• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Masjid Mumbul.

Padepokan Mayangkoro di Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, tampak depan kental dengan nuansa warna putih, hijau, dan emas. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Uniknya Masjid Mumbul di Padepokan Mayangkoro Mojokerto, Jadi Tempat Pengingat Kematian 

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sebuah bangunan bernuansa Arab dan Jawa nampak kurang terawat dalam waktu lama. Namanya Masjid Mumbul! Ada perpaduan warna putih, hijau, dan sentuhan emas mendominasi bangunan dengan banyak tulisan huruf Latin dan aksara Jawa itu. Usut punya usut, dulunya bangunan tersebut adalah Pondok Pesantren (Ponpes) Sambung Sari Noto Projo. Ponpes tersebut didirikan alm. Kiai Imam Malik. Ponpes yang disebut juga Padepokan Mayangkoro tersebut berada di Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Halimatus Sa’diyah, istri dari alm. Kiai Imam Malik atau akrab disapa Gus Malik itu, mengatakan, awalnya ponpes tersebut didirikan sekitar 1992 atau 31 tahun silam. Ketika mendirikan ponpes, Gus Malik terlebih dahulu membangun tempat riyadhoh yang berada di sebelah selatan masjid ponpes. Maksudnya, tempat tersebut digunakan untuk berzikir atau mengingat Tuhan dengan sungguh-sungguh.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM

“Awalnya kiai mendirikan ponpes ini untuk tempat riyadhoh. Tambah lama tambah banyak yang ke sini. Tamu-tamu dari tempat lain juga ikut untuk riyadhoh di sini,” kata Halimah pada Sabtu (25/03/2023).

Masjid Mumbul di Mojokerto.
Kondisi bangunan Masjid Mumbul di Padepokan Mayangkoro di Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, yang hanya disangga dengan bambu. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Tempat yang dimaksud Halimah tersebut tampak dari depan ada gerbang yang mengharuskan pengunjung menundukkan kepala ketika masuk. Di atasnya tertulis lafal hadzaa baabus salaam, lalu pada bagian kiri dan kanan ada lafal Allah dan Muhammad serta aksara Jawa pada kedua bagian di bawahnya.

Setelah melewati gerbang tersebut, ada anak tangga kecil untuk naik lalu turun menuju tempat riyadhoh itu. Di dalamnya begitu gelap karena berupa lorong tanpa penerangan sama sekali. Dulunya tempat riyadhoh itu tidak hanya dipakai para santri, tapi juga para tamu yang berkunjung menyempatkan diri untuk memanjatkan doa-doa serta ritus ibadah lainnya dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah.

“Tempat riyadhoh itu biasa dipakai para santri dulu. Juga sama tamu-tamu dari tempat lain biasa dipakai berdoa,” sambung Halimah.

Baca Juga:

4 Burung Merak Senilai Rp80 Juta di Wisata Kaliandra Pasuruan Dicuri

Sayangnya pasca meninggalnya Gus Malik pada 2009 lalu, perlahan banyak santri mulai pulang ke rumahnya masing-masing. Saat ini hanya tampak satu orang yang bermukim di ponpes tersebut. Sehari-hari nampak warga sekitar mengaji di masjid utama yang berada sebelah utara dari tempat riyadhoh.

“Kalau sekarang hanya warga sekitar saja yang mengaji di masjid situ (utara tempat riyadhoh). Sudah ndak ada yang mukim di sini sejak Gus Malik wafat. Cuma tinggal satu orang saja seingat saya,” ujar Halimah.

Bangunan Masjid Mumbul Mojokerto.
Masjid Mumbul yang unik di Padepokan Mayangkoro di Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, itu kini sepi santri yang tinggal. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Menariknya, Masjid Mumbul yang digunakan warga mengaji itu tampak tidak memakai beton. Hanya ada bambu sebagai penyangga bangunan di atasnya. Meski demikian, masjid itu masih tampak kokoh.

Warga sekitar menyebut masjid itu dengan sebutan Masjid Mumbul. Kalau mumbul dalam bahasa Jawa dapat diartikan melambung atau membumbung. Kata tersebut menggambarkan lantai kedua masjid yang bisa dibilang mumbul karena hanya ditopang bambu sebagai penyangganya.

“Itu biasa kami sebut masjid mumbul karena nggak pakai beton. Pakai bambu saja ternyata kuat sampai sekarang,” kata Muhammad Arif, salah satu warga sekitar.

Baca Juga:

4 Anakan Merak di Wisata Kaliandra Pasuruan Dijual Murah Rp1,5 Juta Per Ekor

Menurut Halimah, Gus Malik membuat masjid yang jauh dari keramaian dan minim penerangan sebagai pengingat manusia tentang kematian. Dengan memasuki tempat ini, diharapkan pengunjung yang datang bisa khusyuk beribadah sembari mengingat bagaimana dirinya saat berada di alam lain nanti.

“Memang minim lampu (penerangan). Maksudnya tamu biar khusyuk, ingat nanti pas ada di alam lain itu seperti apa,” ujar Halimah.

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniMasjid di Padepokan Mayangkoro MojokertoMasjid MojokertoMasjid mumbul adalahMasjid Mumbul MojokertoMasjid unik di MojokertoMengenal masjid unik MojokertoPadepokan MayangkoroSantri Padepokan Mayangkoro
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Next Post
Produsen kue kering.

Awal Ramadhan 2023, Produsen Kue Kering Rumahan hingga Hampers Lebaran di Sidoarjo Banjir Orderan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID