Tanah Pekarangan Ambles di Tuban, BMKG Nganjuk Turun Tangan Cari Penyebabnya - Tugujatim.id

Tanah Pekarangan Ambles di Tuban, BMKG Nganjuk Turun Tangan Cari Penyebabnya

  • Bagikan
Tanah pekarangan ambles. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Lokasi tanah pekarangan yang ambles di Dusun Dermo, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Tim Geofisika Stasiun BMKG Nganjuk diterjunkan ke lokasi tanah pekarangan ambles milik H. Sutomo, warga Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban. Mereka mengecek dan menyurvei lokasi tanah berdiameter 30 meter yang longsor berada di Desa Tasikharjo, kecamatan setempat.

Kepala Stasiun BMKG Nganjuk Sumberharto saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari kepala Stamet BMKG Tuban bahwa ada fenomena tanah pekarangan ambles hingga kondisinya menurun. Dugaan awal kejadian itu disebabkan air bawah tanah yang disedot terus-menerus. Kemudian airnya habis, bebatuan yang berada di atasnya tidak kuat menahan permukaan tanah. Jadi, tanah yang di atas ambles ke bawah.

“Itu baru dugaan awal kami soal kasus tanah pekarangan ambles ini. Sebab di daerah lainnya di Jatim, juga mungkin sama penyebabnya,” ujar Sumberharto pada Jumat (20/05/2022).

Saat ini tim yang turun masih menyurvei di lokasi dengan bantuan alat TDS portable. Fungsi alat ini untuk mengukur getaran tanah, apakah faktor ini sebabkan faktor alam atau yang lainnya, dengan mengambil sampel di tiga titik tanah yang ambles. Satu titik durasi pengamatannya sekitar 30-40 menitan.

Tanah pekarangan ambles. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Tim Geofisika Stasiun BMKG Nganjuk menyurvei lokasi tanah yang ambles dengan bantuan alat TDS Portable pada Jumat (20/05/2022). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Insyaa Allah nanti dari hasil analisis dari pengambilan sampel dari alat bisa diketahui,” ujar pria kelahiran Nganjuk ini.

Untuk diketahui, fenomena alam berupa tanah ambles yang sering disebut “sink hole” terjadi di kawasan ring satu operasional PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban, tepatnya di Dusun Dermo, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis (19/05/2022).

“Tanah yang ambles ini dengan diameter kurang lebih 30 meter dan kedalaman air 1,5 meter,” ujar Kapolsek Jenu AKP Gunawan Wibisono.

Dia mengatakan, fenomena tanah ambles ini kali pertama diketahui seorang penggembala sapi bernama Rasi. Di mana warga setempat saat itu merasa kaget karena ada kubangan besar dan terdapat genangan air yang sebelumnya kondisi ladang pertanian itu datar atau tidak berlubang.

“Sebelumnya tanah yang ambles ini banyak rerumputan, dan kondisi tanahnya datar dan tidak berlubang,” tegas AKP Gunawan, panggilan akrab kapolsek Jenu.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan