• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mata pelajaran tidur siang yang diterapkan SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Sidoarjo. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Mata pelajaran tidur siang yang diterapkan SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Sidoarjo. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Siswa Makin Fokus Belajar, SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo Terapkan Mata Pelajaran Tidur Siang

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatim.id – Banyak cara yang dilakukan oleh lembaga pendidikan untuk mengurangi tingkat stres pada anak saat belajar. Salah satunya bisa dilihat dari penerapan mata pelajaran tidur siang di SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo, Jawa Timur.

Belakangan, sekolah yang berlokasi di Kelurahan Jumputrejo ini viral setelah beredar adanya jam tidur siang bagi siswanya. Tentu saja, sistem ini cukup jarang ditemukan di sekolah lain, termasuk sekolah negeri.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo sendiri merupakan salah satu sekolah swasta yang menerapkan sistem pembelajaran full day untuk anak didiknya.

Berdasarkan aturan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), pembelajaran full day dilakukan dari jam 6.45 hingga 15.30 atau delapan jam dalam sehari, dan dua kali istirahat. Kegiatan belajar ini mengacu pada kurikulum 2013.

Bagi siswa kelas satu dan dua sekolah dasar, belajar dalam waktu yang lama akan terasa membosankan dan membuat tubuh mudah lelah. Sehingga, bisa menyebabkan anak-anak kurang fokus dalam menyerap pelajaran. Itulah faktor yang melatarbelakangi terciptanya mata pelajaran tidur siang di SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo.

“Sistem ini tidak terinspirasi dari negara manapun tapi berdasarkan hasil evaluasi tahun sebelumnya. Kalau anak-anak full day ini saya kira capek, kurang konsentrasi, jadi anak-anak kalau habis tidur siang lebih fresh. Kalau berangkat pagi kan fresh, pulang harus juga fresh.” kata Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo, Anas Fikri, pada Senin (4/12/2023).

WhatsApp Image 2023 12 04 at 12.59.26 1
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo, Anas Fikri. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Dari pukul 13.00-14.00 WIB, anak-anak akan mulai diarahkan untuk tidur dengan iringan murotal ayat-ayat suci Al-Qur’an. “Ada bantal dan karpet. Bantalnya bawa sendiri-sendiri. Sambil dilantukan murotal,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan Tugujatim.id di lapangan, para siswa memang terlihat nyenyak. Bahkan, beberapa dari mereka terdengar mendengkur.

Mata pelajaran tidur siang mulai diterapkan SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo sejak memasuki tahun ajaran baru 2023/2024, tepatnya bulan Juli 2023. Namun, mata pelajaran ini hanya diperuntukkan untuk kelas satu dan dua saja.

“Kalau kelas satu dan dua itu kan mereka transisi dari TK ke SD. Jadi, butuh adaptasi untuk pola pembelajarannya. Ke depannya kami juga tidak menerapkan ke siswa kelas tiga sampai enam karena mereka sudah bisa mengatur sendiri pola belajarnya,” tutur Anas.

Berjalan selama kurang lebih lima bulan, Anas mengaku bahwa anak-anak semakin fokus dalam menangkap pelajaran. “Evaluasi beberapa bulan terakhir ini, memang minggu pertama dan kedua itu kurang kondusif karena program baru. Setelah itu mulai kelihatan fokusnya, pas pelajaran mereview itu mereka lebih fresh,” ujarnya.

Berkonsultasi dengan pakar, Anas mengungkapkan bahwa adanya mata pelajaran tidur siang berdampak baik bagi fisik dan psikis. Namun, akan berdampak buruk juga bila durasi tidur melebih batas yang ditentukan.

“Kami sharing dengan dokter bahwa diperkenankan tidur siang itu bagus. Namun, ada persyaratan tidak boleh lebih dari jam empat sore karena malah akan mengganggu konsentrasi belajar dan pertumbuhan anak, daya ingatnya akan hilang,” jelasnya.

Selain menerapkan tidur siang, untuk mengurangi stres pada siswa, SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo juga menghapus pekerjaan rumah (PR). Juga menerapkan pengembangan skill berupa pelajaran berkebun dan berternak.

Mendapat dukungan dari banyak pihak, termasuk wali murid, sejak adanya mata pelajaran tidur siang, SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo mulai kebanjiran pendaftaran hingga dua kali lipat di tahun ajaran 2024/2025 mendatang.

“Sekarang kelas satu itu 64 siswa, kelas dua itu 55 siswa, total empat kelas. Nah, di tahun ajaran 2024/2025, bayak respons wali siswa untuk menyekolahkan di sini. Hingga saat ini sudah empat rombel (rombongan belajar) yang daftar, itu kelas satu,” paparnya.

Anas berharap, meski belum mendapat respons dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, sistem mata pelajaran tidur siang dapat dicontoh oleh sekolah-sekolah lain yang menerapkan pembelajaran full day.

“Kami berharap agar program ini dapat berjalan dengan lancar dan baik, perlu support dan dukungan dari semua pihak, termasuk wali siswa. Ke depannya bisa menjadi acuan untuk sekolah lain yang full day tidak terlalu memforsir anak-anak untuk belajar. Jadi ada istirahatnya karena sangat penting sekali untuk meningkatkan konsentrasi belajarnya,” pungkasnya.

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita sidoarjoberita sidoarjo hari iniMuhammadiyahsd muhammadiyah 4 zamzam sidoarjoSidoarjo
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Motif Pembunuhan Pria di Jalur Pantura Pasuruan: Tersinggung Ditagih Utang Rp1,4 M

Motif Pembunuhan Pria di Jalur Pantura Pasuruan: Tersinggung Ditagih Utang Rp1,4 M

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID