Nurcholis MA Basyari Dorong Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID Terverifikasi Dewan Pers - Tugujatim.id

Nurcholis MA Basyari Dorong Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID Terverifikasi Dewan Pers

  • Bagikan
Pemimpin Redaksi Tugu Jatim ID, Nucrholis MA Basyari bersama pemenang undian smartphone, Mila Arinda. (Foto: Dokumen)
Pemimpin Redaksi Tugu Jatim ID, Nucrholis MA Basyari bersama pemenang undian smartphone, Mila Arinda. (Foto: Dokumen)

MALANG, Tugujatim.id – Verifikasi media, baik administratif maupun faktual, mutlak menjadi komitmen yang harus dipenuhi perusahaan media. Dengan mengantongi verifikasi dari Dewan Pers, legalisasi, profesionalitas, hingga perlindungan suatu media otomatis terjamin. Baik bagi masyarakat maupun penggerak media itu sendiri.

Hal ini ditekankan Pimpinan Redaksi Tugu Jatim ID, Nurcholis MA Basyari, pada Selasa malam (15/12/2020). Pada saat seluruh tim PT Tugu Media Komunikasindo berkumpul dan bertukar pikiran terkait arah media Tugu Jatim ID dan juga Tugu Malang ID menyongsong 2021 dengan menjunjung tinggi semboyan Profesional Beretika.

Baca Juga: Cara Mengatasi Stres Berkepanjangan, Lakukan Hal-hal Berikut!

Menurut jurnalis senior yang kini menjabat sebagai Dewan Penguji Sertifikasi di Dewan Pers ini, dengan terverifikasinya suatu media, bisa menjamin kualitas informasi yang disajikan sehingga dapat terpercaya. “Itu adalah hak penuh publik,” jelasnya.

Selain itu, verifikasi juga memberikan perlindungan hukum kepada perusahaan pers itu sendiri. ”Jika nanti ada masalah terkait pemberitaan, posisi perusahaan pers itu kuat. Verifikasi media hingga sertifikasi wartawan itu bukti kuat, bahwa berita yang dibuat sudah sesuai prinsip dan kode etik jurnalistik,” terangnya.

Sementara, untuk status verifikasi PT Tugu Media Komunikasindo sendiri, juga sudah hampir memenuhi syarat. Mulai dari kelengkapan jajaran struktural redaksi hingga alamat kantor juga sudah lengkap.

”Tinggal nanti diperkuat semua jajaran redaksi untuk mempunyai sertifikasi profesi melalui UKJ/UKW,” imbuhnya.

Baca Juga: Orang Kaya Punya Kesempatan Lebih Sukses? Apa Benar?

Pesan ini dia sampaikan mengingat sudah banyak terjadi kasus pemidanaan sejumlah jurnalis. Beberapa diantaranya, sulit diadvokasi karena syarat verifikasi hingga sertifikasi tidak ada.

Pidana, kata dia, bisa saja dialami meski posisi jurnalis sendiri dilindungi Undang-undang. ”Artinya, jurnalis bukan berarti kebal hukum. Tapi bisa saja terjadi. Makanya, sertifikasi profesi itu penting, terlebih dikedudukan secara hukum,” tegasnya. (azm/zya/gg)

  • Bagikan