Terungkap Identitas Terduga Pelaku Perusak Kantor Pasar Poncol Kota Pasuruan

Pelaku perusak Kantor Pasar Poncol.
Terduga pelaku perusak kantor UPT Pasar Poncol Kota Pasuruan masih dalam proses penyelidikan polisi. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

PASURUAN, Tugujatim.id – Polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas terduga pelaku perusak kantor Pasar Poncol Kota Pasuruan. Hal itu usai kasus dugaan perusakan aset Pemkot Pasuruan ini dilaporkan oleh dinas perdagangan dan perindustrian (disperindag).

Kasie Humas Polres Pasuruan Kota Iptu Merdhania Pravita Shanty mengungkapkan berdasarkan hasil penyelidikan, terduga pelaku berinisial RZ alias BD, 23, warga asal Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Terduga pelaku merupakan pengelola parkir sekaligus penjaga keamanan Pasar Kebonagung Kota Pasuruan.

“Yang bersangkutan terdaftar sebagai pegawai bagian keamanan di UPT Pasar Besar Kota Pasuruan,” ujar Vita pada Rabu (18/01/2023).

Vita menjelaskan, oknum pegawai Pasar Kebonagung ini menjadi terduga pelaku perusak kantor Pasar Poncol Kota Pasuruan. Dia melakukannya seorang diri.

Vita juga membenarkan bahwa RZ alias BD merusak dua kaca jendela kantor pelayanan Pasar Poncol dengan menggunakan gagang sebilah senjata tajam jenis celurit.

“Terduga pelaku belum ditangkap dan masih proses lidik,” ungkapnya.

Untuk motif perusakan, Vita menyebutkan, RZ alias BD mempunyai permasalahan pribadi dengan Kepala Disperindag Kota Pasuruan Yanuar Afriyansyah.

“Berdasarkan keterangan saksi, saudara BD telah merusak kantor UPT Pasar Poncol Kota Pasuruan karena merasa tidak terima atau mempunyai permasalahan pribadi dengan saudara Yanuar,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kantor UPT Pasar Poncol Kota Pasuruan dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab pada Minggu malam (15/01/2023). Dua buah kaca jendela kantor Pasar Poncol diduga dipecahkan dengan gagang celurit oleh seorang pria. Akibatnya, dua kaca jendela akibat perusakan Kantor Pasar Poncol Kota Pasuruan retak dan bolong dengan diameter sekitar 30 sentimeter.

Kasus dugaan perusakan aset Pemkot Pasuruan ini telah dilaporkan pihak Disperindag Kota Pasuruan ke Polres Pasuruan pada Selasa (17/01/2023).