JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar soft launching Alun-Alun Jember Nusantara usai direvitalisasi dengan menelan anggaran sebesar Rp23 miliar pada Sabtu (14/12/2024).
Reaktivasi Alun-Alun Jember Nusantara ini menjadi sebuah mahakarya di akhir masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jember Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman dengan menghadirkan sesuatu yang berbeda di pusat Kota Cerutu.
Bagaimana tidak, selain berbeda dari sebelumnya, kini Alun-Alun Jember Nusantara menghadirkan videotron berukuran 10X30 meter dan dijuluki sebagai Megatron yang terpampang di sisi timur.
Baca Juga: Nikmatnya Sego Sambel Mak Yeye, Rekomendasi Kuliner Pedas di Surabaya
“Alun-Alun Jember Nusantara ini adalah pembangunan yang komprehensif sebenarnya. Alun-alun ini terkonekting dengan Gedung Nusantara dan juga rencana pembangunan untuk di atas Jalan Citarum,” ujar Hendy Siswanto.
Rencananya, di atas Jalan Citarum akan dibangun Fly Market yang terdiri dari tiga lantai untuk ditempati para pedagang kaki lima (PKL) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu bertujuan agar keberadaan PKL dan UMKM menjadi terpusat.

“Sehingga, di seluruh sekitar alun-alun ini tidak ada lagi PKL maupun UMKM karena sudah ada di dalam gedung menjadi sentral,” kata Hendy.
Dia melanjutkan, untuk menghubungkan antara Alun-Alun Jember Nusantara, Gedung Nusantara, dan Fly Market nantinya akan dibangun jembatan layang (Sky Bridge).
“Kami memakai Sky Bridge, tiga jembatan yang ada melayang sehingga kalau kita dari alun-alun menuju Jember Nusantara atau ke Fly Market cukup melalui di atasnya, tidak mengganggu traffic lalu lintas,” papar Hendy.
Baca Juga: Pemuda di Pasuruan Ditangkap saat Ambil Paket Pil Kucing, Modus Disamarkan Spare Part Kendaraan
Selain itu, pembangunan komprehensif selanjutnya yaitu dengan terintegrasinya Alun-Alun Jember Nusantara, Gedung Nusantara, dan Fly Market dengan bangunan pedestrian, yakni Stasiun Jember.
“Tujuannya terkonekting, terintegrasi transportasi dari kereta api ke angkutan darat lainnya dan orang cukup jalan kaki ke alun-alun, jadi menunggunya tidak terlalu lama,” lanjut Hendy.
Dirinya juga menyinggung soal Megatron yang nantinya akan digunakan sebagai strategi marketing, untuk memperlihatkan seputar kearifan lokal Jember, dan berbagai informasi seputar pemerintahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








