanan Menuju Pertaubatan

by Dwi Linda
22/02/2026 11:43 AM
0

Oleh: Muhammad Mufid, Cerpenis Difabel di Malang Tugujatim.id - Malam sudah larut dan jalanan Kota Jakarta tampak lengang. Lampu-lampu jalan...

Next Post
Kronologi Wanita di Malang Tewas Termutilasi Jadi 10 Bagian

Kronologi Wanita di Malang Tewas Termutilasi Jadi 10 Bagian

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID