Mengenal Istilah Pomodoro, Teknik Manajemen Waktu Kerja yang Efektif tapi Santai

Istilah Pomodoro. (Foto: Freepik/Tugu Jatim)
Ilustrasi waktu. (Foto: Freepik)

Tugujatim.id – Pernahkah Anda mendengar istilah Pomodoro technique? Teknik pengaturan waktu ini dipercaya dapat membantu meningkatkan produktivitas serta cocok untuk Anda yang ingin bekerja dengan fokus tapi tidak mau terlalu capek, lho. Yuk, pahami lebih dalam tentang teknik Pomodoro!

Apa sih Istilah Pomodoro Itu?

Dikembangkan oleh Francesco Cirillo pada akhir 1980-an saat dia sedang kuliah, teknik Pomodoro adalah metode manajemen waktu yang dilakukan dengan memecah pekerjaan menjadi beberapa interval. Biasanya 25 menit untuk bekerja, lalu diselingi oleh istirahat singkat, kemudian lanjut ke 25 menit berikutnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga fisik dan psikis agar tetap segar dan tidak bekerja terlalu keras.

Bagaimana Cara Penerapannya?

Dikutip dari todoist.com, Cirillo menulis buku setebal 130 halaman tentang metode tersebut. Sederhananya, bagian inti dari metode manajemen waktu tersebut ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan.

Pertama adalah menulis daftar tugas dan mengatur timer. Aturlah timer selama 25 menit, dan fokus pada satu tugas hingga timer berdering. Saat sesi berakhir, tandai satu Pomodoro (sesi kerja) dan catat apa yang telah diselesaikan.

Kemudian nikmati istirahat singkat selama lima menit. Setelah empat Pomodoro, istirahatlah 15-30 menit lebih lama. Ini dilakukan supaya otak dan tubuh tetap rileks dan fresh. Teknik Pomodoro adalah tentang bagaimana caranya membuat pikiran fokus dalam menyelesaikan tugas yang ada.

Apa Manfaat Teknik Pomodoro?

Menurut Calendar, teknik yang satu ini dapat membantu memperbaiki perencanaan yang kamu buat. Seiring waktu, kamu akan menjadi lebih baik dalam menentukan berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan aktivitas tertentu. Mengetahui hal ini, kamu pun tidak meremehkan atau melebih-lebihkan waktu yang dibutuhkan.

Selain itu, teknik ini juga cocok bagi procrastinator atau orang yang suka menunda-nunda pekerjaan. Karena 25 menit adalah komitmen waktu yang singkat, durasi tersebut terasa seperti satu kali sesi bermain game. Saat kamu mulai bergerak, akan lebih sulit untuk berhenti.

Dikutip dari BetterUp, sebuah studi oleh Microsoft melihat efek dari kelelahan rapat, ciri khas era pandemi dan bekerja dari rumah (work from home). Penelitian mereka tentang aktivitas gelombang otak menunjukkan bagaimana otak bekerja secara berbeda saat beristirahat. Istirahat, bahkan yang singkat, tidak hanya mengurangi stres kronis tetapi juga membantu kinerja.

Dengan istilah Pomodoro technique ini, kamu juga bisa mengendalikan waktu dan distraksi yang ada. Kamu akan jadi lebih fokus sehingga tidak mudah terganggu. Cara pengerjaan pada metode ini adalah fokus pada satu tugas pada setiap sesi. Hal tersebut akan mematahkan kebiasaan multitasking dan overworking yang buruk.

Kegembiraan karena telah berhasil merampungkan pekerjaan juga akan memotivasi kamu untuk bekerja lebih cepat. Semburan motivasi singkat ini bertambah dari waktu ke waktu dan akan meningkatkan jumlah pekerjaan yang dapat diselesaikan.