News  

Update Pencarian Korban Tenggelamnya Perahu Diperluas hingga ke Bendungan Gerak Babat

Proses pencarian para korban tenggelamnya perahu penyeberangan yang dilakukan tim SAR Gabungan di sepanjang titik korban jatuh hingga ke Bendungan Gerak Babat, Kabupaten Lamongan. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Proses pencarian para korban tenggelamnya perahu penyeberangan yang dilakukan tim SAR Gabungan di sepanjang titik korban jatuh hingga ke Bendungan Gerak Babat, Kabupaten Lamongan. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Memasuki hari kelima peristiwa nahas yang mengakibatkan tenggelamnya perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Solo Tuban, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dan penyisiran korban. Pencarian diperluas di sepanjang titik jatuhnya korban hingga ke Bendungan Gerak Babat, Kabupaten Lamongan, Minggu (07/11/2021).

Wakil Komandan Tim Basarnas Surabaya Brian Gautama mengatakan, terus fokus melakukan pencarian para korban hingga ke Bendungan Gerak, Kabupaten Lamongan, hingga ke lokasi-lokasi berkumpulnya sampah maupun tanaman eceng gondok yang ada di aliran sungai.

Brian menambahkan, kemungkinan korban ada yang terjebak di dalamnya sehingga diperlukan untuk mengurai atau membongkar sampah maupun eceng gondok dengan alat seadanya.

“Ya, kami fokuskan di sana (lokasi eceng gondok dan sampah, red). Mungkin di situ ada korban yang terjebak,” ungkap Brian kepada awak media, Minggu (07/11/2021).

Tim SAR Gabungan terus mencari para korban tenggelamnya perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Solo. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Tim SAR Gabungan terus mencari para korban tenggelamnya perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Solo. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Brian menerangkan, saat ini berdasarkan data dari posko yang diterimanya, ada sekitar 4 orang yang belum ditemukan. Yaitu, dua orang berjenis kelamin laki-laki dan sisanya perempuan.

“Sebanyak 13 perahu kami terjunkan untuk pencarian para korban,” katanya.

Dia menjelaskan kendala yang dialami para tim, yakni sehari sebelumnya daerah hulu diguyur hujan deras, membuat aliran air dipenuhi sampah dan eceng gondok hingga hilir. Hal tersebut yang menyulitkan tim dalam proses pencarian korban tenggelam.

“Kami akan terus berupaya melaksanakan pencarian sampai ditemukan, ya batasannya hingga 7 hari,” jelasnya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat sekitar agar turut membantu memberikan informasi apabila mengetahui tanda-tanda ditemukannya korban.

“Kami mohon bantuan dan doanya agar semua korban bisa segera ditemukan,” ujarnya.

Data Korban Tenggelamnya Perahu Penyeberangan di Sungai Bengawan Solo yang Masih dalam Proses Pencarian:

1. Erma Fitrianti, 28, perempuan asal Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

2. Sutri, 60, perempuan asal Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

3. Dedi Sutio Nugroho, 25, laki-laki asal dari Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.

4. Arifin, 29, laki-laki asal dari Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.