• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mahasiswa PGSD Unikama.

Siswa-siswi SDN 1 Pule, Kabupaten Trenggalek, tengah belajar di luar kelas didampingi mahasiswa Unikama.(Foto: dok Humas Unikama)

Belajar sambil Bermain, Mahasiswa PGSD Unikama Sukses Tingkatkan Kompetensi Siswa SDN 1 Pule Trenggalek

Dwi Linda by Dwi Linda
3 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) membuat inovasi untuk meningkatkan kompetensi siswa SDN 1 Pule, Kabupaten Trenggalek. Mahasiswa PGSD Unikama ini mengambil tema “Belajar sambil Bermain”.

Di era gempuran inovasi-inovasi metode pembelajaran saat ini, masih ada sekolah yang hanya menggunakan metode pembelajaran di dalam kelas. Padahal, metode tersebut cukup berdampak pada penurunan kompetensi yang dimiliki siswa. Alasannya, guru tidak memiliki cukup waktu untuk merancang kegiatan belajar mengajar di luar ruangan.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM

Beberapa guru juga masih merasa khawatir tujuan pembelajaran tidak terlaksana karena siswa lebih banyak bermain saat berada di luar ruangan. Karena itu, mahasiswa PGSD Unikama memberikan solusi yang efektif untuk meningkatkan kompetensi siswa.

Mahasiswa Unikama di SDN 1 Pule.
Para siswa SDN 1 Pule, Kabupaten Trenggalek, diajak belajar dengan bermain oleh mahasiswa Unikama.(Foto: dok Humas Unikama)

Mereka ingin para siswa lebih banyak mengeksplorasi diri di luar maupun di dalam ruangan sehingga suasana belajar yang lebih menyenangkan.

Mahasiswa Unikama bernama Senkly Bina Syakhira pun melakukan berbagai upaya untuk mengatasi hal tersebut.

“Kegiatan belajar mengajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tapi juga dapat dilakukan di luar kelas,” katanya.

Dia mengatakan, para guru kini semakin dituntut untuk bisa memberikan beragam metode pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna bagi peserta didik. Tujuannya agar semangat belajar siswa makin tinggi.

Menurut dia, ada beberapa kegiatan belajar sambil bermain yang diterapkan, yaitu bermain kereta informasi, tebak benda, dan berpaga (bercerita sambil memperagakan). Namun dalam menerapkan program tersebut perlu adanya uji coba dan pengenalan kepada siswa untuk menghindari kegagalan dalam penerapan metode pembelajaran.

“Sebaiknya setelah tujuan pembelajaran disampaikan, para guru beri arahan positif untuk mengoordinasi siswa sesuai dengan apa yang diharapkan. Perlu adanya rancangan yang matang jika dilakukan di luar rungan,” ujar Senkly.

Mahasiswa Unikama di SDN 1 Pule Trenggalek.
Mahasiswa Unikama foto bersama para siswa SDN 1 Pule, Kabupaten Trenggalek.(Foto: dok Humas Unikama)

Sementara itu, guru pamong SDN 5 Pule Desi Rohmawati SPd menjelaskan belajar sambil bermain ini tidak hanya meningkatkan kompetensi intelektual siswa. Tapi, dia melajutkan, juga kemampuan menelaah suatu peristiwa dengan mengeksplor lingkungan sekitar.

“Ini untuk mengeksplor lingkungan sekitar dan intelektual siswa,” katanya.

Kepala SDN 5 Pule Gupuh Suryanto SPd menambahkan, dia berharap para guru bisa memulai mengadopsi kegiatan belajar sambil bermain.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan KKN tahun 2023 sekaligus kesempatan berharga kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan materi yang telah diajarkan,” ungkapnya.

Adapun pelaksanaan program kerja yang mencakup peningkatan literasi dan numerasi siswa serta adaptasi dan inovasi kegiatan pembelajaran yang lebih menarik sehingga dapat meningkatkan kompetensi siswa yang terdampak 3T (tertinggal, terluar, terdepan). (adv)

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

 

Tags: Berita Kabupaten Trenggalek hari iniBerita Kota Malang hari iniKabupaten Trenggalek hari iniKota Malang hari inimahasiswa UnikamaSDN 1 PuleSDN 1 Pule TrenggalekSiswa SDN 1 Pule
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

Next Post
Ramadhan Nur Khrisna.

Bocah SD asal Turen Malang, Ramadhan Nur Khrisna Sukses Raih 2 Perunggu di Porprov VIII Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID