Tingkatkan Kompetensi, Guru Matematika se-Kediri Belajar Statistika

  • Bagikan
Kegiatan pelatihan metode statistika gur matematika di Kediri.

KEDIRI – Pandemi COVID-19 tidak menghalangi semangat para guru matematika di Kabupaten Kediri untuk terus meningkatkan kompetensinya. Mereka bekerjasama dengan Program Studi Statistika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMPN 1 Mojo Kabupaten Kediri. Agenda tahunan ini berlangsung di beberapa tempat di Jawa Timur. Pada kesempatan kali ini, kegiatan di Kediri dikemas dalam workshop dengan peserta MGMP Matematika SMP se-Kabupaten Kediri.

Dengan mengusung tema Peningkatan Kompetensi Analisis Data Hasil Pembelajaran Menggunakan Software Statistika Untuk Guru Matematika SMP, workshop kali ini memiliki misi untuk membuka wawasan para guru khususnya guru matematika tentang pentingnya analisis hasil pembelajaran menggunakan metode Statistika. Menurut Ketua Pelaksana kegiatan M. Fariz Fadillah Mardianto, banyak metode analisis yang dapat dilakukan pasca penilaian akhir di setiap akhir semester atau tahun ajaran guna mengetahui efektifitas pembelajaran. ” Dengan workshop ini banyak hal yang dilakukan, apalagi dalam masa pandemi seperti saat ini. Sebagai contoh, menganalisis hasil pembelajaran dengan metode pengajaran yang berbeda, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan perbandingan hasil pembelajaran secara online saat pandemi,  dengan pembelajaran langsung di kelas. Perbandingan ini didasarkan pada hasil pengolahan data menggunakan software statistik yang diberikan” ujar Fariz.

Acara kali ini terbilang menarik, karena workshop ini berlangsung di masa pandemi di mana pelakasanaannya dilakukan melalui jejaring virtual (online) dan secara langsung. “Banyak peserta yang mengikuti secara online dibandingkan dengan datang langsung ke SMP Negeri 1 Mojo. Kali ini sedikit berbeda meskipun peserta yang datang langsung, namun pemateri memberikan materi melalui aplikasi online,” kata Fariz.

Dalam acara ini rasio peserta dan pemateri pun diperhatikan, di mana 1 pemateri dan 1 panitia akan mengampu serta mendampingi maksimal 5 peserta workshop. Hal ini difungsikan untuk memaksimalkan penyampaian materi yang diberikan kepada peserta dan memudahkan peserta berinteraksi apabila tidak memahami materi atau ada gangguan jaringan.

Protokol kesehatan juga sangat diperhatikan dalam acara kali ini, dimana panitia yang berasal dari luar kota melakukan rapid tes COVID-19 sebelum datang ke Kediri bahkan dalam pertemuan langsung, antara peserta dan pemateri mengatur jarak duduk serta menggunakan masker atau pelindung wajah. Dalam acara ini panitia pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Studi Statistika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga juga mengapresiasi pihak sekolah SMP Negeri 1 Mojo.

Panitia Program Pengabdian Masyarakat Program Studi Statistika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga mengharapkan peserta memanfaatkan kesempatan emas ini, dan dapat menularakan kepada rekan – rekan. “Kami berharap workshop tidak hanya berakhir dengan pemberian software saja, namun ada efek positif yang ditimbulkan,” pungkasnya. (noe)

  • Bagikan