Tak Terima Saling Adu Mercon, 2 Kubu Pemuda asal Surabaya Terlibat Aksi Tawuran Jelang Sahur - Tugujatim.id

Tak Terima Saling Adu Mercon, 2 Kubu Pemuda asal Surabaya Terlibat Aksi Tawuran Jelang Sahur

  • Bagikan
Aksi tawuran. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)
Kapolsek Asemrowo Surabaya Kompol Hari Kurniawan memperlihatkan barang bukti sarung sebagai sarana tawuran, Jumat (08/04/2022). (Foto: Istimewa)

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi tawuran antar pemuda terjadi lagi di perlintasan KA Jalan Kalibutuh hingga Tambak Mayor Surabaya. Tawuran ini terjadi pada Rabu (06/04/2022), sekira pukul 23.00-01.30 atau menjelang sahur. Tawuran tersebut melibatkan pemuda dari Jl Simorejosari B dengan pemuda dari Jl Tembok Surabaya. Aksi ini dilakukan di sepanjang perlintasan rel KA Jl Tembok sampai Jl Tambak Mayor.

Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan membeberkan kronologi kejadiannya. Menurut dia, aksi tawuran terjadi karena adanya perang mercon yang dilakukan pemuda Simorejosari B ke pemuda Tembok.

“Awalnya pemuda Jalan Tembok melakukan isyarat dengan menyalakan mercon ke udara. Hal itu dibalas pemuda dari Gank Jok Simorejosari B sehingga mengakibatkan saling balas menembakkan mercon ke udara. Setelah saling balas mercon, pemuda Gank Jok mendatangi pemuda Tembok hingga terjadi pertemuan di rel KA Jl Kalibutuh. Mereka saling serang dengan menggunakan sarung yang digulung serta diikat ujungnya dengan batu sebagai pemberat,” jelasnya kepada Tugu Jatim pada Jumat (08/04/2022).

Bersamaan aksi tawuran itu, Polsek Asemrowo bersama 3 pilar melaksanakan Patroli Surabaya Tertib Ramadhan 1443 H. Mendengar kabar tersebut, Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan melakukan koordinasi untuk langsung mendatangi TKP. Saat petugas datang, kedua kubu berhamburan melarikan diri.

“Dalam kejadian tersebut, kami mengamankan 2 pelaku tawuran. Mereka adalah Saputra, 14, warga Simorejo; dan Mahendra Nazar Afdillah, 14, warga Tambak Asri Surabaya. Mereka juga mengamankan 2 sarung yang digunakan tawuran,” ucapnya.

Ditanya untuk hukuman kedua pelaku yang tertangkap, Hari menyatakan, kedua orang tuanya dipanggil dan diberikan peringatan.

“Sementara kami panggil orang tuanya dan kami juga memberikan peringatan bermeterai untuk tidak akan diulangi lagi aksi itu,” ujarnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan