Susilan Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Dr Aqua Dwipayana, Bisa Berlibur ke Pulau Dewata Gratis

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Dr Aqua Dwipayana bersama Susilan seusai Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk "ASN Kabupaten Cilacap Bersatu Menuju Birokrasi Kelas Dunia" di Pendapa Wijayakusuma Cakti Cilacap pada Jumat pagi (21/10/2022).(Foto: dok. Aqua Dwipayana)

CILACAP, Tugujatim.id – Seusai acara Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk “ASN Kabupaten Cilacap Bersatu Menuju Birokrasi Kelas Dunia” bagi pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Cilacap di Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap pada Jumat (21/10/2022) pagi, salah seorang peserta bernama Susilan segera menghampiri sang pembicara Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana.

Susilan secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Dr Aqua. Di samping mengajak foto bareng berdua sebagai kenang-kenangan.

Bapak dari Eka Rizki Nurkholifah, Dinda Dwi Nurpuspitasari, dan Tria Muhammad Iqbal mengatakan sangat kaget saat diberi hadiah oleh Dr Aqua. Dia sama sekali tidak menyangka. “Saya hanya bertanya dan memberikan pernyataan malah dapat hadiah jalan-jalan ke Bali dari Pak Aqua. Berdua lagi ke sana sama anak saya,” kata Susilan.

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Dr Aqua Dwipayana menyampaikan materi Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk “ASN Kabupaten Cilacap Bersatu Menuju Birokrasi Kelas Dunia” di Pendapa Wijayakusuma Cakti Cilacap pada Jumat pagi (21/10/2022).(Foto: dok. Aqua Dwipayana)

Seharusnya hadiah itu buat berdua sama istrinya Siesy Paramawati. Namun karena telah meninggal pada Jumat pagi, 13 November 2021 pukul 05.50 sehingga Susilan ke Bali ditemani putra bungsunya Tria Muhammad Iqbal.

Pria yang hobi gowes dan tenis lapangan itu pada Sabtu sore, 22 Oktober 2022 menghubungi Dr Aqua. Mengabarkan tentang rencananya memakai hadiah tersebut pada Jumat pagi, 4 November 2022. Dr Aqua mempersilakannya.

Sekitar satu jam setelah itu Dr Aqua mengirimkan dua tiket pesawat Yogyakarta Internasional Airport – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali PP untuk mereka berdua. “Terima kasih banyak Pak Aqua untuk hadiahnya. Semoga Allah Swt membalasnya dengan yang lebih banyak dan barokah. Aamiin allahuma aamiin…” pungkas Susilan.

Antusias Menyimak

Sebagai pembicara tunggal, setelah lebih dulu dibuka oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Dr Aqua antusias sekali. Apalagi sebanyak 250 peserta yang hadir adalah level pimpinan termasuk Wakil bupati Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Awaluddin Muuri, dan semua camat se-Kabupaten Cilacap.

Salah seorang peserta yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Susilan, tidak sekadar menyimak, tetapi juga mencatat berbagai pernyataan penting Dr Aqua. Sesekali pria asal Kroya, Cilacap itu mengangguk sebagai bentuk setuju atas yang disampaikan motivator terkenal tersebut.

Setelah memaparkan materinya, Dr Aqua memberikan kesempatan kepada yang hadir untuk bertanya. Awalnya semua peserta tidak ada yang mengajukan pertanyaan.

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Suasana Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk “ASN Kabupaten Cilacap Bersatu Menuju Birokrasi Kelas Dunia” di Pendapa Wijayakusuma Cakti Cilacap pada Jumat pagi (21/10/2022).(Foto: dok. Aqua Dwipayana)

“Kenapa tidak ada yang bertanya? Apakah sudah jelas semua materi yang saya sampaikan atau tidak jelas sama sekali,” kata Dr Aqua bercanda sambil memancing yang hadir untuk bertanya.

Tiba-tiba dari barisan paling depan sebelah kanan ada yang mengacungkan telunjuk. Dia adalah Susilan.

Sebelum bapak tiga anak itu mengajukan pertanyaan, Dr Aqua spontan berucap, “Karena Pak Susilan yang pertama kali mengajukan pertanyaan maka beliau dan istrinya saya beri hadiah jalan-jalan ke Bali. Insya Allah saya siapkan tiket pesawat pergi dan pulang dan menginap di hotel berbintang selama di Bali,” kata Dr Aqua yang disambut tepuk tangan meriah seluruh yang hadir.

Mereka termasuk Susilan kaget. Sama sekali tidak menyangka motivator ulung itu bakal memberi hadiah. Apalagi tidak tanggung-tanggung, jalan-jalan ke Bali.

Namun tiba-tiba ada beberapa peserta yang nyeletuk senada, “Istri Pak Susilan sudah meninggal. Mudah-mudahan di Bali dapat jodoh.”

Mendengar celetukan itu, gantian Dr Aqua yang kaget. Sama sekali tidak menyangka istri Susilan, Siesy Paramawati telah meninggal. “Mohon maaf Pak Susilan. Saya ikut berduka cita. Semoga Ibu husnul khotimah,” ujar Dr Aqua pelan.

Pria yang gemar memberi kejutan berupa aneka hadiah ini melanjutkan, sebagai gantinya Susilan boleh ditemani anaknya. Untuk waktunya sepenuhnya diserahkan kepada Susilan.

“Silakan Pak Susilan jadwalkan. Kalau sudah ada kepastian tanggal keberangkatan ke Bali, tolong info kepada saya. Insya Allah saya siapkan akomodasi dan transportasinya,” pesan Dr Aqua.

Kemudian pria yang telah memotivasi lebih dari sejuta orang baik di Indonesia maupun di puluhan negara itu mempersilakan Susilan mengajukan pertanyaan. Sedangkan Dr Aqua menyimak semua yang disampaikannya.

“Pak Aqua bagaimana mewujudkan niat yang kuat untuk menjadi pelayan yang baik dan melakukannya dengan sepenuh hati?Tidak mudah rasanya untuk selalu bersyukur terhadap setiap pekerjaaan yang dijalani sekecil apapun. Ini sulit sekali,” ungkap Susilan yang sebelumnya sekitar 7 tahun mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap.

Menjawab Susilan, Dr Aqua kembali menegaskan bahwa bekerja di bidang pelayanan itu sangat mulia. Contohnya adalah dirinya yang selama lima hari melayani sekitar 3.500 ASN Kabupaten Cilacap di berbagai tempat yang menghadiri Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak 11 sesi yang disampaikannya.

Niat melayani, lanjut Dr Aqua, harus diiringi dengan melakukannya sepenuhnya ibadah. Karena Tuhan semata, bukan yang lain. Sehingga semua aktivitas yang dilaksanakan lancar.

Selain itu, kata Dr Aqua meneruskan penjelasannya, setiap orang ingin kelak masuk surga. Tidak ada satu orang pun yang tahu dari kebaikan mana yang membawa ke surga.

“Terkait itu selain awali dengan niat baik, setiap ada kesempatan berbuat baik lakukanlah. Jangan ragu-ragu. Niatnya semua karena Tuhan bukan yang lain,” tegas Dr Aqua.

Sedangkan tentang tidak mudah untuk selalu bersyukur terhadap setiap pekerjaaan yang dijalani sekecil apapun, menurut Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat Bidang Komunikasi Publik itu tergantung pola pikir atau mindset setiap orang. Jika berpikirnya sulit, sampai pensiun bahkan hingga meninggal tidak bakal bisa melakukannya.

“Jadi yang perlu diperhatikan terkait itu adalah pola pikir. Jangan pernah mengatakan sulit apalagi belum melakukannya termasuk bersyukur,” tutur Dr Aqua.

Kemudian anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat itu mencontohkan dirinya yang dapat amanah dari Bupati Tatto untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak 11 sesi. Dia sangat mensyukuri amanah tersebut.

“Di luar sana banyak Pakar Komunikasi hebat. Banyak motivator hebat. Juga banyak penulis buku hebat. Namun Pak Tatto memberikan amanah hanya kepada saya untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada ribuan ASN Kabupaten Cilacap. Hal ini tentunya harus saya syukuri. Semua kepercayaan ini harus saya optimalkan dan hasilnya maksimal agar pemberi amanah tidak kecewa,” papar Dr Aqua.

Terkait dengan itu mantan wartawan di banyak media tersebut menyarankan kepada semua yang hadir agar selalu bersyukur sebagai ASN di Kabupaten Cilacap. Apalagi dari sekitar 2,8 juta orang penduduk Cilacap yang bekerja sebagai ASN hanya sebagian kecil.

“Kalau sekarang ada yang memutuskan berhenti jadi ASN, banyak yang mau menggantikan. Bahkan calon penggantinya antri,” tutur Dr Aqua.

Paling Utama Bersatu

Menyinggung tentang “ASN Kabupaten Cilacap Bersatu Menuju Birokrasi Kelas Dunia”, menurut pria yang hobi silaturahim ini paling utama adalah sikap bersatu seluruh ASN di Kabupaten Cilacap. Jangan ada yang merasa sebagai pesaing bahkan bermusuhan sehingga hubungannya tidak baik.

Jika selalu bersatu dan kompak, jelas Dr Aqua, dapat dengan mudah dan cepat melayani masyarakat. Bahkan itu bisa dilakukan setiap saat tanpa mengenal jam kerja karena sebagai pelayanan pada hakekatnya setiap saat melayani.

Mereka yang puas dengan pelayanan yang diberikan, ungkap Dr Aqua, selain mengucapkan terima kasih, juga tanpa diminta secara positif akan bercerita ke banyak orang tentang layanan yang diterimanya. Ini merupakan citra positif buat Kabupaten Cilacap.

Lebih jauh Dr Aqua menegaskan bahwa terdapat modal bagi SDM aparatur hari ini menuju birokrasi kelas dunia yang berintegritas dan profesional. Pertama, memiliki jiwa pekerja keras, bekerja smart, dinamis. Kemudian, menjadi birokrat yang membawa lompatan kemajuan bagi kejayaan bangsa kita Indonesia.

“Selanjutnya, menguasai teknologi informasi dan bahasa asing. Menjadi birokrat berintegritas dan bebas dari korupsi serta totalitas melayani masyarakat. Berjiwa hospitality dan entrepreneurship. Terakhir, memiliki banyak jaringan untuk mengantisipasi perubahan dan menghadapi semua tantangan,” kata Dr Aqua menguraikan.

Pria yang belajar komunikasi secara komprehensif, baik formal hingga doktoral maupun informal kemudian juga menegaskan bahwa salah satu kunci sukses pelayanan publik terletak pada cara berkomunikasi dan saling memahami saat berinteraksi dengan orang lain.

Menurut Dr Aqua yang senang menolong orang lain tersebut, terdapat keuntungan memiliki kemampuan komunikasi yang baik dalam dunia kerja. “Yang utama mampu mencegah dan meyelesaikan konflik, lalu meningkatkan kesepahaman antarpegawai dalam lingkup kerja, mencegah munculnya potensi konflik, serta meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Para peserta Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk “ASN Kabupaten Cilacap Bersatu Menuju Birokrasi Kelas Dunia” di Pendapa Wijayakusuma Cakti Cilacap pada Jumat pagi (21/10/2022).(Foto: dok. Aqua Dwipayana)

Dr Aqua juga mengingatkan jargon “AKHLAK” sebagai pedoman berperilaku baik bagi setiap ASN. Pertama, Akuntabel, yaitu; melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi, lalu menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien, serta tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.

Lalu, Kompeten, panduan perilakunya ialah; meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.

Ketiga, Harmonis, panduan perilakunya adalah; menghargai setiap orang apapun latar belakangnya, suka menolong orang lain, dan membangun lingkungan kerja yang kondusif. Keempat, Loyal, panduan perilakunya adalah; memegang teguh ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah, menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, serta menjaga rahasia jabatan dan negara.

Selanjutnya, Adaptif, panduan perilakunya adalah; cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan, terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif.

“Yang terakhir, Kolaboratif, panduan perilakunya ialah; memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama,” ujarnya.

Perubahan Positif

Sementara Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyambut baik dan menyampaikan terima kasih kepada BKPPD Kabupaten Cilacap atas terselenggaranya acara ini. Tatto mengatakan, birokrasi kelas dunia membutuhkan SDM khususnya di level pemimpin yang berkualitas.

“Perjalanan mewujudkan pemerintahan berkelas dunia pada tahun 2024 menuntut ASN untuk memiliki karakter yang cerdas. Sebab, ASN yang cerdas memiliki modal untuk menjadi pemimpin yang baik di masa depan dengan memiliki profil yang berintegritas, berpaham nasionalis, berwawasan global, mampu mengakses teknologi informasi dan berbahasa asing, memiliki jiwa kewirausahaan, jaringan yang luas, serta mengutamakan pelayanan masyarakat,” jelas bapak empat anak itu.

Kepada semua yang hadir Tatto berpesan agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan bisa memberikan manfaat dari acara ini kepada bawahannya.

“Diharapkan semua pimpinan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat memberikan semangat aktualisasi diri kepada pegawai yang dipimpin pada instansinya masing-masing. Karena kebutuhan yang semestinya dimiliki oleh ASN Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menuju birokrasi kelas dunia adalah aktualisasi diri,” ujar Tatto.

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)
Susilan bersama jajarannya di Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap.(Foto: dok. Aqua Dwipayana)

Dijelaskan pria yang konsisten setiap pagi olahraga jalan pagi ini bahwa acara Sharing Komunikasi dan Motivasi ini bertujuan agar peserta memiliki pengetahuan baru tentang ASN menuju birokrasi kelas dunia. Sehingga termotivasi ikut melakukan perubahan positif di lingkungan kerjanya dan mampu memberikan kontribusi dengan meningkatkan kinerja dan profesionalisme.

“Saya sengaja mengundang Pak Aqua untuk menjadi narasumber di acara ini. Beliau Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional yang pengalamannya banyak sekali. Pasti sangat bermanfaat buat seluruh yang hadir dan para ASN di Kabupaten Cilacap,” ujar Tatto.

Bupati yang ramah itu melanjutkan bahwa Dr Aqua jadwalkan padat sekali. Bahkan hingga awal tahun depan, baik memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi maupun melaksanakan silaturahim di Indonesia dan mancanegara.

Meski begitu, lanjut Tatto, khusus kepada ASN di Kabupaten Cilacap, Dr Aqua memprioritaskannya. “Itu pun karena beliau tahu bahwa pada 19 November 2022 ini saya mengakhiri masa jabatan sebagai bupati. Sehingga Dr Aqua memberikan hadiah istimewa kepada saya yakni bersedia melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada ribuan ASN di Kabupaten Cilacap,” kata Tatto.

Selama memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada ribuan ASN di Kabupaten Cilacap, jelas Tatto, Dr Aqua tidak mau dikasih uang. Itu merupakan persyaratan yang disampaikannya saat mereka ketemu di komplek Gelora Bung Karno Jakarta pada Senin (19/9/2022) pagi.

“Saya sangat mengapresiasi Dr Aqua yang sama sekali tidak mau diberi uang selama menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada ribuan ASN di Kabupaten Cilacap. Beliau meniatkan aktivitas itu sepenuhnya ibadah, semata-mata karena Allah Swt,” lanjut Tatto.

Suami dari anggota Komisi IV DPR RI Teti Tatto itu juga menyinggung tentang buku-buku super best seller karya Dr Aqua. Dia sudah membaca semuanya dan menilai isinya berkualitas serta sangat bermanfaat. Untuk itu Tatto meminta para ASN Kabupaten Cilacap membaca buku-buku yang ditulis Dr Aqua.

Kepada panitia, Tatto meminta untuk membagikan dua buku super best seller dari buku Trilogi The Power of Silaturahim karya Dr Aqua. Kedua buku itu berjudul “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)” serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”.

“Silakan buku-buku karya Dr Aqua dibaca sampai tuntas. Kemudian dipraktikkan dalam aktivitas sehari-hari termasuk saat bekerja agar dapat mewujudkan “ASN Kabupaten Cilacap Bersatu Menuju Birokrasi Kelas Dunia” sesuai tema acara ini,” tutur Tatto.

Empat Pilar

Sementara itu dalam programnya menakhodai Kabupaten Cilacap, Bupati Tatto Suwarto Pamuji menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2022 sebesar 4,15-5,15%; IPM sebesar 69,3.

Angka kemiskinan diharapkan bisa ditekan hingga 12,94%; TPT 5,5 – 5,9%. Dalam rangka pencapaian target indikator makro tersebut, Bupati awal kepemimpinannya mencetuskan kebijakan “Bangga Mbangun Desa” yang merupakan strategi pembangunan dalam rangka mencapai cita-cita Bupati dan Wakil Bupati saat Kampanye “Ayo Kerja Mbangun Desa Menuju Cilacap Sejahtera”.

“Pengertian ayo kerja adalah suatu ajakan dan upaya yang sungguh-sungguh, dengan mengerahkan seluruh daya, upaya, tenaga, fikiran, dan aset dari semua komponen pemerintah daerah serta masyarakat Kabupaten Cilacap untuk melaksanakan pembangunan secara utuh (kaffah) dan berkelanjutan menuju masyarakat yang sejahtera,” ungkap Tatto.

Aqua Dwipayana. (Foto: dok. Susilan/Tugu Jatim)
Susilan sekeluarga berbahagia seusai menghadiri wisuda anak keduanya Dinda Dwi Nurpuspitasari pada 20 Agustus 2019. (Foto: dok. Susilan)

Makna Bangga Mbangun Desa yang terdiri dari empat pilar meliputi Pendidikan; Kesehatan; Ekonomi; dan Lingkungan Sosial Budaya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati nomor 76 tahun 2011 tentang Bangga Mbangun Desa adalah:

1. Sebagai kebijakan dan strategi percepatan (akselerasi) pembangunan;
2. Pedoman bagi lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat di wilayah Kabupaten Cilacap secara terpadu dalam pelaksanaan pembangunan yang berorientasi perdesaan;
3. Sebagai pendorong semangat dalam pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan kemajuan desa menuju desa mandiri.

Fokus dan proritas dalam melaksanakan kerangka Cilacap Semakin Sejahtera Secara Merata dengan Bangga Mbangun Desa adalah sebagai berikut :

Pilar Pendidikan

a. Peningkatan partisipasi Pendidikan Formal dan Non Formal;
b. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana Pengembangan Perpustakaan;
c. Peningkatan kualitas Sarana Prasarana Pendidikan;
d. Peningkatan wawasan kebangsaan.

Pilar Kesehatan

a. Peningkatan kualitas mutu pelayanan Puskesmas dan Rumah Sakit;
b. Peningkatan pola hidup sehat dan meningkatkan cakupan rumah tangga ber PHBS;
c. Peningkatan ASI Eksklusif;
d. Peningkatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat;
e. Setiap kelurahan/Desa melaksanakan konsep desa siaga;
f. Peningkatan peran Posyandu dan kampung sehat;
g. Peningkatan gerakan masyarakat hidup sehat;
h. Peningkatan angka bebas jentik mengurangi DBD;
i. Penurunan kematian ibu dan anak;
j. Peningkatan gizi masyarakat dan penurunan stunting.

Pilar Ekonomi

a. Peningkatan akses permodalan dan pemasaran bagi UMKM;
b. Penguatan kapasitas kelembagaan dan manajemen koperasi;
c. Penataan PKL;
d. Peningkatan kualitas pasar rakyat;
e. Peningkatan lumbung desa;
f. Pengembangan Desa/Kampung Wisata dan Desa Inovasi;
g. Perwujudan OVOP (One Village One Product);
h. Pengembangan perikanan budidaya dan perikanan tangkap;
i. Pengembangan kawasan industri;
j. Peningkatan nilai investasi.

Pilar Lingkungan dan Sosial Budaya

a. Peningkatan Kualitas dan kuantitas jalan dan jembatan kabupaten;
b. Peningkatan Kualitas Daerah Irigasi dan Jaringannya;
c. Peningkatan akses air bersih dan air minum;
d. Peningkatan akses sanitasi layak (menuju stop buang air besar sembarangan);
e. Penanganan Kawasan Kumuh,
f. Peningkatan kualitas TPA (Tempat Pembuangan Akhir);
g. Pengelolaan 3R (Reuse, Recycle, Reduce);
h. Pembangunan RTH di setiap kecamatan. (*)