• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jurnalis yang tergabung di organisasi profesi AJI Kediri melakukan aksi kampanye anti kekerasan terhadap jurnalis dengan memakaikan pita putih. (Foto: Rino Hayyu Setyo/Tugu Jatim)

Jurnalis yang tergabung di organisasi profesi AJI Kediri melakukan aksi kampanye anti kekerasan terhadap jurnalis dengan memakaikan pita putih. (Foto: Rino Hayyu Setyo/Tugu Jatim)

Rangkaian Hari Kebebasan Pers Sedunia, AJI Kediri Kampanyekan Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Ketika kerja jurnalis meliput berita dihalangi, itu berarti menutup hak masyarakat memperoleh informasi. Begitu sebaliknya, selama pers bebas dari kontrol kekuasaan, ancaman, dan tekanan, maka akan selalu terbuka peluang untuk menyuarakan kepentingan publik.

Menyongsong peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom Day 2021, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri menyerukan kampanye terkait pentingnya kebebasan pers. Melalui momentum yang dirayakan setiap tanggal 3 Mei itu, AJI Kediri mengumandangkan pesan agar terus menegakkan marwah pers sebagai pilar demokrasi.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

Perayaan Hari Kebebasan Pers Sedunia oleh AJI Kediri digelar lewat rentetan kegiatan dengan berbagai konsep. Acara diawali penyematan pita putih kepada jurnalis, tokoh publik dan warga Kediri.

“Pita putih itu menjadi simbol solidaritas atas kasus kekerasan yang dialami Nurhadi, jurnalis Tempo di Surabaya,” kata Danu Sukendro, Ketua AJI Kediri, Jumat (23/4/2021).

Danu menambahkan, kampanye dilanjut dengan membagikan takjil, selebaran, dan stiker, serta penggalangan tanda tangan pakta dukungan untuk Kebebasan Pers di Sekretariat AJI Kediri pada 23 April 2021.

Kampanye untuk Jurnalis Korban Kekerasan Nurhadi

Kampanye anti kekerasan terhadap jurnalis oleh AJI Kediri juga merupakan aksi solidaritas atas adanya jurnalis majalah Tempo, Nurhadi yang jadi korban penganiayaan saat melakukan liputan. (Foto: Rino Hayyu Setyo/Tugu Jatim)
Kampanye anti kekerasan terhadap jurnalis oleh AJI Kediri juga merupakan aksi solidaritas atas adanya jurnalis majalah Tempo, Nurhadi yang jadi korban penganiayaan saat melakukan liputan. (Foto: Rino Hayyu Setyo/Tugu Jatim)

Tak hanya itu, kampanye juga diakukan melalui platform digital berisi flyer dan video puisi untuk Nurhadi yang dimulai 23 April 2021.

Kampanye dengan pesan serupa dilangsungkan di Tulungagung dengan aksi teatrikal pada 1 Mei 2021, dan ditutup dengan malam 1000 Puisi untuk Nurhadi 3 Mei 2021.

“Lewat kampanye itu publik harus tahu bahwa kebebasan pers ikut menentukan kualitas hidup bermasyarakat dan bernegara,” ujar Danu.

Menurutnya, kebebasan pers dan kepentingan publik tidak bisa dipisahkan, harus saling mendukung. Salah satunya dalam membangun kultur transparansi dan akuntabilitas dalam berjalannya penyelenggaraan negara. Itulah sebabnya isu-isu terkait kepentingan publik harus dijamin, melalui kebebasan berekspresi dan kebebasan pers.

Pelaku Kekerasan Terhadap Jurnalis Didominasi Aparat Penegak Hukum

Beberapa waktu terakhir, fungsi penting pers dalam kehidupan demokrasi mendapat tantangan cukup berat. Kerja-kerja jurnalis kerap mendapat tindakan represi. Mulai dari kekerasan fisik, pengusiran, perempasan alat kerja, hingga doxing dan pemidanaan.  Ironisnya, para pelaku didominasi aparat keamanan sebagai penegak hukum.

Catatan lembaga penegak hukum (LBH) Pers, ada 117 kasus kekerasan yang dialami jurnalis dan media pada 2020. Adapun rinciannya, 99 kasus kekerasan dialami jurnalis, 12 kasus kekerasan pada Pers mahasiswa, dan enam kasus menyasar media siber. Data itu mengalami kenaikan sebesar 32 persen dari tahun sebelumnya. Pada 2019, LBH Pers merangkum kasus kekerasan ada 79 kasus.

Menurut data Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, disebutkan adanya kenaikan kasus kekerasan terhadap jurnalis, rentang waktu tahun 2019 hingga 2020. Jumlah kenaikannya sebanyak 31 kasus. Dari 53 kasus pada 2019 menjadi 84 kasus di 2020. Meningkatnya angka kekerasan itu menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan demokrasi. Hal itu menjadi penanda jika saat ini kondisi pers di Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

Kasus paling baru adalah kekerasan yang menimpa Nurhadi, jurnalis Tempo di Surabaya. Dia tidak hanya diintimidasi tetapi menjadi sasaran pengeroyokan saat menjalani tugas sebagai jurnalis. Kekerasan terhadap Nurhadi ini bukti nyata kebebasan pers belum sepenuhnya dinikmati para pekerja media.

“Dari kasus itulah, perlu kampanye massif sebagai upaya melawan arogansi aparat yang menghalangi hak publik mendapatkan informasi,” ujar Danu.

Kampanye yang berlangsung serentak di seluruh anggota AJI Kota itu digelar sebagai upaya mengajak masyarakat turut serta mendesak penegak hukum dalam penuntasan kasus penganiayaan jurnalis.

Hal yang tak kalah penting yaitu menggalang dukungan semua elemen masyarakat untuk menyerukan pesan tentang pers bebas tanpa represi.

Tags: AJIAJI KedirijurnalisKedirikekerasan terhadap jurnalispers
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Kasatpol PP Trenggalek, Triadi Atmono memberikan imbauan terhadap warung makan yang buka siang hari di bulan Ramadhan. (Foto: M Zamzuri/Tugu Jatim)

Pemkab Trenggalek Imbau Pasang Tabir bagi Warung yang Tetap Buka di Siang Hari

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID