Tokoh Nasional yang Diangkat dalam Film Layar Lebar

poster film kartini, Tokoh Nasional yang Diangkat dalam Film Layar Lebar
Tokoh Kartini merupakan salah satu sosok yang diangkat dalam film layar lebar. (Foto: Dok)

Seiring berjalannya waktu, dunia perfilman Indonesia terus mengalami perkembangan yang cukup pesat. Film-film tersebut tidak hanya berkutat di genre horor, komedi, atau drama saja. Ada juga beberapa film biografi yang mengangkat pahlawan nasional atau tokoh nasional lain.

Film biografi ini mengisahkan perjuangan dan perjalanan tokoh-tokoh tersebut. Para penonton diharapkan bisa mengambil pesan moral yang berguna untuk kehidupan ke depannya. Beberapa tahun terakhir, ada beberapa film Indonesia yang mengangkat tokoh nasional. Berikut adalah beberapa film tersebut.

  1. Soekarno: Indonesia Merdeka

Soekarno: Indonesia Merdeka merupakan film biografi presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno (Bung Karno). Sebagai seorang presiden sekaligus proklamator, sosok Bung Karno tentu memiliki banyak hal yang bisa diteladani.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama Saeguk, Drama Korea Berlatar Belakang Kerajaan

Film ini mengisahkan tentang seorang pria yang bernama Kusno, namun orang tuanya mengganti namanya menjadi Soekarno karena ia sering sakit-sakitan. Film ini juga menampilkan pidato-pidato Soekarno yang penuh semangat, salah satunya “Indonesia Menggugat”.

Pidato ini membuat Soekarno dibuang ke Ende sampai Bengkulu. Selain itu, ada juga dinamika serta asmara dalam kehidupan rumah tangganya hingga langkah taktisnya yang mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan yang diimpi-impikan. Tidak hanya Soekarno, beberapa tokoh-tokoh nasional Indonesia yang menjadi saksi perjuangan Proklamasi Indonesia pun turut ditampilkan seperti Hatta dan Sjahrir.

  1. Rudie Habibie

Rudy Habibie merupakan film biografi presiden ketiga Republik Indonesia. Film ini juga biasa dikenal sebagai Habibie & Ainun 2 karena merupakan sekuel kedua dari film Habibie Ainun yang dirilis pada tahun 2013.

Jika film sebelumnya menceritakan tentang romantisme B.J Habibie dan sang istri tercinta, maka film ini jelas berbeda. Film ini mengisahkan kehidupan masa muda B.J Habibie yang dikenal sebagai teknokrat.

Film ini berfokus pada kehidupan Rudy Habibie saat masih menjadi mahasiswa di Jerman. Ambisi hingga konflik yang dihadapi Rudy ketika ia ingin berkontribusi pada negara begitu kental digambarkan. Ia mendapat panggilan negara Indonesia yang baru saja merdeka. Saat itu, Indonesia membutuhkan sosok muda genius, kreatif, dan pantang menyerah untuk membangun Indonesia.

  1. Jokowi

Jokowi merupakan film biografi yang menceritakan Presiden ketujuh Republik Indonesia bernama Joko Widodo (Jokowi). Film yang diproduksi K2K Pictures ini pertama kali dirilis pada tanggal hari Kamis, 20 Juni 2013 untuk menyambut hari ulang tahun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang ke-52.

Baca Juga: Hobi Menyaksikan Video Binatang Lucu dan Imut Baik untuk Kesehatan, Studi Membuktikan

Film ini berkisah tentang kehidupan Jokowi sejak kecil hingga dewasa. Jokowi merupakan seorang anak tukang kayu. Ia bersama keluarganya tinggal dan hidup di rumah kecil pinggiran sungai Hidupnya penuh lika-liku dan serba kesulitan. Bahkan kehidupannya jauh dari istilah berkecukupan.

Meski serba sulit, Jokowi sejak kecil selalu bercita-cita tinggi. Cerita dalam film pun berlanjut pada kisah cinta Jokowi dengan Iriana, seorang gadis sederhana dan berparas ayu asal Solo. Kisah cinta dengan Iriana ini menjadi pendorong semangat sang pemimpin masa depan ini untuk menghadapi berbagai tantangan.

  1. Kartini

Kartini merupakan film biografi dari seorang tokoh perjuangan emansipasi perempuan Indonesia bernama tokoh dan pahlawan nasional, Kartini. Film ini menjadi penampilan ketiga Kartini di layar lebar setelah biografi R.A. Kartini (film) (1984), dan kisah fiksi asmara Kartini Surat Cinta Untuk Kartini (2016).

Film ini bercerita tentang Kartini. Ia tumbuh dengan melihat langsung ibunya yang menjadi orang terbuang di rumahnya sendiri. Hal ini terjadi dikarenakan sang ibu tidak memiliki darah ningrat. Film ini juga menceritakan bagaimana Kartini berjuang untuk menyetarakan hak bagi semua orang, baik keturunan ningrat ataupun bukan. Fokus utamanya adalah hak pendidikan untuk kaum perempuan.

Bersama kedua saudarinya yang bernama Roekmini dan Kardinah, Kartini berjuang mendirikan sekolah untuk kaum miskin. Mereka juga bertekad menciptakan lapangan pekerjaan bagi semua masyarakat Jepara.

  1. Jenderal Soedirman

Jenderal Soedirman merupakan film autobiografi yang pertama kali dirilis pada tahun 2015. Sebagaimana judulnya, film ini menceritakan tentang kisah hidup dan perjuangan pahlawan nasional, Panglima Besar Jenderal Sudirman. Film ini mengambil setting waktu setelah proklamasi. Kisah dalam film ini dimulai saat Belanda menyatakan penghentian gencatan senjata pada tahun 1948.

Saat itu, Belanda melakukan agresi militer dengan menyerang Yogyakarta yang merupakan ibukota Republik Indonesia. Saat Soekarno-Hatta diasingkan ke Pulau Bangka, Jenderal Soedirman langsung memimpin perang gerilya selama tujuh bulan meski ia sedang sakit berat lantaran terserang TBC. Pengorbanan Soedirman tidak sia-sia karena pada akhirnya Indonesia memperoleh pengakuan kedaulatan pada akhir 1949. (Sindy Lianawati/gg)