• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Orang utan yang dikembalikan oleh Thailand ke Indonesia. (Foto: KBRI Bangkok)

Orang utan yang dikembalikan oleh Thailand ke Indonesia. (Foto: KBRI Bangkok)

Thailand Kembalikan Orang Utan Hasil Selundupan ke Indonesia

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News, Internasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

THAILAND, Tugujatim.id –  Dua orangutan bernama Ung Aing dan Natalee, yang diselundupkan ke Thailand pada tahun 2017 akhirnya dipulangkan ke Indonesia, Kamis (17/12/2020). Thailand mengembalikan dua orang utan tersebut ke setelah menyetujui permintaan Indonesia.

Kedua orangutan tersebut dibawa dari Khao Prathubchang Wildlife Rescue Center di Ratchaburi menuju Bandara Suvarnabhumi untuk kemudian diterbangkan dengan pesawat Garuda Indonesia menuju Jakarta. Setibanya di Indonesia, Ung Aing dan Natalee akan menjalani program rehabilitasi di Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jambi, Sumatera sebelum nantinya dilepas ke alam liar.

You might also like

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM
Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

20/07/2026 5:01 PM

Baca Juga: Minthil, Sepeda Motor Unik Berbentuk Keong Karya Mekanik asal Malang

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI Bangkok, Dicky Komar menyatakan bahwa pengembalian orang utan tersebut merupakan perwujudan kerja sama bilateral antara Thailand dan Indonesia. Terutama di bidang keanekaragaman hayati.

“Sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman hayati serta rumah bagi tumbuhan dan satwa eksotis termasuk orang utan, perdagangan satwa liar ilegal menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Oleh karenanya sinergi dan komitmen antar pemangku kepentingan baik intra maupun antar negara menjadi aspek penting dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia,”terang Dicky Komar melalui keterangan resminya.

“Pemulangan Ung Aing dan Natalee menunjukkan soliditas dan keberlanjutan komitmen dan kerjasama Indonesia dan Thailand dalam memerangi perdagangan satwa liar spesies yang terancam punah sebagaimana diamanatkan oleh CITES,” lanjut Dicky.

Baca Juga: Pencemaran Mikroplastik Sungai Brantas Tinggi, Didominasi Limbah Rumah Tangga

Sementara itu, Wakil Direktur Jenderal Departemen Taman Nasional, Satwa Liar dan Konservasi Tumbuhan Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Thailand, Prakit Vongsrivattanakul menyatakan bahwa Thailand memiliki niat kuat untuk menghentikan perdagangan ilegal satwa liar dan mengembalikan satwa liar tersebut ke habitat aslinya.

“Pemerintah Thailand menyadari bahwa tidak ada satu negara pun yang dapat memerangi perdagangan satwa liar sendirian. Thailand dan Indonesia bekerja secara bilateral dan multilateral dibawah kerangka kerja ASEAN dan CITES,” terang Prakit Vongsrivattanakul dalam keterangan resmi yang dirilis KBRI Bangkok.

Sebagai informasi, pemulangan Ung Aing dan Natalee tahun ini adalah pemulangan orangutan Indonesia ke-5 dan sejak tahun 2006 tercatat 71 orang utan telah dipulangkan ke Indonesia.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama Saeguk, Drama Korea Berlatar Belakang Kerajaan

Pemulangan orangutan ini juga menandai momentum perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Thailand yang menjadi tonggak penting dalam aspek kerjasama kedua negara, khususnya di masa pandemi.

Sebagai negara pihak pada The Convention in International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), Thailand dan Indonesia berkomitmen untuk melindungi satwa-satwa yang terancam punah dan memerangi perdagangan illegal terhadap mereka. (*/gg)

Tags: Bangkokbinatang dilindungiJakartakerja sama bilateralorang utanThailand
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Next Post
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Kabupaten Malang tanggapi santai terkait hasil pilkada kabupaten malang, Marhaendra Pramudya Mahardika. (Foto: Rap/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Hasil Pilkada Kabupaten Malang Terancam Digugat, KPU Tanggapi Santai

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID