• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Prof Riyan dari ITS sedang melakukan uji coba i-nose c-19 menggunakan sampel yang sudah disediakan untuk pendeteksi Covid-19. (Foto: Dok/Kemenristek/Tugu Jatim)

Prof Riyan dari ITS sedang melakukan uji coba i-nose c-19 menggunakan sampel yang sudah disediakan untuk pendeteksi Covid-19. (Foto: Dok/Kemenristek/Tugu Jatim)

Uji Profile dan Diagnostik, Sempurnakan Inovasi Teknologi Guru Besar ITS Surabaya “i-nose c-19”

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Guru Besar (Gubes) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD terus berupaya menyempurnakan teknologi screening Covid-19 bernama i-nose c-19 yang dia gagas melalui dua tahap uji. Yaitu, uji profile dan uji diagnostik.

Alat yang bisa mendeteksi Covid-19 dari bau keringat di ketiak itu sedang dalam tahap uji profile sehingga memerlukan sampel pasien Covid-19 untuk dijadikan data pembelajaran dari artificial intellegence (AI) yang dimiliki i-nose c-19.

You might also like

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM
Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

21/07/2026 6:45 PM
i-nose c-19 adalah alat pendeteksi Covid-19 melalui bau keringat di ketiak. (Foto:Dok/ITS Surabaya/Tugu Jatim)
i-nose c-19 adalah alat pendeteksi Covid-19 melalui bau keringat di ketiak. (Foto:Dok/ITS Surabaya/Tugu Jatim)

“Sekarang sedang melengkapi uji profile. Prinsipnya, pengambilan sampel nanti mempunyai standar yang baku, disebut ‘golden standard’, yaitu memakai Polymerase Chain Reaction (PCR). Setiap pasien harus ada hasil PCR, lalu kami ukur memakai alat (i-nose c-19, red). Kami perlu mendapatkan sampel sebanyak mungkin yang punya hasil PCR,” jelas Prof Riyan pada Tugu Jatim melalui telepon Jumat (22/01/2021).

Selain itu, dalam proses uji profile juga memerlukan banyak sampel agar proses diagnostik yang dijalankan oleh AI dari i-nose c-19 berjalan dengan begitu baik, akurat, dan bisa lebih luas membaca sampel yang ada di lapangan. Jadi, saat teknologi screening Covid-19 ini (i-nose c-19) diedarkan, tidak ada lagi hasil “unknown” saat mendeteksi sampel.

“Kami buat pembelajaran pada AI. Hasil PCR pasien yang jadi sampel itu dipakai pembelajaran pada AI terlebih dahulu. Kalau AI-nya sudah pintar pasti bisa menganalisis sendiri semua sampel yang di-screening. Waktu diajari, kami simpan datanya,” lanjut Prof Riyan dalam sambungan telepon Jumat (22/01/2021).

Prof Riyan mengatakan, uji diagnostik memiliki proses yang hampir sama dengan uji profile. Namun, memerlukan sampel yang lebih banyak untuk melihat bahwa i-nose c-19 ini sudah sempurna dan bisa membaca semua sampel yang disuguhkan dengan akurat, baik, dan cepat. Sesuai dengan hasil PCR yang dimiliki oleh pasien Covid-19.

“Ada uji profile dan uji diagnostik. Prinsip uji diagnostik itu sama, cuma sampelnya lebih diperbanyak saja. Setelah semua sampel sudah selesai dipelajari, nanti kami uji coba dengan menyembunyikan PCR pasien. Nanti kalau i-nose c-19 bilang ‘negatif’ Covid-19, PCR juga bilang ‘negatif’ Covid-19, berarti hasilnya akurat. Jadi, hasilnya harus sama dengan PCR,” ujar Prof Riyan pada Tugu Jatim. (Rangga Aji/ln)

Tags: Alat screeningCoronaCOVID-19 covid19i-nose c-19ITSkampusSurabaya
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Next Post
diskusi virtual yang diadakan Beranda Ruang Diskusi dan dipandu Yophiandi dari Kompas TV, Jumat (22/1/2021). (Foto: Dokumen) kapolri listyo sigit

Calon Termuda, Kapolri Komjen Listyo Sigit Harus Perkuat Soliditas Polri

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID