Mitigasi Bencana Alam, Luhut Ingin BMKG Semakin Canggih Seperti NOAA

  • Bagikan
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap BMKG semakin canggih seperti NOAA agar proses mitigasi bencana lebih cepat
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: maritim.go.id)

Jakarta – Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ingin agar BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) satu level semakin canggih untuk antisipasi dan mitigasi bencana. Bahkan, Luhut menyebut bahwa ia ingin agar BMKG secanggih lembaga prediksi cuaca milik Amerika Serikat (AS), yakni NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration).

Hal tersebut Luhut sampaikan saat konferensi pers virtual usai rapat terbatas (ratas) terkait mitigasi bencana bertajuk “Antisipasi Bencana Hidrometeorologi” di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/10).

“Sebenarnya kalau kita berkaca di Amerika (Amerika Serikat, red) itu ada NOAA. Jadi prediksinya (cuaca, red) hebat. Kita belum seperti itu, tapi menurut hemat saya kita harus mengarah ke semakin canggih,” ujar Luhut dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: 14 Juta Ton Sampah Plastik Mengendap di Dasar Lautan, Studi Membuktikan

Oleh karena, sebagai Menko Maritim dan Investasi ia ingin mewujudkan hal tersebut agar BMKG bisa semakin cepat memprediski bencana.

“Jadi saya kira, BMKG ini menurut saya perannya itu harus tingkatkan satu level lagi ke atas,” imbuh Luhut.

Sebab, dengan demikian proses mitigasi bencana di daerah-daerah juga akan semakin cepat.

“Supaya apa namanya, peringatan-peringatan dini itu kita makin dapat. Yaitu akan mengurangi nanti jumlah korban nyawa, jumlah korban baran, dan sebagainya. Dan atau pertolongan evakuasi bisa dilakukan lebih cepat karena alat-alat yang dimiliki oleh BMKG itu makin canggih,” bebernya.

Peningkatan Teknologi BMKG untuk Mitigasi Bencana Sudah Dibicarakan dengan Jokowi dan Sri Mulyani

Menurutnya, pihaknya saat ini sudah membicarakan hal tersebut secara terus menerus. Sebab, ia beralasan bahwa negara kepulauan seperti Indonesia, sangat penting untuk memiliki teknologi canggih seperti itu. Sebab, dengan begitu langkah preventif untuk mitigasi bencana lebih cepat dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Itu juga sudah kami rapatkan berkali-kali. Saya kira teman-teman BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, red) dan juga BMKG bisa kerja keras untuk mengembangkan teknologi kita. Tak hanya memakai teknologi yang dari luar saja,” imbuh Luhut.

Baca Juga: Buah-Buah Terbaik untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Tak hanya itu, Menko Maritim dan Investasi itu juga menyebut bahwa pihaknya sudah membicarakan terkait hal itu dengan Presiden Jokowi maupun Menteri Keuangan, Sir Mulyani.

“Jadi kita punya sekarang BMKG yang semakin canggih. Walaupun kecanggihannya itu masih perlu kita dukung. Dan tadi Bapak Presiden juga menyinggung, Menteri Keuangan dan saya akan terus terang mendorong sampai ini betul-betul jadi tambah hebat,” pungkas Luhut. (gg)

  • Bagikan