• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
pencabulan guru tari. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengapresiasi kecepatan Polresta Malang Kota dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Update! Korban Pencabulan Guru Tari di Malang Bertambah Jadi 10 Anak

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Kriminal, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Data terbaru terkait korban pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan YR, 37, guru tari di Kecamatan Klojen, Kota Malang, malah bertambah. Awalnya korban pencabulan guru tari itu ada tujuh anak, kini menjadi 10 anak. Untuk rata-rata korbannya masih di bawah umur, yakni 12-15 tahun.

“Jadi waktu rilis kemarin kan korbannya ada 7 anak. Kemudian ternyata ada tambahan tiga anak lagi. Jadi ada 10 anak,” ujar Wakapolresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto pada Selasa (25/01/2022).

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Menurut dia, tiga korban tambahan ini usianya antara 12-13 tahun. Dia melanjutkan, mereka menjadi korban pelecehan seksual dengan modus hampir sama dengan yang sebelumnya, yakni diminta meditasi agar cepat menguasai kemampuan tari. Ternyata mereka malah dicabuli hingga disetubuhi pemilik sanggar tari tersebut.

“Jadi, mereka diminta meditasi dulu supaya cepat punya keahlian menari. Sepertinya juga pakai ilmu-ilmu hitam kalau saya lihat sehingga korbannya teperdaya,” bebernya.

Dia melanjutkan, pengungkapan kasus ini pun mendapat atensi dari Komnas Perlindungan Anak (PA). Secara langsung Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait juga datang ke Polresta Malang Kota untuk menyampaikan apresiasinya.

“Kami ke sini untuk mengapresiasi dan mendukung penanganan perkara-perkara anak. Terutama kasus kekerasan seksual yang dibuli dan viral beberapa waktu lalu yang diproses dengan cepat,” jelasnya.

Dia mengatakan, saat ini juga ada kasus pencabulan guru tari yang dilakukan kepada anak-anak di bawah umur.

“Kemudian ada guru tari yang melakukan kejahatan seksual terhadap 10 anak dari puluhan murid-muridnya. Ini memang tidak bisa dibiarkan,” imbuhnya.

Dia mengatakan, jika pelaku telah terbukti melakukan kejahatan seksual terhadap anak, maka tidak ada kata toleransi dan damai.

“Kasus pencabulan guru tari ini juga termasuk kejahatan luar biasa. Karena dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak di bawah umur,” ujarnya.

 

Tags: Berita pencabulanguru tariKasus pencabulanKorban pencabulanKorban pencabulan guru tariKorban Pencabulan Kota MalangPelaku pencabulanPencabulan Anak di Bawah UmurPencabulan Anak Kota MalangPencabulan guru tariTindak asusila pencabulan di Kota Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Penerima bansos 0 rupiah. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Penerima Bansos 0 Rupiah Jangan Panik! Dinsos Bojonegoro Sudah Lapor ke Kemensos

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID