• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penyandang tunanetra mencoba Vismate buatan mahasiswa UB. Foto: Humas UB

Penyandang tunanetra mencoba Vismate buatan mahasiswa UB. Foto: Humas UB

Vismate, Alat Bantu Komunikasi dan Mobilisasi Tunanetra Ciptaan Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Penyandang disabilitas merupakan kondisi di mana seseorang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dapat menghambat interaksi dengan lingkungan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,5 juta orang atau sekitar lima persen dari penduduk Indonesia.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Salah satu jenis disabilitas yang umum ditemukan pada kalangan masyarakat adalah tunanetra. Kendala yang umum dialami tunanetra adalah kendala arsitektural yang disebabkan oleh kondisi fisik lingkungan yang kurang mendukung untuk diakses oleh penyandang disabilitas seperti kesulitan dalam mengakses media cetak yang tidak dilengkapi dengan huruf braille atau petunjuk taktual (dapat diraba).

Dari permasalahan itu, empat mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang yakni Beni Kurniawan (Teknik Elektro), M Dwi Nur Afini (Teknik Elektro), M Rashannaufal G (Teknik Elektro), dan M Bintang Saktya (Sistem Informasi) dibimbing oleh Ir Nurussa’adah MT membuat sebuah alat bernama Visual Mate (Vismate) yang bisa menjadi alternatif bagi tunanetra dalam komunikasi maupun mobilisasi.

“Vismate merupakan sebuah alat yang memudahkan penderita disabilitas tunanetra dan tunarungu dalam kegiatan sehari-hari. Terdapat fitur untuk memudahkan pengguna yaitu deteksi hambatan dijalan untuk mengarahkan pengguna agar tidak terjadi kecelakaan. Deteksi rintangan atau hambatan diperoleh dari pengukuran oleh sensor jarak ToF (Time of Flight),” jelas Beni.

Lebih lanjut menurut Beni, alat ini terdapat kamera yang berfungsi untuk menerjemahkan foto ke dalam bentuk tulisan dengan menggunakan metode image recognition. Tulisan tersebut nantinya bakal diterjemahkan menjadi suara (text to speech) sehingga memudahkan interaksi antara tunanetra dengan tunarungu.

Alat ini juga terintegrasi dengan Internet of Things menggunakan interface aplikasi berbasis android. Pada aplikasi ini terdapat fitur tracking untuk memudahkan pengguna dengan keluarga dalam pemantauan jarak jauh secara realtime.

“Teknologi yang berperan dalam meningkatkan kemandirian dari penyandang tunanetra terhadap bantuan pendampingan dengan metode computer vision dan menjadikan Vismate sebagai sahabat disabilitas dengan banyaknya fitur dari berbagai sensor,” tambahnya

Tunarungu wicara dan tunanetra merupakan disabilitas yang saling bertolak belakang. Hal ini disebabkan tunarungu wicara mengandalkan kemampuan visualnya dalam berkomunikasi, sedangkan tunanetra mengandalkan kemampuan pendengarannya sehingga menimbulkan masalah yang cukup kompleks sehingga mereka memerlukan perantara atau bantuan orang ketiga untuk berkomunikasi.

“Kehadiran alat tersebut tentunya bakal membantu penyandang tunarungu untuk sarana berkomunikasi, baik dengan penyandang lain maupun khalayak dengan menggunakan aplikasi smartphone yang terintegrasi Internet of Things,” pungkasnya.

WhatsApp Image 2023 10 06 at 09.46.49
Poster Vismate. Foto: Humas UB

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari iniMalangUniversitas Brawijayavismate
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
haji tugu jatim

Wacana Tes Kesehatan Sebelum Pelunasan Haji, Ini Penjelasan Kemenag Kabupaten Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID