• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warga Desa Gosari, Gresik, Jawa Timur, melaksanakan ruat Rojokoyo. (Foto: Arfan Eka/Tugu Jatim)

Warga Desa Gosari, Gresik, Jawa Timur, melaksanakan ruat Rojokoyo. (Foto: Arfan Eka/Tugu Jatim)

Lestarikan Budaya Lokal, Warga Gresik Gelar “Culture Fest” ala Wagos

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

GRESIK, Tugujatim.id – Di tengah pandemi Covid-19, warga Desa Gosari, Gresik, Jawa Timur, menggelar Culture Fest di Wisata Alam Gosari (Wagos), Minggu pagi (04/03/2021). Culture fest atau festival budaya ini menampilkan budaya-budaya lokal khas Desa Gosari. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan dan melestarikan kebudayaan kepada masyarakat. Di antaranya, ruat Tirto, ruat Rojokoyo, tari gerabah, pencak silat, hingga menjual jajanan tradisional.

Perwakilan panitia Culture Fest Wahyu mengatakan, budaya ruat Tirto ini seperti menguras air di kolam menggunakan daun kelor. Makna dari budaya lokal itu sebagai ucapan rasa terima kasih atas tercukupinya air sebagai sumber kehidupan masyarakat desa.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM
Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM

“Tirto itu artinya kolam untuk mandi,” ujar Wahyu.

Kepala Desa (Kades) Desa Gosari, Fatkul Ulum ikut dalam Culture Fest. (Foto: Arfan Eka/Tugu Jatim)
Kepala Desa (Kades) Desa Gosari, Fatkul Ulum ikut dalam Culture Fest. (Foto: Arfan Eka/Tugu Jatim)

Selain ruat Tirto, ruat Rojokoyo juga termasuk budaya lokal sejak zaman dulu di Desa Gosari. Budaya yang satu ini dilakukan dengan menjalankan ritual pemandian sapi. Di mana kata “ruat” bermakna rasa terima kasih dan “Rojokoyo” memiliki arti simbol kekayaan berupa sapi.

Sementara tari gerabah terbilang baru. Sebab, baru ada satu atau dua tahun belakangan. Tari tersebut dibentuk sebagai cerminan dari situs gerabah yang ada di Desa Gosari. Selain menyajikan ruat dan tarian, juga menjual beragam jajanan tradisional oleh pengelola Wagos. Di antaranya, gethuk, serabi, legen, dawet, dan lain-lainnya.

Budaya ruat Tirto ini seperti menguras air di kolam menggunakan daun kelor. (Foto: Arfan Eka/Tugu Jatim)
Budaya ruat Tirto ini seperti menguras air di kolam menggunakan daun kelor. (Foto: Arfan Eka/Tugu Jatim)

Wahyu juga mengatakan, acara ini diadakan atas dasar pengenalan budaya lokal kepada warga luar desa yang terletak di Desa Gosari.

“Tentu ini sebagai pengenalan situs sejarah era Majapahit yang ada di Desa Gosari. Seperti pabrik tembikar dan prasasti yang tertulis di bukit kapur,” ujarnya.

Dia menambahkan, agenda ini diadakan setiap tahun. Atas dasar itu, diharapkan mampu menggerakkan sektor perekonomian masyarakat desa dan wisata.

“Masyarakat pasti akan tergerak dengan adanya acara seperti ini karena baru 2021 festival budaya ini diadakan secara integrasi dengan wisata,” tambahnya.

Warga tetap memakai prokes saat Culture Fest. (Foto: Arfan Eka/Tugu Jatim)
Warga tetap memakai prokes saat Culture Fest. (Foto: Arfan Eka/Tugu Jatim)

Menariknya, tidak hanya pengelola wisata ataupun warga Desa Gosari saja yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Tapi, wisatawan juga diperbolehkan untuk ikut serta memeriahkan.

“Mau tidak mau warga luar desa yang berkunjung ikut menyaksikan agenda satu tahun sekali ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, meski acara ini digelar di tengah pandemi Covid-19, mereka tetap memakai protokol kesehatan (prokes). Selain melestarikan budaya, juga menjaga warga agar tetap sehat. (Arfan Eka/ln)

 

Tags: GresikJawa TimurLestarikan budaya lokalRuat RojokoyoRuat Tirto
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Next Post
Situasi pasca banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lembata pada Minggu (04/04/2021), pukul 19.00 waktu setempat, mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. (Foto: BNPB/Tugu Jatim)

Cuaca Ekstrem karena Siklon Tropis Picu Bencana di Nusa Tenggara Timur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID