TUBAN, Tugujatim.id – Kebakaran lahan kering kembali terjadi di Kabupaten Tuban, tepatnya di Jl Raya Tuban-Babat Km 13, Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Minggu sore (01/09/2024).
Sebidang lahan kering seluas satu hektare yang dipenuhi rumput liar dan ilalang terbakar, memicu kekhawatiran warga sekitar. Sebab, lokasi kebakaran sangat dekat dengan pemukiman warga dan gudang kalsium yang bisa memperburuk situasi jika api tidak segera dikendalikan.
Kebakaran ini kali pertama dilaporkan oleh Moch Afif Febriyanto pada pukul 18.15 WIB. Tim pemadam kebakaran dari Pos Mako dan Pos Rengel segera merespons laporan ini.
Dengan cepat, dua unit mobil pemadam kebakaran meluncur ke lokasi kejadian dan tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) sekitar pukul 18.24 WIB. Para petugas segera melakukan pemadaman dan pembasahan di sekitar area yang terbakar.
Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban Gunadi mengungkapkan, api pokok berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit, tepatnya pada pukul 18.55 WIB.
Namun, proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa berlangsung hingga pukul 20.05 WIB. Berkat upaya cepat dan tanggap dari petugas serta bantuan warga setempat, kebakaran tidak meluas ke area pemukiman dan gudang kalsium yang berada di sekitar lokasi.

“Ini adalah salah satu kebakaran lahan terbesar yang kami tangani bulan ini. Luasnya mencapai sekitar satu hektare dan api sangat cepat menyebar karena kondisi rumput dan ilalang yang kering,” ujar Gunadi.
Eks Kepala Dishub Tuban ini juga menyatakan, kebakaran ini diduga kuat disebabkan oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja membakar rumput kering di sekitar lahan tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Kerugian material pun nihil, meski situasi ini sempat membuat warga sekitar panik karena khawatir api akan merembet ke rumah-rumah mereka.
Baca Juga: Masyarakat Menanti Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Pilkada Tuban 2024
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku yang diduga sengaja memicu kebakaran tersebut. Kebakaran lahan, terutama di musim kemarau, menjadi ancaman serius di banyak wilayah. Kondisi lahan yang kering membuat api mudah menyebar dan sulit dikendalikan.
Karena itu, Gunadi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas yang mencurigakan di sekitar area lahan kosong.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah kejadian serupa terulang kembali. Kami juga akan meningkatkan patroli di area-area rawan kebakaran untuk meminimalisasi potensi kebakaran yang bisa membahayakan lingkungan dan keselamatan warga,” tambah Gunadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








