Mau Gaji Aman Hingga Akhir Bulan? Ikuti Langkah-Langkah Berikut ini! - Tugujatim.id

Mau Gaji Aman Hingga Akhir Bulan? Ikuti Langkah-Langkah Berikut ini!

  • Bagikan
gaji aman hingga akhir bulan
Ilustrasi mengatur pengeluaran dan pemasukan dari gaji. (Foto: Pixabay)

Seiring berjalannya waktu, urusan mengatur gaji atau pendapatan tidak jarang menjadi sebuah permasalahan. Pemenuhan kebutuhan hidup perlu diimbangi dengan kecermatan mengalokasikan uang. Siapa yang tidak senang ketika menerima gaji hasil jerih payah selama satu bulan?

Kita pasti merasakan sebuah kebahagiaan dan kebanggaan karena telah bisa menghasilkan uang sendiri, namun pasti timbul keinginan untuk bersenang-senang dengan hasil gaji tersebut. Kita ingin belanja, jalan-jalan, makan, dan apapun untuk menyenangkan diri sendiri. Bahkan kita kadang lupa diri dalam membelanjakan uang sehingga tidak sadar bahwa masih banyak cicilan dan kebutuhan yang belum terpenuhi.

Baca Juga: Mau Belanja Aman di Online Shop? Tips-tips Ini Wajib Anda Ketahui!

Akibatnya, gaji tersebut sekadar numpang lewat di rekening. Nah, itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa mengelola keuangan itu sangat diperlukan.

Mengelola gaji tidak sekadar besar kecil rupiah yang diperoleh setiap bulan. Kemampuan mengelola gaji diperlukan agar pemenuhan kebutuhan seimbang. Hal itu perlu dilakukan agar tidak ada kejadian gaji yang seutuhnya raib meskipun masih di awal bulan. Lalu bagaimana cara agar gaji tidak habis karena pengeluaran yang membengkak? Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola gaji dengan baik.

1. Ketahui pendapatan bersih per bulan

Langkah pertama dan paling utama yang harus dilakukan saat menerima gaji adalah menghitung berapa pendapatan bersih dari yang kita dapatkan setiap bulannya. Hal ini perlu dilakukan untuk meminimalisir kesalahan dalam perhitungan gaji dan alokasi dana untuk pemenuhan kebutuhan. Jadi kita menyisihkan uang untuk menabung dan meminimalisir kemungkingan uang atau gaji yang seharusnya bisa digunakan hingga akhir bulan malah habis seak awal atau tengah bulan.

2. Menabung sejak awal bulan

Sejak awal bulan atau pertama kali menerima gaji usahakan kita sudah menyisihkan uang untuk menabung. Setidaknya sisihkan 10—20% dari pendapatan yang ada untuk ditabung di rekening bank yang disahkan dengan rekening sehari-hari. Kemudian pastikan juga bank tersebut memiliki administrasi bulanan yang rendah serta tidak memiliki fasilitas kartu ATM agar sewaktu-waktu kita tida menarik uang seenaknya.

Baca Juga: Minthil, Sepeda Motor Unik Berbentuk Keong Karya Mekanik asal Malang

3. Membuat skala prioritas

Pada setiap bulan usahakan selalu membuat skala prioritas kebutuhan. Kita bisa menggunakan presentase alokasi dana. Presentase 40:30:20:10 bisa dijadikan pilihan tepat dan bijak dalam mengelola keuangan setiap bulannya. 40% merupakan presentase ideal yang dialokasikan untuk pengeluaran rutin  dan kebutuhan yang wajib dipenuhi. Selanjutnya 30% dari pendapatan dapat dialokasikan untuk membacar tagihan, cicilan, atau hutang. Kemudian untuk tabungan dan simpanan, alokasikan 20% dari pendapatan. Lalu 10% dari pendapatan yang  ada bisa kita gunakan untuk amal atau sedekah.

4. Buat daftar kebutuhan bulanan

Membuat daftar kebutuhan bulanan merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari godaan pengeluaran tidak terduga. Pasalnya banyak orang membeli sesuatu atas dasar keinginan bukan kebutuhan. Akibatnya akan muncul pengeluaran tidak terduga yang bisa menyebabkan gaji habis di awal atau tengah bulan. Maka dari itu kita perlu membuat daftar kebutuhan yang sebelumnya telah dicek apakah barang tersebut benar-benar diperlukan. Dengan begitu, kita bisa tahu estimasi uang yang harus dikeluarkan setiap bulannya.

5. Buat catatan pemasukan dan pengeluaran

Kesalahan pengelolaan uang yang paling sering dilakukan adalah tidak memberhatikan kebutuhan dan pola pengeluaran. Maka dari itu kita perlu membuat catatan pemasukan dan pengeluaran. Catatan keuangan ini bisa membantu merekapitulasi aktivitas dan sirkulasi keuangan setiap harinya. Akhirnya kita bisa menyaring mana kebutuhan yang memang urgensi dan mana yang bisa dipenuhi lain waktu. Selain itu, hal ini juga diperlukan untuk bahan evaluasi agar bulan berikutnya kita bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan uang.

 

Penulis: Sindy Lianawati
Editor: Gigih Mazda

  • Bagikan