Melepas Telaga Cintaku

Melepas Telaga Cintaku

  • Bagikan
Ilustrasi puisi Melepas Telaga Cintaku
Ilustrasi puisi Melepas Telaga Cintaku. (Foto: Unplash)

Oleh: Dimas Saputra, Mahasiswa STEI SEBI

Tugujatim.id – Di suatu liputan masa

Aku datang berlumur jelaga

Membawa jiwa gersang penuh dahaga

Pada hampar tamanmu yang terbuka

Lalu, air telagamu,

Perlahan membasuh lukaku

Hingga luruh noda karat yang lalu

Hingga runtuh dinding-dinding jahilku

Air telaga cinta

Menghapus semu, menghapus duka

Bergulir-gulir di lintang hidupku yang fana

Mengairi ruhku yang telah lama buta

Hingga,

Satu demi satu gugur daun kuning

Pena-Nya terhenti dan takdir bergeming

Sementara, aku termanggu,

Menyadari dekat sudah penghujung lagu

Sambil tertatih aku mengadu

”Pergilah” katamu

”Tidak mau, berikanku tambahan waktu” bantahku

”Tidak, pergilah! Panji Allah butuh genggamanmu.”

Maka,

Di suatu lipatan waktu

Aku pergi memanggul pedihnya waktu

Pada taman surga dan telaga cintaku

  • Bagikan