• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
UM dan UTM.

Mahasiswa UM dan UTM Malaysia beserta Rektor Universitas Negeri Malang Prof Dr Hariyono MPd dan juga perwakilan kampus UTM berfoto bersama pada Sabtu (03/06/2023). (Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim)

Kolaborasi Internasional, UM dan UTM Berangkatkan Puluhan Mahasiswa KKN ke Desa Pagelaran Malang

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kolaborasi nyata terjalin antara Universitas Negeri Malang (UM) dengan kampus asal Malaysia, yakni University Technology Malaysia (UTM) melalui program Students Service Learning (SSL) atau biasa disebut dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Desa Pagelaran, Kabupaten Malang. Kolaborasi UM dan UTM ini ditandai dengan pemberangkatan 21 mahasiswa dua kampus itu depan Graha Rektorat UM, Sabtu (03/06/2023).

Rektor Universitas Negeri Malang Prof Dr Hariyono MPd langsung memberangkatkan mahasiswa UM dan UTM. Prof Hariyono mengatakan, pemilihan Desa Pagelaran terpilih karena desa tersebut sudah menjadi mitra UM sejak lama. Selain itu, program KKN di kampus asal Kuala Lumpur ini tidak berdiri sendiri tapi menjadi bagian dari mata kuliah. Jadi, mahasiswa tidak bisa meninggalkan dengan waktu yang lama. Rencananya, program KKN dengan UTM ini akan berjalan selama sepekan.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM

“Kebetulan di UTM ada program KKN itu tidak berdiri sendiri, tapi menjadi bagian dari mata kuliah tadi. Jadi, mereka enggak bisa meninggalkan waktu yang lama. Karena itu, kami cari desa yang relatif dekat sehingga bisa ikut berpartisipasi,” ungkap Prof Hariyono saat ditemui usai memberangkatkan para mahasiswa pada Sabtu (03/06/2023).

Prof Hariyono mengatakan, tujuan umum dari pelaksanaan program ini bukan hanya sekadar mengejar status internasional. Tapi, juga mengajak kolaborasi dengan semua ilmuwan atau calon ilmuwan dari mana pun.

“Kami bukan sekadar mengejar status internasionalnya, tapi justru mengajak para mahasiswa bisa berkolaborasi. Kebetulan saat ini dari UTM, nanti ada juga dari Thailand. Bulan depan kabarnya dari Laos. Mereka nanti bisa mengenal dunia lain sekaligus belajar bahwa ilmu itu tidak berbasis pada etnis atau nasionalitas semata,” ungkap Prof Hariyono.

Dia menjelaskan, mahasiswa dari UTM totalnya 11 orang. Mereka merupakan mahasiswa dari fakultas teknologi dan informatika razak, serta mahasiswa MJIIT atau Malaysia-Japan International Institute Technology.

Kolaborasi UM dan UTM.
Rektor UM Prof Dr Hariyono MPd saat memberikan cenderamata kepada pendamping mahasiswa UTM Malaysia. (Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim)

Kesebelas mahasiswa ini juga didampingi oleh ketiga dosen pendamping. Yakni, Dr Sahnius bt Usman, dr Sya Azmeela Shariff, dan pn Nurul Diana Kayat.

Sementara itu, Ketua LPPM Universitas Negeri Malang Prof Dr Markus Diantoro MSi mengatakan, mahasiswa UM yang mengikuti program kolaborasi KKN ini berasal dari dua fakultas, yakni fakultas psikologi dan fakultas ilmu pendidikan.

“Pihak UM melalui Pak Rektor sebelumnya ke sana, ini menindaklanjuti pertemuan itu. Kalau dari pihak UM, ada dua fakultas sementara ini, yaitu fakultas psikologi dan ilmu pendidikan,” ungkap Prof Markus Diantoro.

Nantinya selama sepekan ke depan yakni mulai 3 Juni 2023 mereka akan belajar bersama masyarakat Pagelaran, mempelajari beragam tradisi, dan sentra kerajinan yang ada di Desa Pagelaran, Kabupaten Malang.

“Kami memiliki tujuan utama, bukan mengajari masyarakat tapi belajar bersama di Pagelaran. Sebab, di sana sebenarnya sudah memiliki peradaban yang tinggi di masanya yaitu menjadi salah satu sentra kerajinan gerabah,” ujar Prof Markus Diantoro soal kolaborasi UM dan UTM itu. (adv)

Tags: Berita Kampus UMBerita Kampus UM terbaruBerita Kota Malang hari iniKampus UMKampus UM dan UTMKampus UTMKolaborasi Kampus UMKota Malang hari iniMahasiswa Kampus UMUniversity Technology Malaysia
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

Next Post
surabaya tugu jatim

Mahasiswi Unair Surabaya, Maria Apriliani Raih Gelar Doktor Ilmu Farmasi di Usia 24 Tahun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID